PENGUATAN KAPASITAS PENDETA DALAM MEMBANGUN PERTUMBUHAN GEREJA YANG SEHAT DAN KONTEKSTUAL DI KABUPATEN SUPIORI
Abstract
This community service program aimed to strengthen pastors’ capacity in developing healthy and contextual church growth in Supiori Regency. The program was grounded in the strategic role of the church within Supiori’s socio-religious structure, as indicated by the presence of 71 Protestant churches and 1 Catholic church out of 73 recorded houses of worship. This condition demonstrates that the church functions not only as a place of worship but also as a key institution for faith formation, value education, community strengthening, and socio-spiritual development. However, the significant number of churches does not automatically indicate healthy church growth, particularly in relation to discipleship, leadership regeneration, congregational empowerment, pastoral leadership, and the relevance of ministry to local needs. The program employed educational, participatory, and contextual approaches through material presentation, focused discussion, ministry reflection, experiential dialogue, and the identification of practical church-related issues. The results show that the activity strengthened pastors’ understanding of church growth as a multidimensional process involving spiritual health, leadership, organization, ministry effectiveness, discipleship, and social impact. The program also encouraged pastors to critically reflect on ministry practices that remain overly dependent on pastoral figures and to move toward more participatory, collaborative, and sustainable ministry models. Therefore, this community service activity contributes to strengthening local church leadership as part of the socio-spiritual development of Supiori society.
ABSTRAK
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pendeta dalam membangun pertumbuhan gereja yang sehat dan kontekstual di Kabupaten Supiori. Latar kegiatan ini berangkat dari kuatnya posisi gereja dalam struktur sosial-keagamaan masyarakat Supiori, yang ditandai dengan keberadaan 71 gereja Protestan dan 1 gereja Katolik dari 73 rumah ibadah yang tercatat. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam pembinaan iman, pendidikan nilai, penguatan komunitas, dan pembangunan sosial-spiritual masyarakat. Namun, besarnya jumlah gereja belum selalu sejalan dengan kualitas pertumbuhan gereja, terutama dalam aspek pemuridan, kaderisasi pelayan, pemberdayaan jemaat, kepemimpinan pastoral, dan relevansi pelayanan terhadap kebutuhan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan kontekstual melalui penyampaian materi, diskusi terarah, refleksi pelayanan, dialog pengalaman, serta identifikasi persoalan gerejawi di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan wawasan para pendeta mengenai pertumbuhan gereja sebagai proses multidimensional yang mencakup kesehatan spiritual, kepemimpinan, organisasi, pelayanan, pemuridan, dan dampak sosial. Kegiatan ini juga mendorong para pendeta untuk merefleksikan ulang praktik pelayanan yang terlalu bergantung pada figur pendeta menuju model pelayanan yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi dalam memperkuat kepemimpinan gerejawi lokal sebagai bagian dari pembangunan sosial-spiritual masyarakat Supiori.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik Kabupaten Supiori. 2016. Kecamatan Supiori Timur Dalam Angka 2016. Supiori: Badan Pusat Statistik Kabupaten Supiori.
———. 2018. Kecamatan Supiori Timur Dalam Angka. Supiori: BPS Supiori.
Christanto, Andreas, Amos Hosea, Daniel Parsaoran Ritonga, Edy Hoslan, and Etminor Riwu. 2021. “Pelayanan Gereja Bagi Jemaat GBI New Life Kota Padangsidimpuan.” Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 2: 104–12.
Edu, Ferdinan, Johannes S.P Rajagukguk, and Septian Aditya. 2020. “Pelayanan Visitasi Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Rohani Jemaat di GBI Puspanegara.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1: 1–6.
Kessler, Diane, ed. 1998. Together on the Way Harare 1998: An Introduction and Personal Perspective. World Council of Churches. Geneva & Grand Rapids: WCC Publications. http://wcc-coe.org/wcc/assembly/or-int-e.html
Lausane Movement. 2022. “The Local Church in Mission.” Lausane Movement. 2022. https://lausanne.org/occasional-paper/local-church-mission-lop-39.
Lisaldy, F. L., Cahyono, D., & Wiryohadi, S. 2023. “Optimalisasi Peran Gereja Dalam Masyarakat 5.0.” MATHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 2.
Paendong, Samuel Geovany, Ellen Inggriati Wake Lulu, and Gernaida K.R. Pakpahan. 2024. “Karakteristik Kepemimpinan Gideon Sebagai Seorang Generasi Muda Dalam Perspektif Pentakostal: Analisis Naratif Hakim-Hakim 6-8.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 6, no. 2: 339–59. https://doi.org/10.47167/kharis.v6i2.246.
Pakpahan, Gernaida Krisna R., Frans Pantan, Ruben Silalahi, Jefry Korua, Channel, Eldad, and Yemima Pasulu. 2021. “Pelatihan Hybrid Mengenai Pentingnya Hamba Tuhan Berteologi Kepada Pendeta Gbi Se Kota Medan.” Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 2: 41–48.
Pantan, F., A. Hosea, J. M. Sirait, G. K. Pakpahan, and A. L. Rantetampang. 2019. “Studi Eksploratif Pemahaman Jemaat GBI Victory Tentang Teologi Kemakmuran.” Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 9, no. 1: 25–38.
https://sttbi.ac.id/journal/index.php/matheo/article/view/181/96.
Pantan, Frans, Andreas L Rantetampang, David Gerungan, Musa Robo, Delaya Saron, Anita Rosriyanti, and Sofia Re. 2021. “Menggugah Wawasasan Transformasi Pelayanan Berbasis Manajemen Data Gereja Di Gereja Bethel Indonesia Jakarta.” Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 2: 87–94.
Radjagukguk, Johannes. 2019. “Kredibilitas Pribadi Gembala Dalam Pertumbuhan Gereja.” Diegesis: Jurnal Teologi 3, no. 2: 13–24. https://doi.org/10.46933/dgs.vol3i213-24.
Ruben, Hiruniko, David Michael Gerungan, Ivonne Sandra Sumual, and Samuel Yosef Setiawan. 2022. “Sinergitas Kepemimpinan Dalam Perspektif Pentakosta: Sebuah Analisis Naratif Hakim-Hakim 4:1-24.” Diegesis : Jurnal Teologi 7, no. 1: 71–89. https://doi.org/10.46933/dgs.vol7i171-89.
Sugiono, Sadrakh. 2024. “Pembinaan Orang Dewasa Kristen Berdasarkan Konsep Pembelajaran Partisipatif.” Diegesis: Jurnal Teologi 9, no. 1: 93–107. https://doi.org/https://doi.org/10.46933/DGS.vol9i193-107.
Sumual, Ivone Sandra, Dio Angga Pradipta, and eguh Pangeran Simanungkalit. 2019. “Pembinaan Dan Pendalaman Alkitab Dasar Bagi Kedewasaan Iman Di Pemuda Gereja Bethel Indonesia Abraham, Manado.” Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat I, no. 1: 8–15. http://sttbi.ac.id/journal/index.php/pneumata/article/view/208.
Wanggai, Ferra, and Gernaida Krisna R. Pakpahan. 2024. “Membaca 2 Tawarikh 7:14 Dalam Konteks Kebangunan Rohani Di Kabupaten Supiori, Papua.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 8, no. 2.
Yonathan, Ruben, Andreas L Rantetampang, and Frans Pantan. 2022. “Kepemimpinan Kristen Dan Krisis Kebenaran: Analisis Kompetensi Dan Pendekatan Inovatif Di Era Post-Truth.” Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 12, no. 2: 200–213.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v6i3.2900



