Pemberdayaan Masyarakat Melalui Konversi Minyak Jelantah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi UCOllect di Desa Tonja

I Wayan Pancane - Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar
Ni Luh Gek Putri - Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar
AAN. Oka Suryadinatha - Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar
Nyoman Adrama - Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar
I Wayan Suriana - Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar

Abstract


Inadequate management of used cooking oil has the potential to contaminate the environment, compromising water quality and public health. In Tonja Village, the limited awareness regarding the utilization of used cooking oil as a valuable raw material constitutes a significant challenge. This community service endeavor aims to enhance community awareness and engagement in the sustainable management of used cooking oil through educational initiatives and economic empowerment strategies. This initiative involves the dissemination of information and the facilitation of training in collaboration with Noovoleum ID, through the implementation of the "Used Cooking Oil to Cash" program, and by leveraging the UCOllect platform. The training curriculum encompasses environmental impact, economic potential, and procedural guidance for the collection and processing of used cooking oil. The evaluation results demonstrated a substantial enhancement in community comprehension and engagement. Prior to the training, only 25% of participants were aware of the economic value of used cooking oil, while post-training, this figure increased to 90%. Furthermore, there was a notable increase in awareness regarding the procedures for depositing used cooking oil, from 30% to 85%. The program also successfully encouraged the formation of a small business group focused on used cooking oil processing, which contributed to the economic improvement of the local community. This program underscores the efficacy of educational initiatives and facilitation in fostering awareness and galvanizing community participation in the sustainable management of used cooking oil. The program's sustainability is expected to foster the development of a circular economy ecosystem, which aims to reduce environmental pollution while generating economic benefits for the community.

ABSTRAK

Pengelolaan minyak jelantah yang tidak tepat dapat mencemari lingkungan dan berkontribusi terhadap pencemaran air serta kesehatan masyarakat. Di Kelurahan Tonja, rendahnya kesadaran akan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku bernilai ekonomi menjadi tantangan utama. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola minyak jelantah secara berkelanjutan melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan yang bekerja sama dengan Noovoleum ID, dengan mengusung program "Minyak Jelantah Jadi Rupiah" dan pemanfaatan platform UCOllect. Pelatihan mencakup aspek dampak lingkungan, potensi ekonomi, serta prosedur penyetoran dan pengolahan minyak jelantah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterlibatan masyarakat. Sebelum pelatihan, hanya 25% peserta yang menyadari nilai ekonomi minyak jelantah, sedangkan setelah pelatihan angka ini meningkat menjadi 90%. Kesadaran terhadap prosedur penyetoran minyak jelantah juga meningkat dari 30% menjadi 85%. Selain itu, program ini berhasil mendorong terbentuknya kelompok usaha kecil berbasis pengolahan minyak jelantah, yang berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Kesimpulannya, program ini menunjukkan bahwa edukasi dan fasilitasi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan minyak jelantah secara berkelanjutan. Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


Keywords


Used cooking oil Circular economy UCOllect Sustainability / Minyak jelantah Ekonomi Sirkular UCOllect, Keberlanjutan

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S., & Yustinah, Y. (2021). Pemanfaatan enceng gondok sebagai bio-adsorben pada pemurnian minyak goreng bekas. Jurnal Konversi.

Alam, P. P., Nugraha, I. W. A., Ghozali, M., & Suminar, D. R. (2021). Pengaruh perbandingan katalis ZSM-5 dengan katalis alumina terhadap pembentukan biofuel dengan bahan baku minyak jelantah. Fluida.

Alim, D. H., Sibarani, J. K., Hafis, M. F. H., Susilo, M. R. A., & lainnya. (2024). Inovasi green diesel dari minyak jelantah dengan katalis NiMo/Al2O3 melalui reaksi hidrodeoksigenasi. https://repository.its.ac.id

Amrullah, S., & Oktaviananda, C. (2024). Karakterisasi biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis CaO/SiO2 dari ekstrak cangkang telur dan sekam padi. Jurnal Pengendalian Pencemaran.

Angelia, D., Permatasari, G. P. W., & lainnya. (2022). Kinetika reaksi transesterifikasi biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis CaO modifikasi. Jurnal Teknik Kimia.

Azmi, N., Azhari, A., Kurniawan, E., Hakim, L., & lainnya. (2024). Produksi biodiesel dari minyak campuran minyak jelantah dengan minyak jarak kaliki (Ricinus communis) menggunakan katalis heterogen CaO dari limbah. Journal of Biodiesel.

Fachriyah, N. (2023). Pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai upaya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Community Development Journal.

Firdhausya, T. F. (2024). Sintesis etilen glikol ester (2-hidroksietil ester) minyak jelantah dengan etilen glikol dan katalis basa K2CO3. https://repository.its.ac.id

Ginting, S., Hanif, M., Damayanti, S., & Hermida, L. (2021). Pelatihan pengolahan minyak goreng bekas (minyak jelantah) menjadi sabun padat bagi UMKM dan IRT di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung. https://nemuinyimah.eng.unila.ac.id

Gusti, U. A., & Surtikanti, H. K. (2024). Analisis limbah minyak jelantah hasil penggorengan pelaku UMKM di Kelurahan Gegerkalong Kota Bandung. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi.

Kusumaningtyas, R. D., Widjanarko, D., & lainnya. (2022). Pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan sebagai upaya konservasi lingkungan dan pencegahan penularan virus COVID-19. Jurnal.

Nuryanti, R., Anggraini, I. F., & Sari, D. K. (2023). Uji kualitas bahan bakar biodiesel dari minyak jelantah (penggorengan pecel lele) dengan parameter uji specific gravity 60/60? F. Jurnal Cakrawala Ilmiah.

Prabasari, I., & Rineksane, I. A. (2023). Pengolahan limbah rumah tangga minyak jelantah menjadi sabun cair. Berdikari: Jurnal Inovasi.

Pratama, M., & Putra, Y. (2024). Optimasi pembuatan biodiesel dari minyak jelantah dengan katalis basa heterogen campuran cangkang telur ayam dan cangkang keong sawah. https://sipora.polije.ac.id

Pratama, S. A. (2024). Potensi silika dari sludge geothermal dalam sintesis katalis nanosilika dan Na/SiO2 untuk produksi biodiesel dari minyak sawit. https://repository.unpar.ac.id

Rohadi, D., Sulastri, L., Supriyadi, Y., & lainnya. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah UMKM di Desa Tuk Kedawung Kabupaten Cirebon sebagai lilin aromaterapi. BAKTIMU: Jurnal.

Saputro, Y. A., Fadillah, N., & lainnya. (2022). Pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari minyak jelantah sebagai upaya pemanfaatan limbah UMKM tahu walik pasca pandemi COVID-19. Society: Jurnal.

Sari, R., Dewi, R., & Hakim, L. (2021). Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai katalis pada sintesa biodiesel dari minyak jelantah. Journal Teknos.

Suci, R. M., Hayati, A. N., Moenroe, D. M., & lainnya. (2024). Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi untuk rekomendasi produk UMKM. Proceedings.

Wulandari, A. D., & Musthofa, M. (2023). Pengaruh suhu dan kecepatan pengadukan pada proses konversi minyak goreng bekas menjadi lilin. Prosiding Simposium Nasional.

Yusraini, D. I. S., & Dwiatmoko, A. A. (n.d.). Konversi minyak nabati menggunakan katalis Ni/TiO2 dalam etanol superkritik. https://repository.uinjkt.ac.id




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1484