PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL QRIS PADA UMKM WARUNG TEH IDA

Marta Simarmata - Universitas Advent Indonesia
Grace Sitompul - Universitas Advent Indonesia
Lita Sinaga - Universitas Advent Indonesia
Intan Sari - Universitas Advent Indonesia

Abstract


Digitalisasi pembayaran menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM dalam rangka perubahan perilaku konsumen dan meningkatnya ketergantungan terhadap transaksi non-tunai. Namun penerapannya di kalangan usaha kecil di pedesaan masih terhambat oleh lemahnya literasi digital, terbatasnya akses terhadap infrastruktur teknologi, dan kurangnya dukungan, sehingga banyak pelaku usaha ragu atau tidak mampu meninggalkan sistem pembayaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai sistem pembayaran digital pada Warung Teh Ida di Desa Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, serta mengetahui dampaknya terhadap efisiensi transaksi, pengelolaan keuangan, dan citra usaha di mata pelanggan. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa kunjungan langsung ke lokasi usaha, wawancara mendalam kepada pemilik warung, serta dokumentasi selama proses registrasi dan aktivasi QRIS yang berlangsung pada bulan Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan QRIS, seluruh transaksi dilakukan secara tunai dansering dijumpai kendala seperti kesalahan perhitungan kembalian serta ketidaknyamanan bagi pelanggan yang tidak membawa uang pas. Pasca penerapan, proses pembayaran berlangsung lebih cepat dan akurat, pencatatan keuangan otomatis tercatat melalui riwayat transaksi digital, dan jangkauan pelanggan diperluas hingga mencakup pengguna e-wallet dan mobile banking. Pemilik warung juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri terhadap pengoperasian sistem pembayaran digital sehari-hari. Penerapan QRIS terbukti membawa perubahan positif bagi usaha kecil seperti warung, baik dari sisi kelancaran operasional maupun peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap usaha tersebut. Namun, keberlanjutan program ini tetap memerlukan dukungan literasi digital dan peningkatan infrastruktur jaringan internet di wilayah pedesaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan konsisten dalam jangka panjang.

Payment digitization is an urgent need for MSMEs to address changing consumer behavior and increasing reliance on cashless transactions. However, its implementation among small businesses in rural areas is still hampered by weak digital literacy, limited access to technological infrastructure, and a lack of support, resulting in many business owners hesitant or unable to abandon conventional payment systems. This study aims to analyze the implementation process of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) as a digital payment system at Warung Teh Ida in Cihanjuang Rahayu Village, Parongpong, West Bandung Regency, and to determine its impact on transaction efficiency, financial management, and the business's image in the eyes of customers. The study was conducted using a case study method with data collection techniques in the form of direct visits to the business location, in-depth interviews with the shop owner, and documentation during the QRIS registration and activation process which took place in February 2026. The results show that before the implementation of QRIS, all transactions were carried out in cash and often encountered obstacles such as miscalculation of change and inconvenience for customers who did not carry the exact amount. Post-implementation, payment processes are faster and more accurate, financial records are automatically recorded through digital transaction histories, and customer reach is expanded to include e-wallet and mobile banking users. Stall owners also demonstrated increased understanding and confidence in the day-to-day operation of the digital payment system. The implementation of QRIS has been proven to bring positive changes to small businesses like stalls, both in terms of operational smoothness and increased customer trust. However, the sustainability of this program still requires support for digital literacy and improvements to internet network infrastructure in rural areas to ensure optimal and consistent long-term benefits.


