OPTIMALISASI LAHAN TERBATAS MELALUI PENGHIJAUAN LINGKUNGAN POSYANDU DI LINGKUNGAN RW 010 TAMAN JATI PERMAI
Abstract
Limited land in residential areas presents challenges in creating green, clean, and comfortable public spaces, including the Posyandu area of RW 010 Taman Jati Permai, where available land had not been optimally utilized. This community service program aimed to optimize limited land through environmental greening and site arrangement to improve the quality of the Posyandu environment while increasing community awareness of environmental conservation. The program employed observation and an action-based approach, including problem identification, planning, implementation, environmental arrangement, and evaluation. Activities consisted of community clean-up, planting ornamental and productive plants, repainting flower pots, and creating murals. The results showed that the Posyandu environment became cleaner, greener, more organized, and visually attractive while enhancing community awareness of environmental preservation. This program demonstrates that integrating environmental greening with aesthetic improvement provides a simple, sustainable, and replicable approach for optimizing limited land in community service facilities.
ABSTRAK
Keterbatasan lahan di kawasan permukiman menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan nyaman, termasuk pada Posyandu RW 010 Taman Jati Permai yang belum memanfaatkan lahan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas melalui penghijauan dan penataan lingkungan guna meningkatkan kualitas lingkungan Posyandu serta kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah observasi dan action-based approach yang meliputi identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan penghijauan, penataan estetika, dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui kerja bakti, penanaman tanaman produktif dan hias, pengecatan pot, serta pembuatan mural. Hasil menunjukkan lingkungan Posyandu menjadi lebih bersih, hijau, tertata, dan estetis, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Program ini membuktikan bahwa penghijauan yang dipadukan dengan penataan estetika merupakan solusi sederhana, berkelanjutan, dan mudah direplikasi untuk mengoptimalkan lahan terbatas pada fasilitas pelayanan masyarakat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aji, S., & Suryanti, V. (2023). Memperindah ruang publik dengan taman dan seni mural sebagai media edukasi sosial kemasyarakatan. 12(2), 116–123.
Aliyah, N. D., Rochani, S., Mardikaningsih, R., Vitrianingsih, Y., Studi, P., Hukum, M., Islam, K., Hukum, F., Sunan, U., Surabaya, G., Brigjen, J., Ii, K., Timur, J., Brigjen, J., Ii, K., Timur, J., Brigjen, J., Ii, K., Timur, J., … Timur, J. (2026). Edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi kegiatan kebersihan lingkungan. 6(1), 283–296.
Amar, F., Manalu, S. N., Yusnita, H., Edgina, I. M., Simorangkir, L., Latifah, S. N., Indriyani, S. N., & Febreany, S. (2025). Upaya penghijauan melalui penanaman bibit tanaman oleh mahasiswa KKN Universitas Krisnadwipayana di Kelurahan Jatimakmur. 3(1), 19–23.
Darip, M., Sari, N., Auliana, S., Nurul, N., & Hidayah, K. (2024). KKM tematik dalam upaya penghijauan lingkungan di desa tertinggal di tengah lingkungan perkotaan. 5(01).
Handayani, R. T., Wijiyanto, D., Amelia, S., & Purwaningtyas, R. (2025). Program edukasi dan aksi peduli untuk mencegah bullying di lingkungan sekolah. April, 628–635.
Haryanti, I., Muniarty, P., Hidayanti, M., & Amalia, R. (2025). Implementasi program penghijauan oleh mahasiswa KKN: Studi kasus di Rabadompu Barat. 3(9), 5095–5098.
Maruapey, A., Nanlohy, L. H., Saeni, F., & Lestaluhu, R. (2022). Penghijauan sebuah ikhtiar dalam pelestarian lingkungan di Kampung Klafdalim, Distrik Moi Segen, Kabupaten Sorong. 2(3), 173–178.
Purwanto. (2021). Penyuluhan tentang penghijauan lingkungan di Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. 03(01), 149–154.
Putr, R. S., Handayani, D., & Ranuhandoko, N. (2023). Mural sebagai media sosialisasi lingkungan sekolah hijau, bersih, dan indah. 2(1), 102–110.
Redy, I. S., Subekti, S., & Luthfiyah, L. (2026). Pemanfaatan lahan sempit melalui urban farming sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan keluarga. 6(01), 75–87. https://doi.org/10.55180/aft.v6i1.1971
Sandi, Muharam, I. N., Putri, A. A., Hakim, H., Mustika, A., Tamangunde, A., Surya, M. A., Alfazri, I., Sinduano, S. M., Ghozali, M., & Angga, S. (2025). KKN sebagai upaya pengembangan potensi desa: Optimalisasi UMKM, pendidikan, dan lingkungan di Desa Cimenyan. 4(1), 4384–4391.
Satria, V. Y., Udjari, H., & Putra, A. R. (2024). Penghijauan lingkungan: Strategi partisipatif untuk mengoptimalkan penanaman tumbuhan (Optimizing Plant Planting for Greening the Environment Around Dukuh Menanggal Area on Plant Varieties and Effective Treatment Methods). 2(4), 16–23.
Siseh, Nasrullah, A., Eti, N., Hasrawati, Suheni, Fadilah, M. R., Putri, S. Y. E., & Latif, B. (2026). Olah Bebaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 38–47.
Toha, M., Hambali, A., Pesantren, I., Abdu, K. H., Tinggi, S., Islam, A., & Kunci, K. (2023). Penguatan kesadaran lingkungan melalui program penghijauan: Pemberdayaan masyarakat Desa Manduro Manggung Gajah dalam upaya reboisasi dan pelestarian lingkungan berkelanjutan. 2(1), 47–57.
Yolanda, F., Yuliana, M., Luthfiyah, A., Hidayat, R., & Sholihat, N. (2022). Meningkatkan upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan dengan memanfaatkan lahan kosong. 6(1).
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v6i4.3129
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



