Optimalisasi Digitalisasi UMKM sebagai Katalisator Penguatan Ketahanan Ekonomi Desa Balung Kulon Kecamatan Balung Kabupaten Jember Melalui Pelatihan Pemasaran Digital
Abstract
ABSTRACT
Current economic dynamics necessitate technological adaptation across all sectors, including rural economies. Balung Kulon Village, located in Balung Subdistrict, Jember Regency, boasts a Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector with strong local product potential. However, their growth is frequently hindered by a lack of digital literacy and a reliance on conventional market reach. This community service program aims to optimize the implementation of MSME digitalization as a catalyst for boosting local economic resilience. The applied methodology focuses on participatory empowerment through three primary stages: education on the urgency of digital marketing, practical training in e-commerce and social media management, and intensive mentoring in product branding. The results of the program indicate a notable improvement in the technical capacity of the target partners. MSME practitioners in Balung Kulon are now capable of independently managing their product catalogs across various digital platforms. The transformation from offline to online commerce has proven effective in shortening the distribution chain and expanding market access, thereby presenting a potential increase in daily revenue. In conclusion, the appropriate adoption of digital technology serves as a highly effective primary driver in building local economic resilience. Continued synergy between the village administration and local entrepreneurs is crucial for ensuring the sustainability of this digital ecosystem.
ABSTRAK
Dinamika ekonomi saat ini menuntut adaptasi teknologi di segala lini, termasuk pada skala ekonomi pedesaan. Desa Balung Kulon Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, memiliki sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan potensi produk lokal yang kuat, namun ruang geraknya sering kali terhambat oleh minimnya literasi digital dan jangkauan pasar yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan digitalisasi UMKM sebagai katalisator dalam mendongkrak ketahanan ekonomi warga. Pendekatan yang diterapkan berfokus pada pemberdayaan partisipatif melalui tiga tahapan utama yaitu edukasi urgensi pemasaran digital, pelatihan praktis manajemen e-commerce dan media sosial, serta pendampingan intensif terkait branding produk. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan kapasitas teknis dari para mitra sasaran. Pelaku UMKM di Balung Kulon kini mampu mengelola katalog produk secara mandiri di platform digital. Transformasi dari sistem jual-beli luring ke daring ini terbukti mampu memangkas rantai distribusi dan membuka akses pasar yang lebih luas, yang berimplikasi pada potensi peningkatan omzet harian. Kesimpulannya, adopsi teknologi digital secara tepat guna sangat efektif menjadi penggerak utama dalam membangun resiliensi ekonomi lokal. Sinergi lanjutan antara pemerintah desa dan pelaku usaha sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan ekosistem digital ini.
Full Text:
PDFReferences
Afifah, L., & Putra, R. (2023). Pengaruh Digital Marketing terhadap Kinerja UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(2), 112-125.
Andriani, dkk. (2024). Edukasi Ketahanan Usaha UMKM Melalui Program Digitalisasi. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 5(4), 1-8.
Mirfaqo, M., et al. (2024). Pemberdayaan UMKM Masyarakat Melalui Digital Marketing Di Desa Jajar. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, Universitas Atma Jaya, 8(1), 52-60.
Kumagaya, Johannes dan Suyarti, Sri. (2026). Pelatihan Pemasaran Digital untuk Memperkuat Entrepreneurial Self-Efficacy pada UMKM Pedesaan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung. https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/pkm/article/view/5142. https://doi.org/10.37567/pkm.v6i1.5142
Putra, Y. S., Istiyani, A., & Khasanah, U. (2023). Membangun Resiliensi UMKM Melalui Peran Digitalisasi dan Praktek Sumber Daya Manusia. ProBank: Jurnal Ekonomi dan Perbankan, 8(1), 1-15.
Puspita, A., & Widadi, B. (2024). Inovasi Teknologi Guna Meningkatkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Dalam Rangka Ketahanan Ekonomi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 15(1), 150-156.
Sudarma, A., Khairul Amal, M., & Candra Pertala, E. (2022). Implementasi Model Sister Bisnis UMKM dalam Pelatihan Manajemen Rantai Pasok. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 5(3), 967–971.
Sugiri, D. (2020). Menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dari Dampak Pandemi Covid-19. Fokus Bisnis: Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi, 19(1), 76-86
Supriadi, A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pelatihan Keterampilan Digital Marketing Berbasis Komunitas Pelaku UMKM di Kota Serang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(1), 52-59.
Tambunan, T. T. H. (2019). Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia: Transformasi dan Tantangan. Jakarta: Pustaka LP3ES.
Tasyakurina, N. B., et al. (2024). Kolaborasi Pemberdayaan dan Pendampingan UMKM Desa: Pemanfaatan Platform Digital terhadap Kemandirian Ekonomi Masyarakat UMKM Desa Klagen. Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat, 3(2), 10-26.
Widyastuti, A. R., & Pratama, B. (2022). Pendampingan Berkelanjutan dalam Transformasi Digital UMKM: Studi Kasus di Jawa Timur. Jurnal Pengembangan Masyarakat dan UMKM, 4(2), 112-128.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v6i5.2772
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



