EDUKASI PENGGUNAAN SMARTPHONE AMAN DAN PENCEGAHAN PENIPUAN DIGITAL DI DESA PASIR MUNCANG

Januari Yanto - Universitas Tangerang Raya
Deswina Sari - Universitas Tangerang Raya
Sugianto Sugianto - Universitas Tangerang Raya
Muhammad Fauzi - Universitas Tangerang Raya
Heru Lestadi - Universitas Tangerang Raya

Abstract


The development of digital technology has increased smartphone usage among rural communities, including Pasir Muncang Village, Jayanti District. However, this increase has not been fully accompanied by a good understanding of digital security. This condition causes some community members to remain vulnerable to online fraud and the misuse of personal data. This community service activity aims to improve digital literacy through educational seminars on how to use smartphones safely and by introducing various types of digital fraud that commonly occur. The method used in this activity is an educational and participatory approach, carried out through seminars, interactive discussions, and direct assistance to the community. The results of the activity show an improvement in community understanding of the importance of protecting personal data, the ability to recognize signs of digital fraud, and the application of basic security settings on smartphones. This activity also has a positive impact by increasing community awareness and vigilance in using digital technology more wisely. Therefore, this program is expected to serve as a preventive effort to reduce the risk of digital fraud in rural communities.


ABSTRAK

Perkembangan teknologi digital membuat penggunaan smartphone semakin meningkat di kalangan masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai keamanan digital. Kondisi ini menyebabkan sebagian masyarakat masih rentan terhadap penipuan online dan penyalahgunaan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui seminar edukasi tentang cara menggunakan smartphone secara aman serta pengenalan berbagai jenis penipuan digital yang sering terjadi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif, yaitu melalui seminar, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga data pribadi, kemampuan mengenali ciri-ciri penipuan digital, serta penerapan pengaturan keamanan dasar pada smartphone. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan dalam mengurangi risiko penipuan digital di lingkungan masyarakat desa

Keywords


Digital Literacy, Smartphone Security, Digital Fraud, Community Service ; Literasi Digital, Keamanan Smartphone, Penipuan Digital, Pengabdian kepada Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Bai, X., & Yang, L. (2025). Digital literacy’s impact on digital village participation in rural left-behind women through serial mediation of political trust and self-efficacy. Scientific Reports, 15(1), 1–28. https://doi.org/10.1038/s41598-025-16093-3

Gupta, R. K. (2021). A solution paper on cyber security awareness campaign lacking in rural and urban area of India. International Journal for Research in Applied Science and Engineering Technology, 9(8), 621–624. https://doi.org/10.22214/ijraset.2021.37446

Harliani, S., & Kurniawan, F. (2025). Pengaruh kemampuan literasi digital terhadap pencegahan penipuan online pada remaja Desa Saentis. 4(4), 2234–2248.

Hawari, D. A. S. A., et al. (2024). Digital media savvy: Digital literacy socialization as a community empowerment effort in Cabean, Magelang. ACCEPT: Annual Conference on Community Empowerment, 166–176.

Imani, T. A. N., & Prastyanti, R. A. (2025). The human firewall: Increasing digital awareness and literacy for consumer protection. Ex Aequo Et Bono Journal of Law, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.61511/eaebjol.v3i1.2025.1870

Putri Silmina, E., Sarmin, S., Umar, R., & Herman, H. (2025). Meningkatkan literasi digital: Perlindungan data pribadi dan pencegahan penipuan online di lingkungan PRA Ngadisuryan. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 9(2), 322–330. https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i2.9860

Ramadhan, M. N. (2025). Pemanfaatan literasi digital berbasis teknologi informasi untuk kesadaran keamanan data dan pencegahan kejahatan siber. Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 3(1), 151–159.

Reza Pradana, M., Basir, B., & Nita, S. (2024). Fenomena penipuan online dan tingkat literasi digital masyarakat sebagai wujud perubahan sosial. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 3143–3155. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7863

Utoyo, D. B. (2025). Empowering rural communities through digital literacy: An empirical study of former women migrant workers in Panjer Village, Kebumen, Indonesia. Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-436-5_33




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v6i4.2493

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.