TATA KELOLA PENANGGULANGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA BANDAR LAMPUNG: PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYYAH
Abstract
ABSTRACT
This study analyzes the implementation of Article 31 of Bandar Lampung City Regulation No. 4 of 2017 on the eradication of slums in Way Lunik Village and examines it from the perspective of siyasah tanfidziyyah. Using a qualitative-descriptive approach based on field research, primary data were collected through observation and structured interviews with seven key informants (comprising representatives from the Housing and Settlement Agency, Way Lunik Village officials, community leaders, and affected residents), while secondary data included local regulations and fiqh siyasah literature. Data analysis was conducted using an interactive qualitative method through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that, normatively, Article 31 has provided a legal basis for settlement mitigation actions. However, implementation on the ground has not been optimal due to constraints regarding the legal status of PT BCKA’s land assets, a waste collection program that remains sporadic, and a lack of oversight. From the perspective of siyasah tanfidziyyah, the implementation of this policy has not fully fulfilled the principles of amanah, justice (al-?adl), protection of rights (?if? al-?uquq), and public accountability. This study concludes that there is a need to formulate legal discretion regarding land disputes, provide daily operational resources, and strengthen the values of siyasah tanfidziyyah so that slum mitigation efforts are oriented toward sustainable public welfare.
ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis implementasi Pasal 31 Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2017 tentang penanggulangan permukiman kumuh di Kelurahan Way Lunik serta meninjaunya dari perspektif siyasah tanfidziyyah. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi lapangan (field research), data primer dihimpun melalui observasi dan wawancara terstruktur bersama 7 informan kunci (terdiri atas pihak Dinas Perumahan dan Permukiman, aparatur Kelurahan Way Lunik, tokoh masyarakat, dan warga terdampak), sedangkan data sekunder mencakup regulasi daerah dan literatur fiqh siyasah. Analisis data dilakukan secara interaktif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Pasal 31 telah memberikan landasan hukum bagi tindakan penanggulangan permukiman. Namun, implementasi di lapangan belum optimal akibat kendala status legalitas tanah aset PT BCKA, program pengangkutan sampah yang masih bersifat insidental, serta minimnya pengawasan. Dalam perspektif siyasah tanfidziyyah, pelaksanaan kebijakan tersebut belum sepenuhnya memenuhi prinsip amanah, keadilan (al-?adl), perlindungan hak (?if? al-?uquq), dan akuntabilitas publik. Penelitian ini menyimpulkan perlunya formulasi diskresi hukum terkait sengketa lahan, penyediaan sarana operasional harian, dan penguatan nilai-nilai siyasah tanfidziyyah agar penanggulangan permukiman kumuh berorientasi pada kemaslahatan publik yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aldiyantoro, J., Mu’in, F., & Latua, A. (2026). A Fiqh Siyasah Review of the Implementation of Article 64 of the Bandar Lampung Municipal Regulation on Public Order. Al-Adalah : Jurnal Hukum Dan Politik Islam, 11(2), 267–288.
Anger, E., Ramos, I., & Leandro, D. (2025). Governance, development, and environment : Pathways to a sustainable future. Journal Sustainable Futures (Scopus), 10(December 2024), 100813. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.100813
Apriliya, T. (2023). Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2017 Terhadap Penanggulangan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Dumai Provinsi Riau. In Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. https://journal.unilak.ac.id/index.php/samnashum/article/view/19257%0Ahttps://journal.unilak.ac.id/index.php/samnashum/article/download/19257/6074
Arikunto, S. (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Edisi V). Rineka Kerja.
Biswas, A. (2020). Establishing metropolitan governance and local governance simultaneously : Lesson from India’s 74th Constitutional amendment act. Journal of Urban Management (Scopus), 9(3), 316–330. https://doi.org/10.1016/j.jum.2020.06.002
Dahal, G. (2024). Nepal’s experience in implementing the federal government system : Assessment of law-making by the local governments of Kaski district, Nepal. Journal Heliyon (Scopus), 10(4), e26250. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e26250
Dinas Perumahan. (2022). Program Kotaku di Aceh Tengah. Dinas Perumahan Dan Permukiman Aceh Tengah. https://disperkim.acehtengahkab.go.id/halaman/program-kotaku
Disperakim. (2025). Kawasan Permukiman Kumuh: Definisi, Kriteria, dan Upaya Penanganannya di Indonesia. Disperakim Kabupaten Klaten. https://disperakim.klaten.go.id/kawasan-permukiman-kumuh-definisi-kriteria-dan-upaya-penanganannya-di-indonesia
Firdaus, M. A., Indrawan, R., Hafidah, N., & Ristiawati, R. (2024). Pendekatan Berbasis Lingkungan Untuk Pencegahan Permukiman Kumuh di Kawasan Lahan Basah Kota Banjarmasin. Seminar Nasional Lahan Basah, (September), 1–19.
