Optimalisasi Pelayanan Sekolah Minggu di GBI City Harvest Sakinah Melalui Penguatan Dasar Iman, Metode Pengajaran Interaktif, Teknologi Digital, dan Pelatihan Worship Leader
Abstract
Sunday School ministry plays an important role in the formation of children's faith and character. However, at GBI City Harvest Sakinah, this ministry faces obstacles of conventional methods, lack of technology integration, and lack of Worship Leader (WL) training. This Community Service activity aims to optimize Sunday School services through strengthening the basis of Bible-based faith, developing interactive methods, utilizing digital technology, and training WLs. The activity methods included training, workshops, and simulations, with 30 participants of teachers and children's ministry administrators. Evaluation results showed an increase in theological understanding, teaching skills, and children's enthusiasm in worship. The average participant satisfaction with the activity reached 93%. This activity is expected to become a contextual and adaptive model of children's ministry in the digital era.
ABSTRAK
Pelayanan Sekolah Minggu berperan penting dalam pembentukan iman dan karakter anak. Namun, di GBI City Harvest Sakinah, pelayanan ini menghadapi kendala metode konvensional, kurangnya integrasi teknologi, dan minimnya pelatihan Worship Leader (WL). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan Sekolah Minggu melalui penguatan dasar iman berbasis Alkitab, pengembangan metode interaktif, pemanfaatan teknologi digital, dan pelatihan WL. Metode kegiatan mencakup pelatihan, workshop, dan simulasi, dengan 30 peserta guru dan pengurus pelayanan anak. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman teologi, keterampilan pengajaran, dan antusiasme anak dalam beribadah. Rata-rata kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 93%. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pelayanan anak yang kontekstual dan adaptif di era digital.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Hasanah, U. (2023). Optimalisasi pendidikan Kristen anak usia dini: Transformasi pelaksanaan pelayanan sekolah minggu di lingkungan gereja. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 8061–8072.
Hendricks, H. G. (2011). Mengajar untuk mengubah hidup. Yogyakarta: Gloria.
Howard, E. (2022). Digital learning and religious education. Christian Ed. Institute.
Ilat, I. P., Talangamin, S., & Wullur, K. A. (2021). Pendidikan agama Kristen bagi anak sekolah minggu di era digital (Penggunaan media pembelajaran Superbook bagi anak usia 6–12 tahun). Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 2(2), 1–9.
Lembaga Alkitab Indonesia. (2002). Alkitab terjemahan baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Pattinama, Y. A. (2019). Peranan sekolah minggu dalam pertumbuhan gereja. Scripta, 8(2), 132–151.
Rifaid. (2023). Penerapan kegiatan mentoring untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran di SMPN 2 Bolo tahun pelajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 3(1), 40–56.
Sitorus, H. (2019). Analisis pengembangan variasi mengajar guru sekolah minggu. Jurnal Kristian Humaniora, 3(2). [Tanpa nomor halaman]
Widiyanto, M. A., & Nostry, N. (2021). Strategi pelayanan guru sekolah minggu bagi pertumbuhan rohani anak. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(2), 276–286.
Nainggolan, U. (2021). Pentingnya pelayanan anak dalam gereja. Areopagus: Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen, 19(2), 91–102.
Hutagalung, H. K. (2023). Implementasi metode pembelajaran interaktif dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Excelsior Pendidikan, 7(1), 45–56.
Kolibu, M. (2023). Integrasi teknologi dalam pendidikan agama Kristen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 12–20.
Sitorus, R. (2019). Pembelajaran worship leader untuk meningkatkan kualitas pujian dan penyembahan. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 15(2), 75–85.
Israel, B. A., Eng, E., Schulz, A. J., & Parker, E. A. (2019). Methods in community-based participatory research for health (2nd ed.). Jossey-Bass.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1604



