Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Menjaga Kualitas Bibit Tanaman dan Buah di Persada Farm Bogor
Abstract
This community service program aimed to analyze and assist in the implementation of Total Quality Management (TQM) to maintain the quality of plant seeds and fruits at Persada Farm, Bogor. Using the Participatory Action Research (PAR) approach, the program was carried out through stages of quality issue identification, development of Standard Operating Procedures (SOP) based on TQM principles, technical training, as well as continuous monitoring and evaluation. Data were collected through structured interviews, field observations, and document analysis, supported by Pareto and fishbone diagrams to identify root causes of quality issues. The results indicate that management involvement, customer focus, standardized quality control, and employee recognition have been effectively implemented to support quality consistency. Nevertheless, key challenges remain, including limited regular training and the need to balance production targets with quality maintenance. This program has had a positive impact on improving human resource capacity, fostering a quality-oriented work culture, and serving as a replicable model for TQM implementation in other horticultural sectors.
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendampingi penerapan Total Quality Management (TQM) dalam menjaga kualitas bibit tanaman dan buah di Persada Farm Bogor. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah mutu, penyusunan SOP berbasis prinsip TQM, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur, observasi lapangan, dan analisis dokumen, dengan bantuan diagram Pareto dan fishbone untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa prinsip keterlibatan manajemen, fokus pada pelanggan, kontrol mutu terstandar, dan apresiasi karyawan telah berjalan efektif dalam mendukung konsistensi mutu. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pelatihan berkala dan kebutuhan menyeimbangkan target produksi dengan pemeliharaan mutu. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia, budaya kerja berorientasi mutu, serta menjadi model penerapan TQM yang berpotensi direplikasi pada sektor hortikultura lainnya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achievers. (2024). Employee recognition statistics. Retrieved May 31, 2025, from https://www.achievers.com/blog/employee-recognition-statistics/
Badan Pusat Statistik. (2023a). Hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023) - Tanaman Hortikultura. Retrieved May 31, 2025, from https://st2023.bps.go.id
Badan Pusat Statistik. (2023b). Produksi buah-buahan menurut jenis komoditas di Indonesia tahun 2021-2023. Retrieved May 31, 2025, from https://www.bps.go.id
Goetsch, D. L., & Davis, S. B. (2014). Quality management for organizational excellence: Introduction to total quality (7th ed.). New York, NY: Pearson.
Goetsch, D. L., & Davis, S. B. (2016). Quality management for organizational excellence: Introduction to total quality (8th ed.). New York, NY: Pearson Education.
Guampe, F. A., Hengkeng, J., Lempao, N. M., & Sido, Y. (2022). Usaha tani hortikultura di Kabupaten Poso: Sebuah komparasi pendapatan usaha tani bawang merah dan kubis. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 15(2), 137. https://doi.org/10.19184/jsep.v15i2.31354
Harianti, H., Rianse, U., & Alwi, L. O. (2020). Analisis total quality management dalam sistem agribisnis sayuran di Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sosio Agribisnis, 5(1), 1–10.
Idrus, S. (2023). Performance management reimagined: Moving beyond annual reviews to continuous feedback. Journal of Human Resource Innovation, 12(3), 45–60.
Lestari, S., & Hidayat, A. (2021). Penerapan total quality management (TQM) dalam menunjang efektivitas rantai pasok hortikultura di Konawe Selatan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 45–52.
Maisana, Z., Hartoyo, S., Fahmi, I., & Wijaya, H. (2012). Pendekatan total quality management produk broiler tolakan. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 9(3), 163–172.
Oakland, J. S. (2014). Total quality management and operational excellence: Text with cases (4th ed.). London, UK: Routledge.
Setiawan, D., & Nurcahyani, P. (2022). Penerapan total quality management pada perusahaan teh hitam di Bandung. Jurnal Manajemen Agribisnis, 10(2), 123–130.
Sila, I., & Ebrahimpour, M. (2005). Critical linkages among TQM factors and business results. International Journal of Operations & Production Management, 25(11), 1123–1155.
Tjiptono, F., & Diana, A. (2020). Total quality management (edisi revisi). Yogyakarta, Indonesia: Andi Offset.
Werdiavy, R. S., Maulidah, S., & Haryati, N. (2021). Pengaruh penerapan total quality management (TQM) terhadap produktivitas karyawan pada agroindustri pengelolaan coklat. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 31(1), 78–89.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i4.1707



