Peningkatan Literasi Digital Guru melalui Pemanfaatan Teknologi Edukasi
Abstract
This activity aimed to enhance the digital literacy of junior high school teachers by introducing practical skills in educational technology and the use of artificial intelligence (AI)-based tools in the classroom. The community service program was conducted face-to-face in the form of a hands-on workshop using the lesson study approach (Plan-Do-See). The partners in this activity were the Tamalate Sub-district Government and several junior high schools in Makassar. It was held on July 16, 2025, at the Tamalate Sub-district Office Hall and attended by approximately 25 teachers representing various schools. Participants used their own devices for direct practice. Evaluation results indicated an improvement in teachers’ abilities after the training. Before the program, only 28% of participants were able to create Google Forms, which increased to 76% after the training. Skills in managing Google Classroom rose from 16% to 72%, using Google Sheets from 12% to 68%, and collaborating via Google Docs from 20% to 70%. The training outcomes reflected high enthusiasm, with participants demonstrating competence in operating Google Forms, Google Classroom, and Google Spreadsheets effectively. Many expressed strong interest in applying AI tools for content development and enhancing classroom interaction. Overall feedback was positive, although some challenges were noted, including limited time to explore AI in depth, internet access issues, and varying levels of digital proficiency among participants. The program successfully achieved its objective of improving teachers’ digital literacy, as evidenced by the increased skills in Google Forms, Classroom, Sheets, and Docs. Moreover, participants showed strong enthusiasm in utilizing AI to support teaching, making the program effective in equipping teachers with practical competencies while fostering readiness to face the challenges of 21st-century education.
ABSTRAK
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru SMP dengan memperkenalkan keterampilan praktis dalam teknologi pendidikan dan penggunaan alat berbasis kecerdasan buatan (AI) di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara tatap muka (luring) dalam bentuk workshop berbasis praktik langsung dengan pendekatan lesson study (Plan-Do-See). Mitra kegiatan adalah Pemerintah Kecamatan Tamalate dan beberapa sekolah menengah pertama di Kota Makassar pada tanggal 16 Juli 2025 di aula kantor Kecamatan Tamalate, Makassar, yang diikuti oleh sekitar 25 guru perwakilan sekolah. Para peserta menggunakan perangkat pribadi untuk praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru setelah pelatihan. Sebelum kegiatan, hanya 28% peserta mampu membuat Google Form, meningkat menjadi 76% setelah pelatihan. Kemampuan mengelola Google Classroom naik dari 16% menjadi 72%, penggunaan Google Sheets dari 12% menjadi 68%, serta kolaborasi melalui Google Docs dari 20% menjadi 70%. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi, dengan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Google Forms, Google Classroom, dan Google Spreadsheet secara efektif. Banyak peserta menyatakan minat besar untuk menerapkan alat AI dalam pembuatan konten dan peningkatan interaksi pembelajaran. Umpan balik umumnya positif, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dalam mengeksplorasi AI secara mendalam, permasalahan akses internet, serta perbedaan tingkat kemampuan digital peserta. Pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital guru sesuai tujuan kegiatan, ditunjukkan oleh peningkatan keterampilan pada Google Forms, Classroom, Sheets, dan Docs. Peserta juga antusias memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran, sehingga program ini efektif membekali guru dengan kemampuan praktis sekaligus menumbuhkan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alamsyah, & Sari, K. M. (2024). Edukasi literasi digital bagi siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Sukamulya di Desa Sukamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan.
Ayu Melanie Surya, I., et al. (2023). Efektivitas penggunaan teknologi dalam pendidikan terhadap kinerja akademik. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, Jayapangus Press. Retrieved from https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/metta531
Danu Rusmawati, R., et al. (2024). Pemanfaatan AI.
Deviv, S., & Syilfa Nooviar, M. (2024). Evaluasi penerapan blended learning pada mata kuliah Bahasa Indonesia di institusi pendidikan tinggi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4). https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7270
Dewi, C., & Artikel Abstrak, I. (2021). Penguatan literasi digital melalui pembelajaran social studies berbasis e-learning pada siswa sekolah dasar. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/
Dwi Wicaksono, V., et al. (2023). Pelatihan pengembangan modul digital berbasis kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar. Retrieved from http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat
Fadila, S. N., et al. (2025). Persepsi guru tentang penggunaan AI dalam pembelajaran anak usia dini: Peluang dan tantangan.
Febriani, D. R., et al. (2025). Peran literasi digital dalam pembentukan etika sosial di dunia maya pada siswa SD. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 858–865. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.2962
Pebriana, P. H., et al. (2025). Peningkatan literasi digital guru untuk pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Journal of Human and Education, 5(1), 137–148.
Handayani, S. M., & Khalika Aulia, A. (2025). Pengaruh penerapan pembelajaran andragogi terhadap hasil belajar peserta didik di PKBM Sembiring Center Kota Binjai.
Hanif, M. (2024). Adaptasi guru terhadap teknologi pendidikan di era digital: Tantangan dan peluang.
Kadek, N., et al. (2022). Pemanfaatan Google Workspace for Education bagi guru dalam pembelajaran. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(3). Retrieved from https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/metta
Nasir, M. (2025). Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran di era digital (sebuah kajian pustaka). Literasi, 16(1), 66–77. https://doi.org/10.21927/literasi.2025.16(1).66-77
Naura Syifa, A., et al. (2024). Kesenjangan digital dan akses internet di Kabupaten Katingan: Studi kasus pada masyarakat pedesaan. Jurnal Kaganga.
Nurfadilah, K. D., et al. (2025). Peranan platform digital sebagai ruang kreativitas menulis mahasiswa. Alfabeta. Retrieved from https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/alfabeta/index
Nurgas, I. H., et al. (2025). Evaluasi program komunitas belajar guru dengan pendekatan responsive model. Didaktika: Jurnal Kependidikan. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org
Kementerian Pendidikan dan Teknologi. (2021). Laporan kinerja 2021.
Riomalen, A., Rissi, Y., & Sinaga, D. (2025). AI dan pembelajaran mendalam (deep learning): Meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(4). Retrieved from https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta
Rosita. (2020). Pelaksanaan proses pembelajaran di kelas dengan strategi lesson study bagi guru SMP Negeri 5 Ketapang.
Sarah, S. (2024). Analisis metode pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa menengah pertama kelas IX SMP Muhammadiyah 22 Pamulang.
Sugiarto, & Farid, A. (2023). Literasi digital sebagai jalan penguatan pendidikan karakter di era Society 5.0.
Supriyadi, A., et al. (2024). Literasi data dan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis artificial intelligence bagi pengajar SMA Negeri 2 Surakarta. Indonesian Journal of Community Services, 6(2). https://doi.org/10.30659/ijocs.6.2
Tri Setyawati, S., et al. (2025). Analisis kesiapan guru dalam penerapan artificial intelligence (AI) pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Ampel. Jurnal Kurikula: Jurnal Pendidikan. Retrieved from https://ejournal.iaingawi.ac.id/index.php/kurikula/ind
Widiasanti, I., et al. (2025). Kesetaraan akses internet dan tantangan literasi digital di Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i5.1931
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



