Penerapan Teknologi IoT dan Energi Terbarukan untuk Meningkatkan Efisiensi Budidaya Ikan di Desa Kasegeran
Abstract
This service activity aims to overcome the high energy costs due to the use of excavated wells by fish farmers in Kasegun Village. Solar panel technology and Internet of Things (IoT) systems are applied to reduce energy costs and monitor pond water quality in real-time. This program is carried out through a series of technical stages including situation analysis, Focus Group Discussion (FGD) to identify technology needs, installation of solar panels and IoT sensors, as well as training on the use and maintenance of equipment. The results of the application of technology show a reduction in energy costs by 80%, a reduction in energy waste of up to 85%, and an increase in operational efficiency from 50% to 90%. The fish mortality rate also dropped from 25% to 3.25%. The success of the program is supported by partners' active participation in FGDs and trainings, which increases their understanding and independence in utilizing technology. However, the sustainability of the program depends on ongoing technical assistance.
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi tingginya biaya energi akibat penggunaan sumur galian oleh pembudidaya ikan di Desa Kasegeran. Teknologi panel surya dan sistem Internet of Things (IoT) diterapkan untuk mengurangi biaya energi serta memantau kualitas air tambak secara real-time. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan teknis meliputi analisis situasi, Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi kebutuhan teknologi, pemasangan panel surya dan sensor IoT, serta pelatihan penggunaan dan perawatan alat. Hasil penerapan teknologi menunjukkan penurunan biaya energi sebesar 80%, pengurangan pemborosan energi hingga 85%, dan peningkatan efisiensi operasional dari 50% menjadi 90%. Tingkat kematian ikan juga turun dari 25% menjadi 3,25%. Keberhasilan program ini didukung oleh partisipasi aktif mitra dalam FGD dan pelatihan, yang meningkatkan pemahaman dan kemandirian mereka dalam memanfaatkan teknologi. Namun, keberlanjutan program bergantung pada pendampingan teknis yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Mutairi, A. W., & Al-Aubidy, K. M. (2023). IoT-based smart monitoring and management system for fish farming. Bulletin of Electrical Engineering and Informatics, 12(3), 1435–1446. https://doi.org/10.11591/eei.v12i3.3365
Alwi, Z., & Arief, H. (2021). Analisis usaha budidaya pembesaran ikan lele (Clarias sp) dalam keramba di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Jurnal Perikanan Unram, 2(1).
Amusa, A. A., Johari, A., Jalil, A. A., Abdullah, T. A. T., Adeleke, A. O., Katibi, K. K., Shitu, I. G., & Alhassan, M. (2024). Sustainable electricity generation and farm-grid utilization from photovoltaic aquaculture: A bibliometric analysis. International Journal of Environmental Science and Technology, 21(11), 7797–7818. https://doi.org/10.1007/s13762-024-05558-z
Bates, H., Pierce, M., & Benter, A. (2021). Real-time environmental monitoring for aquaculture using a LoRaWAN-based IoT sensor network. Sensors, 21(23), 7963. https://doi.org/10.3390/s21237963
Bidayani, E., Supitri, S., & Robin, R. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ikan konsumsi air tawar di pasar tradisional Kota Pangkalpinang. Jurnal Perikanan Unram, 13(2), 331–343. https://doi.org/10.29303/jp.v13i2.494
Channa, A. A., Munir, K., Hansen, M., & Tariq, M. F. (2024). Optimisation of small-scale aquaponics systems using artificial intelligence and the IoT: Current status, challenges, and opportunities. Encyclopedia, 4(1), 313–336. https://doi.org/10.3390/encyclopedia4010023
Chen, C.-H., Wu, Y.-C., Zhang, J.-X., & Chen, Y.-H. (2022). IoT-based fish farm water quality monitoring system. Sensors, 22(17), 6700. https://doi.org/10.3390/s22176700
Imani, M., Fakour, H., Lo, S.-L., Yuan, M.-H., Chen, C.-K., Mobasser, S., & Muangthai, I. (2023). Aquavoltaics feasibility assessment: Synergies of solar PV power generation and aquaculture production. Water, 15(5), 987. https://doi.org/10.3390/w15050987
Nath, D. C., Kundu, I., Sharma, A., Shivhare, P., Afzal, A., Soudagar, M. E. M., & Park, S. G. (2023). Internet of Things integrated with solar energy applications: A state-of-the-art review. Environment, Development and Sustainability. https://doi.org/10.1007/s10668-023-03691-2
Nugroho, B. D., Hardjomidjojo, H., & Sarma, M. (2018). Strategi pengembangan usaha budidaya ikan konsumsi air tawar dan ikan hias air tawar pada kelompok mitra Posikandu Kabupaten Bogor. Manajemen IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 12(2), 127. https://doi.org/10.29244/mikm.12.2.127-136
Omitoyin, S. A., & Adediran. (2022). Technology adoption by smallholder fish farmers in Oyo State, Nigeria. Journal of Marine Science Research and Oceanography, 5(1). https://doi.org/10.33140/JMSRO.05.01.06
Patriono, E., Amalia, R., & Sitia, M. (2022). Kualitas air kolam budidaya dan kolam terpal untuk pertumbuhan ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada kelompok pembudidaya ikan lele di Kabupaten PALI Sumatera Selatan. Sriwijaya Bioscientia, 2(3), 83–88. https://doi.org/10.24233/sribios.2.3.2021.378
Saktiawan, M. E., Sondakh, S. J., & Andaki, J. A. (2019). Faktor sosial ekonomi dan nilai tukar pembudidaya ikan (NTPI) di Desa Warukapas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Perikanan, 7(2).
Sun, J., Xie, Y., Zhou, S., & Dan, J. (2024). The role of solar energy in achieving net-zero emission and green growth: A global analysis. Economic Change and Restructuring, 57(2), 46. https://doi.org/10.1007/s10644-024-09641-w
Sutiani, L., Bachtiar, Y., & Saleh, A. (n.d.). Analisis model budidaya ikan air tawar berdominansi ikan gurame (Osphronemus gouramy) di Desa Sukawening, Bogor, Jawa Barat. Jurnal Perikanan, 2(1).
Tomi Ramadona, A., Hendrizal, I., Lesmana, Y., Harjoyudanto, M. A., Wibowo, I., Suharman, I., & Warningsih, T. (2022). Pendidikan profil bisnis komoditas budidaya ikan air tawar. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 306–310. https://doi.org/10.56799/joongki.v1i2.396
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v4i5.836



