The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).
If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.
Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.
How to cite (IEEE):
D. Aldo, A. Kurniawati, L. Lishobrina, A. Paramadini, M. Afrad, F. Fathan, I. Maulana, G. Sulaeman, & F. Yasin
"Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital," Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, vol. 5, no. 3, , May. 2025.
https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
How to cite (APA):
Aldo, D., Kurniawati, A., Lishobrina, L., Paramadini, A., Afrad, M., Fathan, F., Maulana, I., Sulaeman, G., & Yasin, F.
(2025).
Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital.
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(3).
https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
How to cite (Chicago):
Aldo, Dasril, Kurniawati, Ajeng, Lishobrina, Lina, Paramadini, Adanti, Afrad, Mahazam, Fathan, Faizal, Maulana, Ihsan, Sulaeman, Gilang, AND Yasin, Feri.
"Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital" Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan [Online], Volume 5 Number 3 (31 May 2025)
https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
How to cite (Vancouver):
Aldo D, Kurniawati A, Lishobrina L, Paramadini A, Afrad M, Fathan F, Maulana I, Sulaeman G, & Yasin F .
Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital.
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan [Online]. 2025 May;
5(3).
https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
How to cite (Harvard):
Aldo, D., Kurniawati, A., Lishobrina, L., Paramadini, A., Afrad, M., Fathan, F., Maulana, I., Sulaeman, G., & Yasin, F.
,2025.
Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital.
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, [Online] 5(3).
https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
How to cite (MLA8):
Aldo, Dasril, Ajeng Dyah Kurniawati, Lina Fatimah Lishobrina, Adanti Wido Paramadini, Mahazam Afrad, Faizal Burhani Ulil Fathan, Ihsan Maulana, Gilang Sulaeman, & Feri Yasin.
"Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital." Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan [Online], 5.3 (2025): ##plugins.citationFormats.mla.noPages## Web. 30 Jun. 2026
, https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1599
BibTex Citation Data :
@article{JPM1599,
author = {Dasril Aldo and Ajeng Kurniawati and Lina Lishobrina and Adanti Paramadini and Mahazam Afrad and Faizal Fathan and Ihsan Maulana and Gilang Sulaeman and Feri Yasin},
title = {Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital},
journal = {Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan},
volume = {5},
number = {3},
year = {2025},
keywords = {Eco Enzyme Household Organic Waste Appropriate Technology Digital Barter System Community Empowerment / Eco Enzyme Limbah Organik Rumah Tangga Teknologi Tepat Guna Skema Barter Digital Pemberdayaan Masyarakat},
abstract = {Household organic waste, which accounts for more than 60% of total national waste in Indonesia, remains a major challenge in community-based waste management. This community service program aims to raise public awareness and engagement through the production of eco enzyme made from fruit peels as an environmentally friendly product, which will later become part of a waste exchange (barter) system using a digital application. The activity involved 25 participants consisting of volunteers, university students, and members of environmental communities. The methods included socialization, hands-on training on eco enzyme production using a 3:1:1 ratio of water, brown sugar, and fruit peels, followed by a 90-day fermentation process. Evaluation was conducted through pre- and post-training questionnaires and direct observation of participants’ practices. Results showed that 88% of participants successfully produced eco enzyme with an optimal pH level (3.5–4.5), and 76% expressed interest in joining the proposed digital barter system. The activity also improved participants’ understanding of circular economy concepts and independent waste management. In conclusion, the eco enzyme training serves as a strategic initial step in developing a waste exchange ecosystem based on appropriate technology, while also acting as an educational tool to foster environmental awareness through participatory and sustainable approaches.ABSTRAKPermasalahan limbah organik rumah tangga, yang mencapai lebih dari 60% dari total sampah nasional, masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat melalui pembuatan eco enzyme dari kulit buah sebagai produk ramah lingkungan, yang kelak akan dijadikan bagian dari sistem pertukaran (barter) dengan limbah rumah tangga menggunakan aplikasi digital. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2025 di Desa Muntang, Kabupaten Purbalingga, dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari relawan, mahasiswa, dan anggota komunitas peduli lingkungan. Mitra kegiatan ini adalah Komunitas Limbah Pustaka yang turut berperan dalam penyediaan lokasi dan fasilitasi peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan eco enzyme dengan komposisi 3 bagian air, 1 bagian gula merah, dan 1 bagian kulit buah, seperti kulit nanas, jeruk, semangka, dan pepaya, serta pendampingan fermentasi selama 90 hari. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre dan post pelatihan, serta observasi praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta berhasil memproduksi eco enzyme dengan kualitas pH optimal (3,5–4,5), dan 76% di antaranya menyatakan tertarik untuk mengikuti skema barter digital berbasis aplikasi. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah mandiri. Kesimpulannya, pelatihan pembuatan eco enzyme merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun ekosistem pertukaran limbah berbasis teknologi tepat guna, sekaligus menjadi media edukatif dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan secara partisipatif dan berkelanjutan.},
issn = {2808-3407}, doi = {10.59818/jpm.v5i3.1599},
url = {https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/view/1599}
}
Refworks Citation Data :
@article{{JPM}{1599}, author = {Aldo, D., Kurniawati, A., Lishobrina, L., Paramadini, A., Afrad, M., Fathan, F., Maulana, I., Sulaeman, G., Yasin, F.}, title = {Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital}, journal = {Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan}, volume = {5}, number = {3}, year = {2025}, doi = {10.59818/jpm.v5i3.1599}, url = {} }
Citation Format:
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



