Sosialisasi Tentang Low Back Pain dan Angkat-Angkut Ergonomis Pada Gapoktan Sukomulyo, Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar

Winda Intifada - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Salma Labibah - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Muhammad Ridwan - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Wahyu Suseno - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Ferry Caesario - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Nurul Fatmawati - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Asabila Andwina - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Asysyifa Rachmanda - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Aiysah Istiqomah - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Juanita Firhan - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Nazuwa Aprilia - Universitas Sebelas Maret Surakarta
Renata Puspitasari - Universitas Sebelas Maret Surakarta

Abstract


Low back pain is a pain in the lower back caused by problems with the spine, muscles, nerves, and other structures around it. Some of the factors contributing to it include poor posture, sitting for long periods, bending while working, lifting heavy loads improperly, abnormal spinal conditions, and degenerative diseases. The goal of this outreach activity is to determine the effect of education on the risk of low back pain on the knowledge of members of the Joint Farmers Group (Gapoktan). The method used is the material presentation and the distribution of pre-test and post-test questionnaires. The results of the questionnaires from 35 respondents showed that most of them did not know low back pain before the outreach. After receiving 30 minutes of education, their understanding improved, as reflected in the increase in scores between the pre-test and post-test.

ABSTRAK

Low back pain adalah rasa nyeri pada punggung bagian bawah yang disebabkan oleh masalah pada tulang belakang, otot, syaraf, dan struktur lainnya pada area sekitarnya. Beberapa faktor penyebabnya antara lain posisi tubuh yang buruk, duduk terlalu lama, membungkuk saat bekerja, mengangkat beban secara tidak ergonomis, kondisi tulang belakang yang tidak normal, dan penyakit degeneratif. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai risiko low back pain terhadap pengetahuan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Metode yang digunakan adalah pemaparan materi dan pemberian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kuesioner dari 35 responden menunjukkan bahwa sebagian besar belum memiliki pengetahuan tentang low back pain sebelum penyuluhan. Setelah mendapatkan edukasi selama 30 menit, pemahaman mereka meningkat, yang tercermin dari peningkatan skor antara pre-test dan post-test.


Keywords


Angkat beban Edukasi Kelompok Tani Nyeri Otot / Education Farmer Group Muscle pain Weightlifting

Full Text:

PDF

References


Andini, F. (2015). Risk factors of low back pain in workers. J Majority, 4(1), 12–19.

Arisanti, Y., & Adnan, M. F. (2021). Pengembangan multimedia interaktif berbasis software Macromedia Flash 8 untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2122–2132.

Awaluddin, A., Syafitri, N. M., Rahim, M. R., Thamrin, Y., Rachmat, M., Ansar, J., & Muhammad, L. (2019). Hubungan beban kerja dan sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pekerja rumah jahit akhwat Makassar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 2(1).

Daryono, F., Firmansyah, M. B., Ahsana, A. N. A., Rokhmawan, T., Nuraisah, R., & Hadi, S. (2020). Panduan pembelajaran via simulasi digital (SIMDIG). Lembaga Academic & Research Institute.

Herawati, N., Kusmaryati, P., & Wuryandari, A. G. (2022). Audio visual dan PowerPoint sebagai media edukasi dalam merubah pengetahuan dan perilaku remaja. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 145–152.

Kemenkes RI. (2018). Epidemi obesitas. Jurnal Kesehatan.

Rachmat, N., Utomo, P. C., Sambada, E. R., & Andyarini, E. N. (2019). Hubungan lama duduk dan sikap duduk terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada penjahit rumahan di Kecamatan Tasikmadu. Journal of Health Science and Prevention, 3(2), 79–85.

Rahman, A. (2017). Analisis postur kerja dan faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja beton sektor informal di Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Tahun 2017. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Ramadhanti, A. Y., Shinta, I. S., & Rahmanto, S. (2024). Penyuluhan fakta low back pain pada masyarakat dan cara mengatasinya secara mandiri. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 8(9).

Sari, E., Nurhayati, K. I., Muwaffaq, M. S., & Sudaryanto, W. T. (2022). Penyuluhan low back pain pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 51–59.

Shabarina, N. I., Salsabila, D., Sa’adah, R. N., & Sudaryanto, W. T. (2022). Penyuluhan low back pain pada komunitas ibu-ibu PKK di Dusun II Makam Haji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 100–105.

Sinaga, S. N. (2020). Hubungan postur kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada petugas pengangkut sampah Kota Medan. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.

Wijnhoven, H. A. H., De Vet, H. C. W., Smit, H. A., & Picavet, H. S. J. (2018). Hormonal and reproductive factors are associated with chronic low back pain and chronic upper extremity pain in women. Spine, 31(13), 1496–1502. https://doi.org/10.1097/BRS.0b013e3181ee6a91




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i1.1064

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.