Keywords


QRIS, Digital Payment, MSMEs, Digital Literacy, Cashless Transaction

Full Text:

PDF

References


Chyntia, E., Maryana, Maisyarah, S., & Shalawati. (2025). Dampak Sistem Pembayaran Qris Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM. SOLUSI : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 23(2), 1–19. https://doi.org/10.26623/slsi.v23i2.11892

Limbong, A. A. U., Purba, M. I., Rumahorbo, L., & Tarigan, A. K. (2025). Analisis Pengaruh Digital Payment dan Penggunaan Sistem Pembayaran Non-tunai (QRIS) Terhadap Perkembangan UMKM Kelurahan Sei Putih Barat. In Management Studies and Entrepreneurship Journal (Vol. 6, Number 3). http://journal.yrpipku.com/index.php/msej

Mahyuni, L. P., & Setiawan, wayan arta. (2021a). Bagaimana QRIS menarik minat UMKM? sebuah model untuk memahani intensi UMKM menggunakan QRIS. FORUM EKONOMI, 23(4), 735–747. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/FORUMEKONOMI

Mahyuni, L. P., & Setiawan, I. W. A. (2021b). Bagaimana QRIS menarik minat UMKM? sebuah model untuk memahani intensi UMKM menggunakan QRIS. Jurnal Penelitian, 23(4), 1–13. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/FORUMEKONOMI

Ma’ruf, M. (2020). EKSISTENSI QUICK RESPONSE INDONESIAN STANDARD (QRIS) DALAM PENGEMBANGAN FINANCIAL TECHNOLOGY PADA UMKM DI KOTA KENDARI (Studi Kasus Warung Kopi Haji Anto). Skripsi Thesis, 1–8. https://digilib.iainkendari.ac.id/2990/

Nabila, M. A., Azis, M., Afiah, N., & Anwar, A. (2025). Pengaruh Implementasi QRIS sebagai Alat Pembayaran Nontunai terhadap Kualitas Layanan dan Pendapatan UMKM di Kota Makassar. Multiper: Jurnal Magister Manajemen, 1–9. https://doi.org/10.24905/mlt.v6i1.90

Nadhifa, A., Permana, E., & Harnovinsah. (2023). Analisis Penggunaan QRIS Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 9(1), 1–14. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrpe/article/view/9940/4296

Nugroho, F. E., Firdaus, A., & Mulyati, S. (2025). Krepa: Kreativitas Pada Abdimas PENERAPAN QRIS SEBAGAI SOLUSI PEMBAYARAN DIGITAL UMKM: STUDI KASUS DI KELURAHAN KUTA BARU. Jurnal Ekonomi, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.9765/Krepa.V218.3784

Putri, R., Munthe, R. A. N., Selvi, Harahap, S. B., & Aisyah, S. (2026). Kendala dan Strategi Penerapan QRIS pada UMKM Warkop Aim Tigander, Desa Kineppen. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.55606/jimek.v6i1.9698

Rahardjo, S. R. (2025). Analisis Manfaat dan Kendala Adopsi QRIS pada UMKM: Temuan Survei Lapangan di Wilayah Ciayumajakuning. Journal of Economics and Business, 4(6), 1–11. https://jurnal.ubs-usg.ac.id/index.php/joeb/article/view/2933/1379

Sari, M., Rani, M., Kurniasih, P., & Jannah, S. R. (2024). Potensi QRIS dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.62710/4z9xnr54

setiawan, wayan arta, & mahyuni, luh putu. (2020). QRIS DI MATA UMKM: EKSPLORASI PERSEPSI DAN INTENSI UMKM MENGGUNAKAN QRIS. 921–946.

Siregar, A. J., Aryani, D. A., Utami, D. A., & Nurbaiti. (2025). PENERAPAN PENGGUNAAN PEMBAYARAN DIGITAL QRIS PADA UMKM. Jurnal Sains Student Research, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i1.3483

Situmorang, S. R., Panggabean, R. E., Nababan, R., Nathanael, S. C., Winston, O. Y., & Sitompul, G. O. (2025). Penerapan Formulir Digital Google Forms untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Pemesanan pada UMKM Kuliner: Studi Kasus Warung Bu Ayu. Grace Orlyn Sitompul Journal of Human And Education, 5(2), 519–527. https://jahe.or.id/index.php/jahe/index

Utami, N. (2025). ADOPSI PEMBAYARAN DIGITAL MELALUI QRIS DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA FINANSIAL UMKM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Jurnal Transaksi, 17(1), 1–13.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v6i2.2814