Pelatihan Manajemen Arus Kas (Cashflow) dan Strategi Pemasaran Marketplace pada UMKM: Kolaborasi Akuntansi dan Manajemen Pemasaran
Abstract
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Medan City encounter challenges in managing cash flow and utilizing digital marketing strategies through marketplace platforms, which often result in fluctuating sales and financial instability. This activity was designed to enhance the capacity of MSME actors in preparing simple cash flow statements and systematically implementing marketplace-based marketing strategies through the synergy of accounting and marketing management disciplines. The approach adopted follows a pragmatic paradigm with a participatory method, conducted through training and mentoring using a one-group pretest–posttest design. The stages of the program include identifying participants’ needs, administering a pre-test, delivering materials, practicing the preparation of cash flow templates and optimizing marketplace accounts/products, providing intensive mentoring, and conducting a post-test and evaluation. Data were collected from pre-test and post-test results, participants’ practice outputs, direct observation, and feedback, which were then analyzed descriptively to assess changes in participants’ understanding and skills. The results indicate improved comprehension of cash flow recording, separation of personal and business finances, control of operational and promotional expenses, as well as enhanced ability to design more structured marketplace strategies. Overall, the integrated training on cash flow and marketplace strategies proved effective in strengthening MSME capacity, as it supports business actors in making decisions that are more rational, measurable, and sustainable in facing the challenges of the digital economy.
ABSTRAK
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Medan mengalami kendala dalam pengelolaan arus kas serta pemanfaatan strategi pemasaran digital melalui platform marketplace, yang berdampak pada fluktuasi penjualan dan ketidakstabilan kondisi finansial usaha. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menyusun arus kas sederhana dan mengimplementasikan strategi pemasaran berbasis marketplace secara sistematis melalui sinergi antara bidang akuntansi dan manajemen pemasaran. Pendekatan yang digunakan mengacu pada paradigma pragmatis dengan metode partisipatif, melalui pelatihan dan pendampingan yang menerapkan desain one-group pretest–posttest. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi, praktik penyusunan template arus kas dan optimalisasi akun serta produk di marketplace, pendampingan intensif, serta pelaksanaan post-test dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui hasil pre-test dan post-test, produk praktik peserta, observasi langsung, serta umpan balik, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pencatatan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengendalian biaya operasional dan promosi, serta kemampuan dalam merancang strategi pemasaran marketplace yang lebih terstruktur. Secara keseluruhan, pelatihan terpadu mengenai arus kas dan strategi marketplace terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM, karena mampu mendorong pengambilan keputusan bisnis yang lebih rasional, terukur, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ade Puspita, R. S., Gurendrawati, E., & Ulupui, I. G. K. A. (2024). Pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan, literasi keuangan, dan financial technology terhadap kinerja UMKM. Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing, 5(1), 48–71. doi:10.21009/japa.0501.04
Amaliyah, F., Yasmin, A., & Hetika. (2024). Analisis pengelolaan kas pada UMKM. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(4), 4602–4610. doi:10.33395/owner.v8i4.2454
Ayuni, T. W., Bhastary, M. D., Sari, D. P., Amelia, R., & Nasib, N. (2025). Business performance model of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in reducing poverty rates. International Journal on Social Science, Economics and Art, 15(2), 66–80. doi:10.35335/ijosea.v15i2.780
Dewi, M. R. (2022). Kelebihan dan kekurangan project-based learning untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka. Inovasi Kurikulum, 19(2), 213–226. doi:10.17509/jik.v19i2.44226
Elsa, D., Indrawati, H., & Caska. (2025). Digital transformation in SMEs: Global maps and trends of research. Strategy & Leadership, 53(2), 132–159. doi:10.1108/SL-09-2024-0104
Fitri, A., & Ibrahim, M. (2023). Pengaruh financial literacy dan pendapatan terhadap perilaku keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. ECo-Buss, 6(1), 262–270. doi:10.32877/eb.v6i1.755
Herwinda, G. P., & Putuhena, H. (2025). Dampak financial technology pada cash flow komunitas UMKM Kabupaten Sleman DIY. RIGGS, 4(2), 4826–4830. doi:10.31004/riggs.v4i2.1282
Ika, I., Putri, S., Hayati, S., Friantin, E., & Unggul Bhirawa, A. (2021). Dampak fintech syariah dalam meningkatkan keuangan inklusif pada UMKM. Bhirawa: Journal of Marketing and Commerce, 6(1), 47–54.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). UMKM hebat, perekonomian nasional meningkat. Retrieved from https://djpb.kemenkeu.go.id/kppn
Kisubi, M. K., Aruo, F., Wakibi, A., Mukyala, V., & Ssenyange, K. (2022). Entrepreneurial competencies and performance of Ugandan SMEs: The mediating role of firm capabilities. Cogent Business & Management, 9(1). doi:10.1080/23311975.2022.2115622
Krisdiyawati, K., & Maulidah, H. (2023). Implementasi akuntansi digital guna pencatatan keuangan pada UMKM. Jurnal Riset Akuntansi Politala, 6(1). doi:10.34128/jra.v6i1.174
Kusumaningrum, S. M., Wiyono, G., & Maulida, A. (2023a). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 14(2). doi:10.33059/jseb.v14i2.6867
Kusumaningrum, S. M., Wiyono, G., & Maulida, A. (2023b). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 227–238. doi:10.33059/jseb.v14i2.6867
Marginingsih, R. (2021). Financial technology (fintech) dalam inklusi keuangan nasional di masa pandemi COVID-19. Moneter: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 8(1), 56–64. doi:10.31294/moneter.v8i1.9903
Najamuddin, Bahri, S., & Albar, A. (2025). Penguatan pemasaran digital UMKM keripik pisang di Desa Pappandangan melalui e-commerce dan media sosial. Macoa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2).
