Sosialisasi Gemarikan (Gemar Makan Ikan) sebagai Bentuk Dukungan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Sekolah di SDN 3 Mrican, Kediri
Abstract
Stunting is defined as disturbances in growth and development that occur in children as a result of poor nutrition, recurrent infections or inadequate psychosocial stimulation. The government program that is in line with stunting prevention is through Gemarikan (Gemar Eating Fish) which is aimed at all groups from children to adults with aim to increase fish consumption to support the body's immune system and as an important source of animal protein for society. Elementary age is the right age to implement good habits, including getting used to eating nutritious food. This socialization aims to provide education to grade 3 elementary school students about the importance of eating fish so that they understand its benefits and start getting used to consuming fish in their daily lives. Community service was carried out using a qualitative approach to grade 3 students at SDN 3 Mrican, Kediri, as many as 16 students in one class. The implementation of community service will be carried out on Monday, September 30 2024. The activity procedure is to carry out interactive dialogues and presentations as well as two-way questions and answers to the audience using presentation slides and interesting videos. The results of the analysis of observations of service activities were then processed and presented in the form of percentages regarding several parameters, namely participant enthusiasm (3rd grade students at SDN 3 Mrican) of 62.5%, understanding of 100% and audience/student follow-up from the activities carried out of 68.75%.
ABSTRAK
Stunting pengertian gangguan pada pertumbuhan maupun perkembangan yang terjadi pada anak sebagai akibat dari gizi buruk, infeksi berulang maupun stimulasi psikososial yang tidak memadai. Program pemerintah yang selaras dengan pencegahan stunting adalah melalui Gemarikan (Gemar Makan Ikan) yang ditujukan pada semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan untuk mendukung daya tahan tubuh dan sebagai sumber protein hewani penting bagi masyarakat. Usia dasar adalah usia yang tepat untuk menerapkan kebiasaan baik termasuk membiasakan makan makanan bergizi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa kelas 3 SD tentang pentingnya makan ikan agar mereka memahami manfaatnya dan mulai membiasakan konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan kualitatif kepada siswa kelas 3 SDN 3 Mrican, Kediri sebanyak 16 siswa dalam satu kelas. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan pada Senin, 30 September 2024. Prosedur kegiatan adalah dengan melakukan dialog interaktif dan presentasi serta tanya jawab dua arah kepada audience menggunakan slide presentasi dan video yang menarik. Hasil analisis observasi kegiatan pengabdian ini kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk presentase mengenai beberapa parameter yakni antusiasme peserta (siswa kelas 3 SDN 3 Mrican) sebesar 62,5%, pemahaman sebesar 100% dan tindak lanjut audience/siswa dari kegiatan yang dilakukan sebesar 68,75%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anas. (2022). Sumber daya manusia Indonesia di era globalisasi. Jurnal, 3(September), 110–130.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Konsumsi ikan per kapita di Indonesia. Jakarta: BPS.
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Hoddinott, J., Alderman, H., Behrman, J. R., Haddad, L., & Horton, S. (2020). The economic rationale for investing in stunting reduction. Maternal & Child Nutrition, 2020(2013), 69–82. https://doi.org/10.1111/mcn.12080
Journal, C. D., Lapu, P., Tahitu, R., & Kusadhiani, I. (2024). Stunting. Jurnal, 5(5), 8475–8483.
Kampar, K., Manajemen, J., Perairan, S., Riau, U., Ilmu, J., Universitas, K., Budidaya, J., & Universitas, P. (2020). Community Education Engagement Journal, 1(2), 10–17.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Laporan kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan 2020.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Laporan kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Infodatin: Keluarga bebas stunting. Pusat Data dan Sistem Informasi Kemenkes RI.
Lalopua, V. M. N., & Lokollo, E. (2024). Edukasi gemar makan ikan untuk siswa SD Negeri 72 Kota Ambon. Jurnal, 3, 30–35.
Lestari, P., Pralistami, F., Ratna, D., Hamijah, S., & Harahap, R. A. (2022). Peranan pemerintah desa dalam pencegahan stunting di Desa Kencana Kecamatan Balai Jaya tahun 2022. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(6), 2227–2230. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.2789
Leroy, J. L., & Frongillo, E. A. (2025). Perspective: What does stunting really mean? A critical review of the evidence. Jurnal, 196–204.
Oktaviani, G., Atasasih, A., Furwansih, S. V., Sari, D., & Aqilah, N. I. (2023). Penyuluhan gemar makan ikan guna meningkatkan asupan protein di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sambas. Jurnal, 4(2), 7–12.
Parigi, K., Pangandaran, K., Education, G., & Regency, P. (2023). Open Access, 4(2), 11–14.
Prado, E. L., & Dewey, K. G. (1992). Nutrition and brain development in early life. Nutrition Reviews, 72(4), 267–284. https://doi.org/10.1111/nure.12102
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 9047. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158
Putri, V. H., Sitoayu, L., & Ronitawati, P. (2021). Pengaruh media AR Book terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi seimbang pada anak usia sekolah. Jurnal, 118–127.
Suwandojo, D. P. E. H., et al. (2023). Pengembangan wisata gastronomi melalui pelatihan kuliner berbasis teknologi tepat guna di kelurahan. Jurnal, 4(6), 13461–13467.
Victora, C. G., Adair, L., Fall, C., Hallal, P. C., Martorell, R., Richter, L., & Sachdev, H. S. (2008). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371, 340–357. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)61692-4
Walker, C. L. F., Rudan, I., Liu, L., Nair, H., Theodoratou, E., Bhutta, Z. A., O’Brien, K. L., Campbell, H., & Black, R. E. (2013). Global burden of childhood pneumonia and diarrhoea. The Lancet, 381, 1405–1416. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60222-6
Walker, S. P., Wachs, T. D., Gardner, J. M., et al. (2007). Child development: Risk factors for adverse outcomes in developing countries. The Lancet, 369(9556), 145–157. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)60076-2
World Health Organization (WHO). (2020). Stunting in children. Retrieved from https://www.who.int
World Health Organization (WHO). (2020). Infant and young child feeding. Retrieved from https://www.who.int
World Health Organization (WHO). (2021). The role of fish in improving nutrition and health. Geneva: WHO.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1291



