PERMAINAN TRADISIONALDALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI KAMPUNG TEGAL HEAS

N. Zulfa Barkah Saidah - STAI DR.KHEZ, Muttaqien Purwakarta, Indonesia
Usep Setiawan - STAI DR. KH.EZ Muttaqien, Purwakarta

Abstract


Sumber daya manusia yang unggul merupakan aset yang paling berharga bagi suatu negara. Indonesia yang memiliki penduduk terbesar ke-3 di dunia, memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar. Bila diberdayakan dengan sebaik-baiknya maka dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Salah satu upaya Pemerintah dalam memberdayakan sumber daya manusia untuk mengelola sektor pendidikan menjadi lebih profesional. Bidang pendidikan yang paling mendasar dalam pembentukan pribadi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, adalah melalui program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu masa penciri ke awal adalah Masa Keemasan, dimana pada masa ini semua potensi anak tumbuh paling cepat. Salah satu cara untuk meningkatkan potensi anak pada usia dini adalah dengan bermain. Karena semboyan di pendidikan anak usia dini adalah “belajar sambil bermain, bermain sambil belajar”. Hal ini menjadi dasar, bahwa bermain merupakan salah satu cara untuk menggali potensi anak. Salah satu alat bermain yang dapat digunakan pada pendidikan anak usia dini yaitu dengan menggunakan permainan tradisional, karena permainan tardisional akan membantu membentuk karakter anak sejak dini.


Keywords


Permainan Tradisional, Pendidikan Karakter, Anak Usia Dini

Full Text:

PDF

References


Arismantoro. (2008). Tinjauan Berbagai Aspek Character Building: Bagaimana Mendidik Anak Berkarakter. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. (2006). Pedoman Teknis Penyelenggaraan Pos PAUD.

Doni Koesoema. (2007). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.

Em Zul Fajri & Ratu Aprilia Senja. (2003). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jakarta.

DhifaPublisher. (n.d.). UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Elementary Education Schools. (2011, August). All About Elementary Education in [Web log post]. Retrieved from http://elementary-educationschools.blogspot.com/2011/08/all-about-elementary-education-in.html

Hernowo. (2004). Self Digesting: Alat Menjelajahi dan Mengurai Diri. Bandung: Mizan Media Utama.

Imam Al-Ghozali. (n.d.). Ihya' Ulum al-Din (Vol. III). Beirut: Dar Al-Fikr.

Matta, M. A. (2006). Membentuk Karakter Cara Islam. Jakarta: Al-I'tishom Cahaya Umat.

Corsini, R. J. (1994). Encyclopedia of Psichology. United States of America: Intercience Publication.

Slamet Suyanto. (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas, Dirjen PT, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan PT.

Hartati, S. (2005). Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas, DIRJEN DIKTI, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Sukirman, et al. (2004). Permainan Tradisional Jawa. Yogyakarta: Kepel Press.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v3i3.465

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.