Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa SMK Negeri 3 Gorontalo

Asmun Wantu - Universitas Negeri Gorontalo
Udin Hamim - Universitas Negeri Gorontalo
Zulfikar Adjie - Universitas Negeri Gorontalo
Febrianti Mustafa - Universitas Negeri Gorontalo

Abstract


This study aims to address the declining trend of students’ character values through a collaborative character education strengthening program at SMK Negeri 3 Gorontalo. Technological advancement, while offering convenience, also poses a risk of eroding students’ moral values. The research employed a collaborative approach involving lecturers, students, and school stakeholders, consisting of three phases: preparation (needs analysis, coordination, and material development), implementation (socialization, seminars, and interactive discussions), and evaluation through surveys and feedback. The results indicate a considerable improvement in students’ understanding of core character values such as honesty, responsibility, and discipline, along with active participation in reflective activities. The program also strengthened the synergy between schools and higher education institutions as a foundation for sustainable character development. The study concludes that collaborative and contextual approaches are effective in instilling character values, although periodic evaluations are necessary to ensure long-term internalization. These findings emphasize the importance of integrating character education throughout the entire educational ecosystem, both at the school and university levels.

ABSTRAK

Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi tren penurunan nilai-nilai karakter pada siswa melalui program penguatan pendidikan karakter berbasis kolaborasi di SMK Negeri 3 Gorontalo. Kemajuan teknologi, meski membawa kemudahan, juga berpotensi menggerus nilai-nilai karakter siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah, yang meliputi tiga tahap: persiapan (analisis kebutuhan, koordinasi, dan penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi, seminar, dan diskusi interaktif), serta evaluasi melalui survei dan umpan balik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan reflektif. Program ini juga memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi sebagai fondasi penguatan karakter berkelanjutan. Kesimpulan pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif dan kontekstual efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter, meskipun memerlukan evaluasi berkala untuk memastikan internalisasi jangka panjang. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam seluruh ekosistem pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.

Keywords


Character education strengthening Collaboration Students of SMK Negeri 3 Gorontalo / Penguatan pendidikan karakter Kolaborasi Siswa SMKN 3 Gorontalo

Full Text:

PDF

References


Aji, L. J., Hendrawati, T., Febrianti, R., Wulandari, N. D., Gilaa, T., Abdullah, G., Rukmana, L., Rohman, T., Sahib, A., & Simal, R. (2024). Model-model pembelajaran dalam dunia pendidikan. PT Penerbit Qriset Indonesia.

Alfikri, A. W. (2023). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana peran pendidikan karakter generasi Z dalam menghadapi tantangan di era Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 21–25.

Atika, N. T., Wakhuyudin, H., & Fajriyah, K. (2019). Menakar keselarasan Islam dan patriotisme. Jurnal Mimbar Ilmu, 24(1).

Atriyanti, Y. (2020). Strategi sekolah dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik pada masa pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 368–376.

Bukoting, S. (2023). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan, 3(2), 70–82.

Dacholfany, M. I., Paharuddin, Kurniawanto, H., Wakhudin, & Syafi’i, M. (2024). Model pendidikan karakter. PT Mafy Media Literasi Indonesia.

Dotutinggi, S. J., Rampi, R. C., Silingade, Y. S., & Panirogo, Y. (2023). Penguatan civic education dalam meningkatkan pengetahuan substantif elektoral politik pemilih pemula. JP: Jurnal Polahi, 1(1), 17–22.

Dwi Saputra, A., & Tunnafia, A. (2024). Penguatan pendidikan karakter pada anak sekolah dasar. Phenomenon: Multidisciplinary Journal of Sciences and Research, 2(2), 69–92. https://doi.org/10.62668/phenomenon.v2i02.1222

Efendi, R., & Ningsih, A. R. (2020). Pendidikan karakter di sekolah. CV Penerbit Qiara Media. https://qiaramedia.com/media/publications/410348-Pendidikan-Karakter-Di-Sekolah-653e8abd.pdf

Fradana, H. (2024). Pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani tentang pendidikan karakter: Analisis kritis dalam konteks kurikulum merdeka. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 5(1), 68–84.

Hendayani, M. (2019). Problematika pengembangan karakter peserta didik di era 4.0. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 183. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i2.368

Kamuli, S., Wantu, A., & Dunggio, M. E. (2023). Menumbuhkan karakter berprestasi bagi siswa di SMK Kesehatan Muhammadiyah Gorontalo Utara. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 9150–9159.

Kisda, Y. V., Ravika, A., & Septarina, A. (2024). Analisis peran sekolah dalam mengatasi masalah perilaku menyimpang siswa di SDN 08 Indralaya Utara. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 2(3), 78–86. https://doi.org/10.59024/jipa.v2i3.738

Ni’mah, C., Khojir, & Afendi, H. A. R. (2024). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa di SMPN Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Journal of Mandalika Literature, 6(1), 43–50.

Nur’aeni, I., & Mupid, H. (2021). Pentingnya menanamkan pendidikan nilai di Indonesia dalam membentuk karakter. Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi.

Nurhayati, Y. (2017). Penguatan pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Tangerang Selatan. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis, 5(2), 334–349.

Puspitasari, D. A., & Ramadhan, M. R. (2024). Strategi penanaman pendidikan karakter generasi Alpha perspektif pendidikan Islam dan psikologi. Jawara: Jurnal Pendidikan Karakter.

Rahmatiah, R., Dotutinggi, S. J., Hasni, A. H., & Lahay, R. (2024). Integrasi sosial umat beragama dalam perspektif nilai kearifan lokal pada masyarakat Gorontalo. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 9(1), 227–233. https://doi.org/10.24815/jimps.v9i1.29265

Ramadhan, A. R., Adira, W. R., & Hidayat, N. (2024). Optimalisasi pendidikan karakter: Menghadapi tantangan dan merancang strategi cerdas di era digital. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6), 6593–6603.

Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 6(1), 1–8.

Solissa, E. M., Utomo, Kadarsih, S., Djaja, D. K., Pahmi, & Sitopu, J. W. (2022). Strategi penguatan pendidikan karakter pada tingkat SLTA melalui model pembelajaran project based learning. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 29–39.

Syarif, E., Evita, Putri, R. H., Tripaldi, A., Samsu, T. H., Ilham, M. D. M., Hamrul, A. A. A., & Sanjaya, A. (2024). Transformasi kearifan lokal dalam pembelajaran karakter. CV Eureka Media Aksara.

Wantu, A. W., Hamim, U., Adjie, Z., & Kasuma, R. (2023). Penguatan pendidikan karakter kebangsaan pada siswa di SMA Negeri 1 Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara. Community Development Journal, 4(1), 807–813.

Yunus, R., Mahmud, R., Adjie, Z., & Paputungan, G. (2021). Sosialisasi penanaman karakter bagi siswa di SMA Negeri 1 Dulupi Kabupaten Boalemo. Jurnal Abdidas, 2(2).




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1624