MEMBANGUN KESADARAN MAHASISWA/I TENTANG KEBERSIHAN LINGKUNGAN DENGAN PENGELOLAHAN SAMPAH BERBASIS EDUKASI
Abstract
Therefore, this Community Service (PKM) initiative aims to build environmental cleanliness awareness through education-based waste management among students at STGH HKBP Sipoholon. This PKM utilizes the Participatory Action Research (PAR) approach, a method that prioritizes the community as the subject throughout the entire process, from problem identification to the implementation of alternatives. The activity stages began with a preparation phase involving field observations, discussions, and the identification of core problems related to waste management. Problem mapping and priority setting revealed that low awareness of waste sorting and management was the primary issue. The implementation phase included waste management education, the provision of sorted trash bins, community cleaning activities (kerja bakti), as well as practices in simple waste sorting and recycling. The final stage was conducted through participatory evaluation to assess community involvement and behavioral changes toward waste management in the campus environment. These activities increased student knowledge about waste sorting, and a collective awareness was formed through independent waste management groups. Education-based waste management is effective in building sustainable student awareness and behavior. This model can be replicated at other campuses to support environmental education curricula. Consequently, this activity contributes to forming collective awareness, strengthening social concern, and instilling a clean, healthy, and sustainable culture within the STGH HKBP Sipoholon environment.
ABSTRAK
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan membangun kesadaran kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis edukasi di kalangan mahasiswa STGH HKBP. PKM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yaitu metode pendekatan yang memprioritaskan masyarakat sebagai subjek dalam seluruh proses kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi alternatif Tahapan kegiatan diawali dengan tahap persiapan melalui observasi lapangan, diskusi, dan pengidentifikasian permasalahan utama terkait pengelolaan sampah, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas yang menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran pemilahan dan pengelolaan sampah menjadi isu utama. Tahap pelaksanaan meliputi edukasi pengelolaan sampah, penyediaan sarana tempat sampah terpilah, kegiatan kerja bakti, serta praktik pemilahan dan daur ulang sederhana. Tahap akhir dilakukan melalui evaluasi partisipatif untuk menilai keterlibatan dan perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah di lingkungan kampus. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pemilahan sampah dan kesadaran kolektif terbentuk melalui kelompok pengelola sampah mandiri. Pengelolaan sampah berbasis edukasi efektif dalam membangun kesadaran dan perilaku berkelanjutan mahasiswa. Model ini dapat direplikasi di kampus lain untuk mendukung kurikulum pendidikan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi membentuk kesadaran kolektif, memperkuat kepedulian sosial, serta menanamkan budaya bersih, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan STGH HKBP Sipoholon.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andayani, N., Mulatsari, E., Moordiani, M., Khairani, S., & Swandiny, G. F. (2022). Edukasi dan aplikasi pengelolaan sampah berbasis pemilahan sampah di lingkungan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 23–35. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11028
Baba-Nalikant, M., Syed-Mohamad, S., Husin, M., Abdullah, N., Saleh, M., & Rahim, A. (2023). Kerangka kampus tanpa limbah: Persepsi dan praktik komunitas kampus universitas di Malaysia. Recycling, 8(1), 21. https://doi.org/10.3390/recycling8010021
Cornish, F., Breton, N., Moreno-Tabarez, U., Delgado, J., Rua, M., Aikins, D., & Hodgetts, D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3. https://doi.org/10.1038/s43586-023-00214-1
Darmayanti, E. P., Rasyidnita, P., Safitri, R. A., Mulyana, G., Ardiansyah, F., & Abdillah, R. (2025). Studi intervensi melalui media untuk meningkatkan kesadaran lingkungan mahasiswa di lingkungan kampus. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1014–1021. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.197
Durão, A., Borralho, T., & Raposo, A. (2025). Healthy campus: A contribution to the environment, sustainability, and social responsibility practices at the IPBeja in Portugal. Sustainability, 17(3). https://doi.org/10.3390/su17030862
Fatmawati. (2024). Peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sampah di Desa Bunglai RT 05 melalui pemberdayaan masyarakat. Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 209–216. https://doi.org/10.54082/ijpm.495
Maritza, A., Andika, P., Aulia, W., Berlian, C., & Tupamahu, K. (2025). Mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan: Kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat Desa Gunung Menyan. 1(1), 12–16.
Mulyaningsih, R. S. (2023). Edukasi pemanfaatan sampah sebagai upaya meningkatkan kreativitas anak sekaligus menanamkan pentingnya kebersihan lingkungan di Dukuh Cetok, Titang, Jogonalan, Klaten. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 7(2), 80–88. https://doi.org/10.52250/p3m.v7i2.627
Ngurah, I. G., Arya, A., Bagus, I., Agung, G., Pramana, Y., Putri, R. A., & Winayanti, R. D. (2024). Pengelolaan sampah melalui pelatihan ecobrick untuk meningkatkan pemahaman lingkungan siswa di SMPN 3 Manggis, Kabupaten Karangasem. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(3), 292–299.
Nugroho, A. (2025). Fatigue lingkungan di kalangan milenial. Prosiding Konferensi Nasional Lingkungan Hidup, 12, 112–120.
Pratama, B., & Wijaya, S. (2022). Gamifikasi edukasi sampah pada mahasiswa. Jurnal Teknik Lingkungan, 15(1), 20–30.
Putri, S. A. D., Fadilah, M. I., Daraini, N. S. A., Yuliastutik, Y., Mardikaningsih, R., Hariani, M., Chasanah, U., Safira, M. E., Shofiyah, R., Machfud, N. U. A., Masnawati, E., & Vitrianingsih, Y. (2025). Membudidayakan sampah anorganik menjadi barang bermanfaat melalui ecobrick. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(3), 3313–3319.
Ramadhan, A. M., Arifin, S., Arum, D. S., Hardiyanti, M. T., Mardikaningsih, R., Wulandari, W., Nuraini, R., & Hariani, M. (2024). Gotong royong untuk memperkuat solidaritas dalam kehidupan masyarakat Dusun Batu Ampar Desa Tambaklekok. Economic Xilena Abdi Masyarakat, 3(1), 12–18.
Ramadhani, F. S., Maydida, T. D., Widiatmoko, J. A., Setiyaningsih, H., Muktidena, A., Astri, A., Marshanda, A. R., Hasanah, U., Kharisma, A., Anggraeni, A., Wahyu, B., Achyana, M. A., Mahardhika, W., Mardiyah, S., & Tidar, U. (2025). Empowering communities for sustainable organic waste management: A composter-based approach. Community Empowerment, 10(6), 1376–1386.
Rohani, W., Suarjaya, N. P. Y. D., Lestari, A. P., Fadila, B. G., Mahottami, D. A. R. I., Dananjaya, I. G. P., Hawary, I. A., Mauludi, M. D., Putri, W. Y., Perdiana, R. H., Fangidae, S. I., & Miranti, S. (2022). Sosialisasi optimalisasi sampah organik menjadi briket biorang sebagai bahan utama pembakaran dalam mendukung peningkatan perekonomian dan produktivitas masyarakat Desa Bresela, Gianyar, Bali. Jurnal Abdimas Indonesia, 2(1), 135–140. https://doi.org/10.53769/jai.v2i1.18
Sari, D. E., Pendidikan, P., Bidan, P., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Husada, B.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.2778
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



