Ecobrick sebagai solusi menangani sampah bagi masyarakat desa indragiri

Saeful Fikri - UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Ramdani Sururie -
Nofirman Furry -
Husni Paozan -
Bayu Wijaya -
Nova Iman -

Abstract


Permasalahan sampah merupakan hal yang tidak asing terutama di Indonesia, hal tersebut sejalan dengan pernyataan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di mana dalam waktu 1 tahun 100 toko di Indonesia dapat menghasilkan sampah sebanyak 10,95 juta kantong plastic. Melihat fenomena di atas, jika permasalahan tersebut tidak ditangani dengan baik serta pertambahan penduduk yang semakin banyak maka dapat membawa dampak buruk bagi lingkungan, dimana pelastik membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat diurai oleh tanah. Penyadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan harus senantiasa dilakukan guna menjaga keberlangsungan lingkungan terkhusus di Desa Indragiri.. Melalui rembuk warga maka diperoleh program penanggulangan sampah dengan terbentuknya kelompok kerja di masyarakat yang bersama-sama dengan mahasiswa. Meskipun sampah plastik mempunyai dampak negatif yang cukup besar tetapi di satu sisi penemuan plastik ini mempunyai dampak positif, hal tersebut dikarenakan sifat pelastik yang lentur dapat di bentuk kedalam bentuk apapun, adapun prinsip pengelolaan sampah yang terbaik dan yang selalu diupayakan dimana-mana adalah dengan Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Prinsip Reduce dilakukan dengan cara sebisa mungkin meminimalisir barang atau material yang digunaka memiliki bahan plastic. Dari pemaparan diketahui bahwa sampah plastik merupakan salah satu aspek dalam pencemaran lingkungan yang menjadi masalah di lingkungan dusun cilimus Desa Indragiri. Selain dengan me-Reduce sampah plastik, Ecobrick juga menjadi salah satu solusi yang dipilih sehingga dapat memberdayakan masyarakat.


Full Text:

PDF

References


Istirokhatun, T., & Nugraha, W. D. (2019). Pelatihan Pembuatan Ecobricks sebagai Pengelolaan Sampah Plastik di Rt 01 Rw 05, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang. Jurnal

Pasopati Masyarakat Dan “Pengabdian Inovasi Pengembangan Teknologi,” 1(2), 85-90.

Jupri, A., Prabowo, A. J., Aprilianti, B. R., & Unnida, D. (2019). Pengelolaan Limbah Sampah Plastik Dengan Menggunakan Metode Ecobrick Di Desa Pesanggrahan. PEPADU, 1(1), 341–347

Purwaningrum, P. (2016). Prosiding Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik Di Lingkungan. Jurusan Teknik Lingkungan. 12(5), 141-147.

Suminto, Sekartaji. (2017). Ecobrick: Solusi Cerdas dan Kreatif Untuk Mengatasi Sampah Plastik. Productum: Jurnal Desain Produk Pengetahuan Dan Perancangan Produk), 3(1), 26–34.

Wibowo, D. N. (2018). Bahaya Kemasan Plastik dan Kresek. Purwokerto: Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v2i3.35

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.