PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PASIEN PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA
Abstract
This study was motivated by various operational challenges in primary health care, such as an unbalanced workload, limited accessibility in remote areas, and unreliable data. These issues are exacerbated by low compliance with standard operating procedures and a lack of innovation among staff. The objective of this study is to analyze the influence of employees’ work competence and work motivation—both partially and simultaneously—on the quality of patient care at the Cisayong Community Health Center (UPTD Puskesmas) in Tasikmalaya Regency. The research method used was quantitative with an associative approach. Data were analyzed using multiple linear regression and path analysis to examine the causal relationships among the variables. The results indicate that work competence and work motivation play a crucial role in determining service quality. Employees’ technical skills and emotional drive were found to contribute almost equally to service performance. Synergy between competence and work enthusiasm is the key to delivering excellent service, alongside other supporting factors such as the availability of facilities and infrastructure.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai kendala operasional pada pelayanan kesehatan tingkat dasar, seperti ketidakseimbangan beban kerja, rendahnya aksesibilitas di wilayah terpencil, serta ketidakvalidan data informasi. Permasalahan diperparah oleh rendahnya kepatuhan terhadap standar prosedur operasional dan kurangnya inisiatif inovasi staf. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja dan motivasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kualitas pelayanan pasien di UPTD Puskesmas Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data diolah menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis jalur untuk membedah hubungan sebab-akibat antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja dan motivasi kerja memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan. Kecakapan teknis dan dorongan emosional pegawai ditemukan memiliki bobot yang hampir seimbang dalam memberikan kontribusi terhadap performa layanan. Sinergi antara kompetensi dan semangat kerja menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan prima, di samping faktor pendukung lainnya seperti ketersediaan sarana prasarana.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Ahmadi, H. (2009). Factors affecting performance of hospital nurses in Riyadh Region, Saudi Arabia. International Journal of Health Care Quality Assurance, 22(1), 40–54. https://doi.org/10.1108/09526860910927943
Ariyanti, L., Rahmat, R. L., & Borman, M. (2025). Pengaruh motivasi kerja dan kompetensi tenaga kesehatan pada UPTD Puskesmas H. Abdul Hamid Dg. Pagella Lalundu Despot Kecamatan Rio Pakava. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8870
Dewi, V. M. M., Suhaeli, E., & Hidayati, W. N. (2023). Pengaruh kemampuan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai (Studi empiris pada Puskesmas Kecamatan Candimulyo). https://journal.unimma.ac.id/index.php/bmar/article/view/7656
Franco, L. M., Bennett, S., & Kanfer, R. (2002). Health sector reform and public sector health worker motivation: A conceptual framework. Health Policy, 60(2), 125–146. https://doi.org/10.1016/S0168-8510(01)00208-6
Hanasi, T., Aneta, A., & Abdussamad, Y. H. (2024). Pengaruh kemampuan dan motivasi kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Kantor Samsat Kabupaten Gorontalo. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIMB/article/view/27469
Kuspini, A. (2022). Pengaruh kemampuan kerja dan motivasi kerja terhadap kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Cantigi Kabupaten Indramayu Tahun 2021. http://journal.ikopin.ac.id/index.php/humantech/article/view/1187
Raharjo, W., Purwadi, A., & Mathori. (2018). Pengaruh kemampuan dan motivasi kerja perawat pada kualitas pelayanan di Ponkesdes se-Kabupaten Pacitan. http://eprint.stieww.ac.id/318/
Taufiqurokhman. (2009). Mengenal manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Terry, G. R. (2014). Prinsip-prinsip manajemen (Edisi terjemahan). Jakarta: Bumi Aksara.
Yudiarso, S., & Yusuf, Y. (2021). Pengaruh kemampuan dan motivasi kerja terhadap kualitas pelayanan perawat pada RSM Ahmad Dahlan Kediri. https://ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/Al-Hikmah/article/view/265
Peraturan Perundang-undangan
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas. Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.59818/jps.v5i2.2836
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)