Gnangnon, K., & Chen, P. (2026). From institutions to jobs : How governments’ compliance with constitutional rules reshapes sectoral employment in Sub-Saharan Africa. Journal of Government and Economics (Scopus), 21(April). https://doi.org/10.1016/j.jge.2026.100172
Hakim, A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kotaku Dalam Menangani Masalah Permukiman Kumuh Di Kelurahan Ratuisima Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai. In Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasin Riau.
Karimuna, S. R., Aryani, D., Ali, H., Meinar, A., Rantisari, D., Achmad, B. K., & Manik, S. E. (2024). Kesehatan Lingkungan Permukiman dan Perkotaan. Penerbit CV. Eureka Media Aksara.
Kusumawati, S., & Susanto, D. N. (2022). Arahan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Jurnal Geoplanart, x(648).
Mirza, M. R. (2024). Evaluasi Program Penanganan Permukiman Kumuh di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Kota Makassar. Universitas Hasanuddin Makassar.
Ponto, G. D., & Pangemanan, S. E. (2022). Strategi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Dalam Penanganan Permukiman Kumuh di Kecamatan Singkil Kota Manado (Studi Kasus di Kelurahan Kombos Timur). Jurnal Governance, 2(1), 1–14.
Pratama, A. (2022). Implementasi Program KOTAKU : Studi Penanganan Permukiman Kumuh Berkelanjutan di Kelurahan Lappa, Kabupaten Sinjai. In Universitas Hasanuddin Makassar.
Pujiati. (2024). Sumber Data Penelitian: Jenis, Bentuk, Metode Pengumpulan. Deep Publish. https://penerbitdeepublish.com/sumber-data-penelitian/
Rachmatika, S., Fitratunnisa, S., Aji, C. H. P., Dewita, P., & Diva, R. (2024). Kajian Penanganan Permukiman Kumuh Berdasarkan Perspektif Islam. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 4(2), 233–242. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v4i2.12729
Rahayu, P. D., Isa, R., Tohopi, R., & Gorontalo, U. N. (2024). Implementasi Kebijakan Penanganan Permukiman Kumuh dalam Menunjang Pembangunan Kawasan Teluk Tomini di Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo. Publik : Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 11, 390–399.
Rangga, M. (2026). Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Berkembangnya Permukiman Kumuh Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2017 Pasal 65 Ayat 1 Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Perspektif Siyasah Tanfiziyyah. In Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Rohmadiani, L. D., & Sahliyah, M. (2023). Vulnerability of Slum Settlements of Krian Village to Fire Disasters. Urban and Regional Planning, 02(01), 113–127.
Ruslin, A. S. I. (2024). Pelaksanaan Kebijakan Penanggulangan Kawasan Permukiman Kumuh di Kota Palopo. In Universitas Hasanuddin Makassar.
Setiadi, A. (2022). Tipologi dan Pola Penanganan Permukiman Kumuh di Kota Bontang. Jurnal Tata Loka.
Sitio, A. D., Kurnia, D., & Wulandari, W. (2024). Implementasi Kebijakan Penanganan Permukiman Kumuh di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Jurnal Praxis Idealis : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 01(01).
Sulun, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penlitian : Primer, Sekunder, dan Tersier. Jurnal Edu Research : Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(2), 28–33.
Suntana, I., & Priatna, T. (2023). Four obstacles to the quality of constitutional law learning in Indonesia. Journal Heliyon (Scopus), 9(January).
Wijaya, D. W. (2022). Perencanaan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Studi Penentuan Kawasan Prioritas untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur pada Kawasan Permukiman Kumuh di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 2(1), 1–10.
Wöhler, L., Arentsen, M., Bakhanova, E., & Warbroek, B. (2026). An institutional perspective on integrating climate and societal challenges in urban areas. Journal Climate Risk Management (Scopus), 100829. https://doi.org/10.1016/j.crm.2026.100829
Zuhdi, S., Rusli, B., Buchari, M., & Sugandi, Y. S. (2024). Jejaring Kebijakan Pengelolaan Permukiman Kumuh (Cetakan Pe). Penerbit Widina Media Utama. https://repository.penerbitwidina.com/publications/568864/jejaring-kebijakan-pengelolaan-permukiman-kumuh#id-section-content
Zulaika. (2024). Tata Ruang Wilayah Kota Malang (Studi Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kampung Heritage Kajoetangan Kota Malang Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2018). In Universitas Merdeka Malang.
Zulkhah, S., & Garside, A. K. (2022). Penanganan Permukiman Kumuh pada Kawasan Blimbing, Kecamaran Paciran, Kabupaten Lamongan. Jurnal Proceedings Seminar Keinsinyuran, 8, 163–172.
DOI: https://doi.org/10.59818/jps.v5i2.3208
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Muhammad Lutfi Nazir, Fathul Mu'in, Alan Yati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)


