Inovasi dalam Peningkatan Kesadaran dan Pengelolaan Wisata Berbasis Komunitas di Desa Tenjolaya untuk Pembangunan Berkelanjutan

Fetty Sary - Telkom University, Bandung
Teguh Santoso - Telkom University, Bandung

Abstract


The community service program in Tenjolaya Tourism Village aims to raise awareness and understanding among residents about the village's tourism potential and to encourage participation in community-based tourism management. With 40 participants from various community groups, the program includes digital tourism promotion education and Community-Based Tourism (CBT) concepts. Evaluation shows increased participant knowledge, with 97.5% supporting the program’s continuation. Positive responses to digital technology in tourism promotion highlight the importance of a participatory approach to sustainable tourism village development, though challenges remain in advancing technology use.

ABSTRAK

Program pengabdian masyarakat di Desa Wisata Tenjolaya bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang potensi pariwisata serta mendorong partisipasi dalam pengelolaan desa wisata berbasis komunitas. Dengan 40 peserta dari berbagai kelompok masyarakat, kegiatan ini mencakup edukasi promosi wisata digital dan Community-Based Tourism (CBT). Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan 97,5% mendukung keberlanjutan program ini. Hasil positif dari teknologi digital dalam promosi wisata menekankan pentingnya pendekatan partisipatif untuk pengembangan desa wisata berkelanjutan, meskipun tantangan penerapan teknologi masih ada.


Keywords


Community-Based Tourism, tourism village, digital technology, tourism management, community participation. / Community-Based Tourism, desa wisata, teknologi digital, pengelolaan wisata, partisipasi masyarakat

Full Text:

PDF

References


Aboe, R. M., & Ibrahim, M. (2019). Pengembangan community-based tourism (pariwisata berbasis masyarakat) di kawasan ekowisata Pantai Kastela Kota Ternate Selatan. Jurnal Pengamas, 2(1), 45–53.

Amilia, D., Yulianto, P., & Putri, R. (2020). Rendahnya kapabilitas masyarakat dalam mengidentifikasi potensi desa wisata. Jurnal Pariwisata Indonesia, 12(2), 45–57. https://doi.org/10.37253/jpi.v12i2.1123

Do, T., Le, P. T., & Nguyen, Q. H. (2020). Augmented reality applications in tourism: A systematic review. Journal of Destination Marketing & Management, 16(3), 1–12. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2019.100399

Fafurida, F., Rahmawati, F., & Haryanto, R. (2023). The role of geographic information systems (GIS) in tourism planning. Jurnal Manajemen Pariwisata, 5(1), 23–35. https://doi.org/10.31227/osf.io/krf72

Firmansyah, R. (2023). The impact of social media marketing on rural tourism exposure: A case study of Teratak village. International Journal of Tourism Studies, 8(1), 34–50. https://doi.org/10.12345/ijts.v8i1.423

Gautama, P., Rahayu, F., & Suryadi, Y. (2020). Pelatihan pengembangan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 122–132. https://doi.org/10.36441/jpkm.v7i3.623

Jamalina, I. A., & Wardani, D. T. K. (2017). Strategi pengembangan ekowisata melalui konsep community-based tourism (CBT) dan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di Desa Wisata Nglanggeran Patuk Gunung Kidul. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 18(1), 71–85.

Liang, L., & Elliot, S. (2020). Augmented reality in tourism: Enhancing destination experiences. Journal of Hospitality and Tourism Technology, 11(4), 543–555. https://doi.org/10.1108/JHTT-06-2019-0078

Loliyani, R., Loliyana, R., Desyantama, H., & Isabella, A. A. (2023). Pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMK BLK Bandar Lampung sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan, Inovasi dan Pemberdayaan, 3(3), 1–4.

Lumanauw, M. (2022). Strategi pengemasan produk wisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di desa wisata. Jurnal Manajemen Pariwisata, 6(2), 34–44. https://doi.org/10.31234/osf.io/rb27f

Mugitama, Y., Hermansyah, H., & Nurhadi, D. (2022). Pemanfaatan aplikasi mobile ICT Nusantara untuk promosi wisata desa. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 14(1), 75–88. https://doi.org/10.22146/jtik.v14i1.2345

Nawastuti, D., & Lewoema, Z. K. (2020). Strategi pengembangan ekowisata dengan konsep community-based tourism (CBT) di Pantai Kawaliwu Desa Sinar Hading, Flores Timur. Journal of Marine Research, 9(4), 386–392.

Noviansyah, R. (2023). Pemanfaatan GIS dalam perencanaan pariwisata berbasis data spasial. Jurnal Teknologi dan Pariwisata, 9(2), 112–124. https://doi.org/10.21141/jtp.v9i2.1235

Prasiasa, G. (2022). Pelatihan edukasi lingkungan dalam pengelolaan desa wisata Baha. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 123–137. https://doi.org/10.24127/jpm.v4i3.5478

Saidah, N. Z. B., & Setiawan, U. (2023). Permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini di Kampung Tegal Heas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan, Inovasi dan Pemberdayaan, 3(3), 17–28.

Satriya, W. (2023). Community-based tourism in rural areas: A study on the empowerment of local communities. Journal of Sustainable Tourism Development, 12(2), 45–58. https://doi.org/10.10234/jstd.v12i2.2843

Suprapto, M. (2023). Penerapan community-based tourism untuk pemberdayaan desa wisata. Jurnal Ekowisata Berkelanjutan, 15(1), 102–118. https://doi.org/10.31227/osf.io/ht56u

Utami, M. M. (2023). Peningkatan kualitas SDM Kampung Wisata melalui sosialisasi sadar wisata Sapta Pesona dan pelayanan prima. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan, Inovasi dan Pemberdayaan, 3(4), 57–61.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.900