Noviarti, Siagian, A., & Sidauruk, T. D. (2025). Pelatihan strategi pengelolaan cash flow di era digitalisasi bagi UMKM Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Jurnal Sinergi, 7(1), 41–50. doi:10.59134/sinergi.v7i1.702
Nurmadewi, D., & Cahyaningsih, E. (2025). Pelatihan pembuatan arus kas untuk UMKM Warung Bambu Omah. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(1), 422–427. doi:10.46306/jabb.v6i1.1607
Okonkwo, A. S. I. O. M. O. A. (2021). Entrepreneurial competencies and the performance of informal SMEs: The contingent role of business environment. Journal of African Business, 22(4), 468–490. doi:10.1080/15228916.2021.1874784
Omowole, B. M., Olufemi-Phillips, A. Q., Ofodile, O. C., Eyo-Udo, L. N., & Ewim, S. E. (2024). Barriers and drivers of digital transformation in SMEs: A conceptual analysis. International Journal of Scholarly Research in Science and Technology, 5(2), 019–036. doi:10.56781/ijsrst.2024.5.2.0037
Pitaloka, L. K., & Kardoyo. (2023). Membuka pintu pasar digital: Pelatihan pemasaran digital untuk mendorong pertumbuhan UMKM olahan pangan di Salatiga. Madaniya, 4(4), 1368–1380. doi:10.53696/27214834.559
Prawana, I., Yusri, D., & Sakdiah, K. (2024). Peran literasi keuangan dan fintech syariah dalam mendorong inklusi keuangan pada pelaku UMKM. JEKSya: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 3(3), 16–34.
Rahman, F., Anhary, A. S., & Dwianggoro, P. (2023). Pelatihan tata kelola keuangan bagi pelaku UMKM pada objek wisata Situ Tandon Ciater, Kota Tangerang Selatan. Indonesian Journal of Society Engagement, 4(2), 116. doi:10.33753/ijse.v4i2.142
Rahmawati, S., Fauziyah, A., & Rachmani, N. N. (2025). Peningkatan kompetensi digital pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing di Rumah BUMN Tasikmalaya. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 2138–2146. doi:10.33395/jmp.v14i2.15247
Saifudin, S., Santoso, A., Sulistyawati, A. I., & Purwantini, S. (2025). Pencatatan cashflow pada forum UMKM Karangawen Demak: Literasi dan augmentasi. Jubaedah: Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah, 5(3). doi:10.46306/jub.v5i3.473
Sawaean, F. A. A., & Ali, K. A. M. (2020). The impact of entrepreneurial leadership and learning orientation on organizational performance of SMEs: The mediating role of innovation capacity. Management Science Letters, 10(2), 369–380. doi:10.5267/j.msl.2019.8.033
Septiani, D., Ferdiansyah, F., & Sunarto, S. (2025). Optimalisasi pengelolaan keuangan UMKM melalui digitalisasi pencatatan transaksi harian. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(3), 553–561. doi:10.33394/jpu.v6i3.16219
Azis, S. A., Prihatni, R., & Gurendrawati, E. (2025). Pemanfaatan teknologi finansial (fintech) untuk meningkatkan inklusi keuangan pada UMKM. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 5(1), 67–86. doi:10.51903/jiab.v5i1.870
Solikhin, A., Syarif, A., Utama, A. N. B., & SB, I. M. (2023). Training on cashflow and business profile creation for the Sahabat Berdikari Mandiri MSMEs members. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(4), 215–222. doi:10.31258/cers.3.4.215-222
Supri, Z., Sahrir, S., Hamid, R. S., Sultan, S., & Riyanti, R. (2023). Peningkatan sistem pengelolaan keuangan dan pemasaran digital pada UMKM Chalodo Sibali Resoe. Jurnal Abdi Insani, 10(4), 2204–2211. doi:10.29303/abdiinsani.v10i4.1148
Susanti, A., Saputra, E. T., Octavia, D. I., Adyaksana, R. I., & Istiyanto, B. (2024). Pendampingan pembuatan arus kas sederhana pada konveksi Ibu Semi di Polokarto Jawa Tengah. Jurnal Berdaya Mandiri (JBM), 6(2). doi:10.31316/jbm.v6i2.6343
Ulfah, E. M., Bustomi, A. A., & Rofik, S. A. (2023). Harmony matters: Integrating the social communication models of leadership as a key to building organizational harmony. Journal of Peace Education and Islamic Studies, 6(1), 15–25.
Wahida, A. (2023). Analisis sektor usaha kecil dan menengah (UKM) dalam penyerapan tenaga kerja di Kota Palopo. Economics and Digital Business Review, 4(1), 732–737. doi:10.37531/ecotal.v4i1.250
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i6.2638



