Pemberdayaan Masyarakat Teknik Sambung Pucuk Tanaman Hias Bougenville di Desa Gunung Kuripan Kabupaten OKU

Ema Pusvita - Universitas Baturaja
Endang Lastinawati - Universitas Baturaja
Henny Rosmawati - Universitas Baturaja
Septianita Septianita - Universitas Baturaja
Putri Ogari - Universitas Baturaja
Ekawati Danial - Universitas Baturaja
Gribaldi Gribaldi - Universitas Baturaja
Nurlaili Nurlaili - Universitas Baturaja
Purwadi Purwadi - Universitas Baturaja
Windi Lestari - Universitas Baturaja
Piranti Putri - Universitas Baturaja

Abstract


This community service aims to improve the skills and knowledge of Gunung Kuripan Village residents in ornamental plant propagation techniques, especially through the grafting method on bougainvillea. This activity was motivated by the high public interest in ornamental plants with economic value but still limited understanding of efficient vegetative propagation techniques. Through an educational and demonstrative approach, 20 participants were given direct training starting from selecting rootstocks and scions, cutting techniques, grafting, to post-grafting care. The evaluation results showed that after 14 days, most of the grafts showed positive growth in the form of new shoots and good tissue unity. This technique allows one plant to produce various flower colors, increasing the aesthetic and commercial value of bougainvillea. This innovation is also a solution to limited planting space and strengthening opportunities for household-scale ornamental plant entrepreneurship. Thus, this activity succeeded in providing applicable technology transfer with the output of grafted plants, increasing community capacity in the field of horticulture, and encouraging the development of a creative economy based on ornamental plants. This service is expected to be an educational model that can be replicated in other areas with similar potential.

ABSTRAK

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga Desa Gunung Kuripan dalam teknik perbanyakan tanaman hias, khususnya melalui metode sambung pucuk (grafting) pada bougenville. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat terhadap tanaman hias bernilai ekonomis namun masih terbatasnya pemahaman terhadap teknik perbanyakan vegetatif yang efisien. Melalui pendekatan edukatif dan demonstratif, peserta yang berjumlah 20 orang diberikan pelatihan langsung mulai dari pemilihan batang bawah dan atas, teknik pemotongan, penyambungan, hingga perawatan pasca-grafting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah 14 hari, sebagian besar sambungan menunjukkan pertumbuhan positif berupa tunas baru dan kesatuan jaringan yang baik. Teknik ini memungkinkan satu tanaman menghasilkan berbagai warna bunga, meningkatkan nilai estetika dan komersial bougenville. Inovasi ini juga menjadi solusi terhadap keterbatasan ruang tanam serta memperkuat peluang wirausaha tanaman hias skala rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan transfer teknologi yang aplikatif dengan luaran hasil tanaman yang telah di sambung pucuk, meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang hortikultura, serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis tanaman hias. Pengabdian ini diharapkan menjadi model edukatif yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan potensi serupa.

Keywords


Bougainvillea, grafting, vegetative propagation, community service, ornamental plants / Bougenville, sambung pucuk, perbanyakan vegetatif, pengabdian masyarakat, tanaman hias

Full Text:

PDF

References


Aditya, B. (2022). Grafting untuk tanaman buah dan hias. Agrohorti Media.

Damayanti, R. (2020). Pelatihan hortikultura untuk UMKM tanaman hias. Jurnal Inovasi Sosial, 5(2), 45–52.

Ema, P., & Putri, A. O. (2021). Analysis of decision factors of farmers in horticultural business in Perjaya Barat Village. American Journal of Humanities and Social Science Research (AJHSSR), 5(11), 31–36.

Handayani, E., & Yuliani, N. (2020). Pemberdayaan masyarakat berbasis budidaya Bougenville. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(1), 12–20.

Harahap, D. A., & Simatupang, T. (2020). Teknik sambung pucuk pada tanaman hortikultura. Jurnal Agroteknologi, 10(3), 211–218.

Hermawati, L., Pusvita, E., Marwa, T., & Yulianita, A. (2025). Analysis of technology adoption and government policy in improving the financial performance of SMEs in the Indonesia agricultural sector. Heritage and Sustainable Development, 7(1), 117–132.

Hidayat, R., Susanti, L., & Prakoso, M. (2022). Aplikasi teknik grafting dalam perbanyakan tanaman hortikultura: Studi kasus pada tanaman jambu. Jurnal Hortikultura Indonesia, 18(2), 143–150.

Kusuma, Y. (2018). Perbanyakan vegetatif tanaman hias. Balai Penelitian Tanaman Hias.

Lestari, I. (2020). Peran plastik penutup dalam keberhasilan sambung pucuk. Jurnal Agroindustri, 6(1), 38–45.

Nasution, M. R., & Widiyanto, A. (2024). Pemberdayaan petani melalui inovasi agribisnis di desa potensial. Jurnal Pengabdian Nusantara, 6(1), 34–42.

Nugraha, R. (2019). Teknologi perbanyakan tanaman hortikultura. UGM Press.

Nuraini, S., & Wulandari, L. (2019). Pengaruh metode perbanyakan terhadap pertumbuhan Bougenville. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 22–29.

Prasetya, T. (2021). Manajemen lingkungan mikro dalam grafting tanaman. Jurnal Hortikultura Terapan, 5(2), 98–105.

Putra, A. Y., Santosa, H., & Widodo, M. (2023). Inovasi teknik grafting pada tanaman hias Bougenville untuk meningkatkan nilai jual. Jurnal Hortikultura Tropika, 15(2), 101–110.

Pusvita, E., Lestari, W., Rosmawati, H., Lastinawati, E., Ogari, P. A., Septianita, S., ... & Saputra, D. (2025). Pemberdayaan kelompok wanita tani dalam optimalisasi nilai tambah singkong menjadi singkong mustofa di Desa Talang Aman Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(1), 66–75.

Rahmawati, L., & Hasanah, U. (2022). Pelatihan teknik sambung pucuk pada petani buah lokal di Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Agribisnis, 4(1), 55–63.

Salim, A., & Yusuf, N. (2022). Studi kasus sambung pucuk Bougenville di komunitas urban. Jurnal Pengabdian, 3(2), 77–85.

Sari, R. D., & Munawaroh, H. (2021). Optimalisasi tanaman hias melalui teknologi grafting. Jurnal Florikultura, 4(1), 44–52.

Setiawan, R. (2021). Efektivitas grafting pada tanaman hias tropis. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 6(3), 122–130.

Suryani, D. (2023). Strategi inovasi tanaman hias di perkotaan. Jurnal Urban Farming, 2(2), 56–63.

Syahrul, M., Dewi, K. S., & Yuliana, R. (2021). Analisis keterbatasan adopsi teknologi grafting pada petani skala kecil di Indonesia. Jurnal Teknologi Pertanian, 25(3), 189–197.

Wibowo, A. (2020). Inovasi pertanian kota melalui tanaman hias. Prosiding Seminar Nasional Pertanian, 1(1), 89–95.

Zakaria, M. (2019). Implementasi grafting pada skala rumah tangga. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(2), 101–109.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i4.1719

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.