Pencak Silat Sebagai Solusi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Tunarungu
Abstract
Sexual violence is a crime that often occurs both in public and domestically. The service activities were carried out in three meetings, namely, first, conducting observations to see the problems and solutions that would be offered, second, holding seminars to increase students' and teachers' knowledge about sexual violence and pencak silat martial arts, third, implementing pencak silat practices in the prevention of sexual violence against children with special disabilities for deaf children. The implementation of this service activity went well, all because of the help and encouragement from the parties involved and we as the service team would like to say thank you very much. Measuring the success of the program by conducting interviews. The results of the final interview were that students began to have the courage to defend themselves when they received sexual violence from their friends. Entrust one of the teachers to be a pencak silat martial arts trainer using movements according to the book that has been created.
ABSTRAK
Kekerasan seksual merupakan kejahatan yang kerap terjadi baik di publik maupun domestik. Kegiatan pengabdian dilakukan tiga kali pertemuan, yakni pertama melakukan observasi untuk melihat masalah dan solusi yang akan ditawarkan, kedua melaksanakan seminar untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang kekerasan seksual dan bela diri pencak silat, ketiga pelaksanaan praktik pencak silat dalam upaya pencegahan kekerasan seksual anak disabilitas khusus anak tunarungu. Keterlaksanaan kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik, semua itu karena bantuan dan dorongan dari pihak-pihak yang terlibat dan kami selaku tim pengabdian mengucapkan banyak terima kasih. Mengukur keberhasilan program dengan mengadakan wawancara. Adapun hasil wawancara terakhir yang dilakukan adalah siswa mulai berani melakukan pembelaan diri ketika mendapatkan kekerasan seksual dari temannya. Mempercayakan salah satu guru untuk menjadi pelatih bela diri pencak silat dengan menggunakan gerakan-gerakan sesuai dengan buku yang telah dibuat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Endang, O., Pengajar, K., & Fisiologi, J. (2018). Penguatan eksistensi bangsa melalui seni bela diri tradisional pencak silat. [Nama jurnal atau penerbit tidak disebutkan].
Ilahi, R., Pendidikan, C. A., Olahraga, K., Keguruan, F., & Pendidikan, I. (2021). Analisis keaktifan anak tunagrahita dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di SLB Amanah. SPORTIVE: Journal of Physical Education, Sport and Recreation.
Iswana, B. (2013). Model latihan keterampilan gerak pencak silat anak usia 9–12 tahun: A training model for pencak silat movement skills of children aged 9–12 years. Jurnal Keolahragaan, 1(1).
Kamilla Azhar, J., Hidayat, E. N., & Raharjo, S. T. (2019). Kekerasan seksual: Perempuan disabilitas rentan menjadi korban. SHARE: Jurnal Ilmiah Sosial Humaniora, 13(1). https://doi.org/10.45814/share.v13i1.46543
Rachman, F. (2022). Penguatan karakter peserta didik melalui kegiatan Tapak Suci di MI Muhammadiyah Gumiwang Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. [Laporan atau skripsi tidak diterbitkan]. www.pps.uinsaizu.ac.id
Rahim, A. (2018). Pengembangan model pembelajaran pendidikan jasmani adaptif bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif Kota Yogyakarta. [Jenis karya belum disebutkan – misalnya tesis, disertasi, atau artikel].
Setiawan, I., Faza, R. U., Pujianto, A., Annas, M., Putra, R. B. A., Kurniawan, W. R., Deswanti, S. P., Fitriyani, A., Aditya, L., & Puspa, N. A. (2023). Pencegahan tindak kekerasan dan pelecehan seksual pada anak. Dharma Pendidikan, 3(2). https://ejournal.unib.ac.id/
Sina, I., Dania, I. A., & Tim Penulis. (2019). Kekerasan seksual pada anak: Child sexual abuse. [Nama jurnal atau institusi tidak dicantumkan]. http://bit.ly/OJSIbnuSina
Sugiharto, A. F., & Rejeki, H. S. (2023). Inovasi model latihan gerak pencak silat untuk anak usia 9–12 tahun. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 22(4), 167. https://doi.org/10.20527/multilateral.v22i4.16576
Widoyoko, P. E. (2015). Evaluasi program pembelajaran.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1434



