Rancangan Insenerator Pembakar Sampah Upaya Menanggulangi Tumpukan Sampah di Desa Cisolok

Muhammad Fadilah - Universitas Nusa Putra, Sukabumi
Irul Irawadi - Universitas Nusa Putra, Sukabumi
Maulana Akbar - Universitas Nusa Putra, Sukabumi
Adam Oktavian - Universitas Nusa Putra, Sukabumi
Lazuardi Islami - Universitas Nusa Putra, Sukabumi

Abstract


Waste is one of the problems that is of concern in Sukabumi Regency, especially in Cisolok Village. Waste production in Sukabumi Regency itself reaches 180 tons per day, of which 60 percent is food waste and market waste. There has been no effort from local residents to handle this pile of waste, so a tool is needed to overcome this problem. This incinerator is a waste burning tool that is carried out based on burning at high temperatures and in an integrated manner that is safe for the environment so that its operation is easy and safe. The incinerator is equipped with a high-temperature combustion engine that in a relatively short time can burn all the waste to ashes. This waste incineration is used with a multi-stage combustion system (double chamber) so that emissions through the chimney are smokeless and odorless. The smoke from the combustion is also passed through a container containing a water filter. This section functions to filter dust produced from the incineration process. Based on the design of the incinerator that has been made, it has a waste capacity of 28 kg and the efficiency of burning the pile of waste is 33.999%.

 

ABSTRAK

Sampah adalah salah satu permasalahan yang menjadi perhatian di Kabupaten Sukabumi, terutama di Desa Cisolok.  Produksi sampah di Kabupaten Sukabumi sendiri mencapai 180 ton per hari, di mana 60 persennya adalah sampah sisa makanan dan limbah pasar. Belum ada upaya warga setempat untuk menangani tumpukan sampah ini, sehingga diperlukan alat untuk mengatasi masalah ini. Insenerator ini adalah alat pembakar sampah yang dilakukan berdasarkan pembakaran pada suhu tinggi dan secara terpadu aman bagi lingkungan sehingga pengoperasiannya pun mudah dan aman. Insenerator dilengkapi mesin pembakar dengan suhu tinggi yang dalam waktu relatif singkat mampu membakar habis semua sampah hingga menjadi abu. Pembakaran sampah ini digunakan dengan sistem pembakaran bertingkat (double chamber) sehingga emisi yang melalui cerobong tidak berasap dan tidak berbau. Asap hasil pembakaran juga dilewatkan melalui wadah berisi filter air. Bagian ini berfungsi untuk menyaring debu-debu yang dihasilkan dari proses insenerasi. Berdasarkan desain insenerator yang telah dibuat memiliki kapasitas sampah sebanyak 28 kg dan efisiensi pembakaran tumpukan sampah adalah 33,999%.

Keywords


Cisolok Village House waste Incenerator / Desa Cisolok Insenerator Sampah rumah tangga

Full Text:

PDF

References


Jumali, M. A., & Kristina, A. (2023). Penggunaan incenerator sebagai alat pembakaran sampah yang efisien. Journal of Economics Community Service, 1(2), 72–79.

Junaidi, J., Kurniawan, E., & Lasmana, A. (2021). Analisis laju aliran udara dan laju aliran massa bahan bakar terhadap beban pembakaran sampah pada incinerator berbahan bakar limbah oli bekas. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, 5(1), 17. https://doi.org/10.30588/jeemm.v5i1.838

Lesmana, A., Junaidi, J., & Kurniawan, E. (2021). Rancang bangun alat pembakar sampah (incinerator) dengan burner oli bekas. JTRAIN: Jurnal Teknologi Rekayasa Teknik Mesin, 2(1), 35–40.

Lolo, D. (2014). Analisis penggunaan incenerator pada pengolahan sampah di Kota Merauke. MUSTEK ANIM HA, 3(3 SE-Article). https://www.ejournal.unmus.ac.id

Noviaaris, P., Arifin, I., Sri, M., Hery, W., & Jonner, S. (2018). Management of media and energy supply facilities for activities of radioactive waste treatment, security, safety and administration.

Ramdhan, M. T. (2022). Pemeliharaan lingkungan dalam menjaga kebersihan dengan pembuatan pembatas tempat sampah di Kampung Pajagan Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 1(01), 35–41.

Suprihatin, H. (2018). Efektivitas incenerator untuk pembakaran sampah medis di RSUD Kota ABC. Dinamika Lingkungan Indonesia, 5(2), 76–83.

Susastrio, H., Ginting, D., Sinuraya, E. W., & Pasaribu, G. M. (2020). Kajian incinerator sebagai salah satu metode gasifikasi dalam upaya untuk mengurangi limbah sampah perkotaan. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 1(1), 28–34.

The Ministry of Environment and Forestry. (1995). Ministry of Environment and Forestry Decree No. 13 year 1995 about the unmoved source emission.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v4i4.914

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.