Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tahu Sehat Alami Bagi Mahasiswa dan Dosen

Deltri Apriyeni - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Yas Andria - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Yulina Eliza - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Zusmawati Zusmawati - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Sumiati Sumiati - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Maria Maghdalena - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang
Saiful Anwar - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP, Padang

Abstract


This community service activity aims to provide insights, learning experiences, and business opportunities for students and provide lecturers with a perspective on MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) activities. The production of healthy tofu is the choice of location for service because tofu is a source of nutritious food needed by all levels of society. The demand for tofu in the market is a demand that continues to repeat every day. Various variants derived from tofu can also be developed as a source of business income. Based on the results of observations and interviews conducted with tofu factory owners, the process of making healthy tofu can be explained. Various necessary equipment, quality raw materials, and production results are presented descriptively and supplemented by photos taken during the service process. The process of making healthy tofu begins with soybean soaking, grinding, filtering, and printing healthy tofu. Then the tofu produced is processed into various variants, such as tofu stuffed meatballs, soy milk, and stuffed tofu. The service activities carried out have gone according to plan and have provided entrepreneurial insights for students as one of the ideas in doing business.

ABSTRAK

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengalaman belajar dan peluang berusaha bagi mahasiswa dan memberikan dosen prespektif tentang aktivitas UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan merupakan sumber bahan pembelajaran bagi mata kuliah kewirausahaan. Sulitnya lapangan pekerjaan di sector formal merupakan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa dan perguruan tinggi sebagai lembaga yang turut bertanggung jawab bagi lulusannya. Pembuatan tahu sehat menjadi pilihan lokasi untuk pengabdian karena tahu merupakan sumber makanan yang bergizi yang dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Permintaan tahu dipasaran merupakan permintaan yang terus berulang setiap harinya. Berbagai varian yang berasal dari tahu juga bisa dikembangkan sebagai sumber pendapatan usaha. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan pemilik pabrik tahu dapat dijelaskan proses pembuatan tahu sehat. Berbagai peralatan yang diperlukan, bahan baku yang berkualitas, hasil produksi dipaparkan secara deskriptif dan ditambah dengan foto-foto yang diambil selama proses pengabdian dilakukan. Proses pembuatan tahu sehat dimulai dengan perendaman kedelai, penggilingan, penyaringan, pencetakan tahu sehat. Kemudian tahu yang dihasilkan diolah menjadi berbagai varian, seperti tahu isi bakso, susu kedelai dan tahu isi. Pemasaran tahu sehat meliputi berbagai hotel, café, rumah makan dan warga masyarakat yang langsung datang membeli tahu ke pabrik. Karena tahu sehat tidak dijual di pasar seperti tahu lainnya. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan telah berjalan sesuai dengan rencana dan telah memberikan wawasan berwirausaha bagi mahasiswa sebagai salah satu ide dalam berusaha. Dosen dapat menambah wawasan tentang aktivitas UMKM dan menjadi bahan ajar pada matakuliah kewirausahaan. 


Keywords


Entrepreneurship Natural Healthy Tofu, MSMEs, Nutritious Food / Kewirausahaan Tahu Sehat Alami, UMKM, Makanan Berigizi

Full Text:

PDF

References


Alifuddin, M., & Razak, M. (2015). Kewirausahaan: Teori dan aplikasi. Strategi membangun kerajaan bisnis. Magnascript Publishing.

Chairoel, L., Hastini, L. Y., & Fitri, M. E. Y. (2023). Evaluasi pemahaman tentang kewirausahaan: Studi kasus mahasiswa Universitas Dharma Andalas. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas, 25(2), 573-583. https://doi.org/10.47233/jebd.v25i2.1000

Dan, K., Balongsari, S. D. N., & Mojokerto, K. (2024). Penanaman karakter kelayakan bisnis untuk anak usia dini melalui usaha hidroponik guna menopang ketahanan ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 21-29. https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.870

Dini, B., Iballa, M., Ramadhan, W., & Putriani, K. (2024). Sosialisasi dan edukasi kesehatan tentang gizi seimbang dalam upaya peningkatan pengetahuan melalui terapi komplementer (gizi seimbang) pada remaja puteri di Pondok Pesantren Sungai Pinang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 4-7. https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.892

Fitrian, A., Pramahesty, Z., Prayoga, M. R., Syaharani, H., Abidah, N. F., & Anam, M. K. (2024). Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Pondok Cina Kota Depok. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(05), 617-626.

Gendis, M., Pertiwi, P., Rahayu, N., Marisya, I., & Anggraini, D. (2024). Pelatihan inovasi produk pangan berbasis kopi di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.917

Hamdan, H., Imaningsih, E. S., Marlapa, E., & Raharja, I. (2024). Strategi green marketing hasil kreasi barang bekas karya ibu-ibu PKK Kembangan Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(05), 580-593.

Kasmir. (2016). Kewirausahaan. Rajawali Pers.

Ningsih, S. U. D. (2021). Kewirausahaan (Issue 1).

Nurhayati, A. (2020). Implementasi jiwa wirausaha dan pemanfaatan media sosial terhadap minat berwirausaha pada mahasiswi Purwakarta. Eqien: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 7(2), 87-94. https://doi.org/10.34308/eqien.v7i2.141

Sangging, P. M., & Yoga, M. S. (2024). Pengembangan potensi usaha UMKM sebagai potensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(04), 539-546.

Sary, F. P., & Santoso, T. I. (2024). Inovasi dalam peningkatan kesadaran dan pengelolaan wisata berbasis komunitas di Desa Tenjolaya untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.900

Wulandari, S., & Novita, D. (2024). Pelatihan Canva untuk perancangan pemasaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(04), 453-460.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v4i5.1033