Edukasi Berbasis Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit Diabetes Melitus melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Sehat
Abstract
Diabetes Mellitus is a disease caused by chronic metabolic disorders. It’s characterized by high blood glucose levels accompanied by metabolic disorders as a result of insulin dysfunction. Diabetes Mellitus can cause major chronic complications including cardiovascular disease, stroke, retinopathy, and diabetic nephropathy. Chronic complications are one of the causes of death in people with diabetes mellitus. A proper treatment to prevent the complications of diabetes mellitus is education about diabetes mellitus and its risk factor also do an early laboratory test. Based on the explanation above, the purpose of this community service activity is counseling and health examinations including body weight, blood pressure, blood glucose test and cholesterol test. This community service activity was held in Nginden Jangkungan Village, Sukolilo District, Surabaya. This activity includes counseling, health examinations and evaluations. This activity was attended by 37 participants consisting of 29 (78.4%) women and 8 (21.6%) men with an age range of 30 - 83 years and productive age reaching 62.2% of the total participants. Based on the results of the health examination, it was found that more than fifty percent of participants had hypertension with diastole above 60-80 mmHg and more than 90-120 mmHg for systole. The results of the total cholesterol examination showed that 31.4% had cholesterol levels that were included in the border line high risk (200-239 mg/dL) and 8.1% were high risk (>239 mg/dL). The results of the normal random blood glucose levels is 78.4%, while participants with high random blood sugar levels were only 4 people or 10.8%. Based on the results of the activity evaluation, it is known that participants already understand a lot about complications of diabetes mellitus with blood pressure and cholesterol as shown by the post-test results, the number participants with correct answers reached above 90%.
ABSTRAK
Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme kronis yang ditandai tingginya kadar glukosa darah disertai gangguan metabolisme tubuh sebagai akibat kelainan fungsi insulin. Diabetes Melitus dapat mengakibatkan komplikasi kronis utama diantaranya penyakit kardiovaskuler, stroke, retinopati, serta nefropati diabetika. Komplikasi kronis merupakan salah satu penyebab kematian pada penderita diabetes melitus. Penyakit diabetes melitus membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak terjadi komplikasi, diantaranya dengan kegiatan edukasi dini penyakit diabetes melitus terkait penanganan dan faktor resiko. Berdasarkan penjelasan diatas maka tujuan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan meliputi berat badan, tekanan darah, glukosa darah dan kolesterol. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan di Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 37 partisipan yang terdiri dari 29 (78,4%) perempuan dan 8 (21,6%) laki-laki dengan rentang usi 30 – 83 tahun dan usia produktif mencapai 62,2% dari total partisipan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan hasil lebih dari lima puluh persen partisipan mengalami hipertensi dengan diastol diatas 60-80 mmHg dan lebih dari 90-120 mmHg untuk sistol. Hasil pemeriksaan kolesterol total didapatkan 31,4% memiliki kadar kolesterol yang termasuk dalam batas tinggi (200-239 mg/dL) dan 8,1% termasuk tinggi (>239 mg/dL). Hasil kadar Glukosa Darah Acak (GDA) dapat dikatakan cukup baik dengan mayoritas 78,4% termasuk normal, sedangkan partisipan dengan kadar GDA tinggi hanya 4 orang atau 10,8%. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa partisipan sudah banyak memahami terkait komplikasi diabetes melitus dengan tekanan daran dan juga kolesterol yang ditunjukkan dengan hasil post-test jumlah peserta dengan jawaban benar mencapai diatas 90%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afandi, A., Nabiela, L., Noor, W., Muchammad, H. U., Ridwan, A. K., Siti, A. R., Mutmainnah, S., Jamilah, Nurhira, A. K., Syahruni, J., Serliah, N., Rika, D. A. P., Nurdiyanah, Jarot, W., & Marzuki, W. (2022). Metodologi pengabdian masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
American Diabetes Association. (2019). Standard of medical care in diabetes. Diabetes Care, 38, 1–87.
BPS Kota Surabaya. (2022). Kecamatan Sukolilo dalam angka 2022. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya.
Fandini, I., Ruhimat, U., Ariyadi, R., & Mutmainah, R. N. (2023). Overview of total cholesterol levels at productive age in the Imbanagara Health Center working area. Mukhtabar: Journal of Medical Laboratory Technology, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.52221/mjmlt.v1i2.368
Gebeyaw, E. D., & Lema, G. D. (2025). Gender based difference in glycemic control and diabetes related chronic complications among type 2 diabetic patients in Debre Berhan city public hospitals. Metabolism Open, 25, 100349. https://doi.org/10.1016/j.metop.2025.100349
Isni, K., Nur Laily, S., Auliya, I., Widyapuspita, T., Nur Aziziah, E., Solikhin, M., & Fikri Wahyudi, M. (2024). Understanding the dangers of hypertension in the productive age through community empowerment: Memahami bahaya hipertensi pada usia produktif melalui pemberdayaan masyarakat. Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements, 6(1), 50–56. https://doi.org/10.20473/dc.V6.I1.2024.50-56
Lestari, Z., Zulkarnain, & ST Aisyah Sijid. (2021). Diabetes melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. Prosiding UIN Alauddin. ISBN: 987-602-72245-6-8.
Mansyur, C. L., Rustveld, L. O., Nash, S. G., & Jibaja-Weiss, M. L. (2015). Social factors and barriers to self-care adherence in Hispanic men and women with diabetes. Patient Education and Counseling, 98(6), 805–810. https://doi.org/10.1016/j.pec.2015.03.001
Nalu, A. H., Sir, A. B., & Ndoen, H. I. (2024). Risk factors for hypertension on productive age group in Alak Health Center, Kupang City. Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, 7(3), 222–228. https://doi.org/10.14710/jphtcr.v7i3.22287
Nurhajati, N. (2017). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat Desa Samir dalam meningkatkan kesmas. Jurnal Elektronik Universitas Tulungagung.
PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia.
Petrie, J. R., Guzik, T. J., & Touyz, R. M. (2018). Diabetes, hypertension, and cardiovascular disease: Clinical insights and vascular mechanisms. Canadian Journal of Cardiology, 34(5), 575–584. https://doi.org/10.1016/j.cjca.2017.12.005
Putra, I. W. A., & Berawi, K. N. (2015). Empat pilar penatalaksanaan pasien diabetes mellitus tipe 2. Majority, 4(9), 8–12.
Rhee, E. J., Han, K., Ko, S. H., Ko, K. S., & Lee, W. Y. (2017). Increased risk for diabetes development in subjects with large variation in total cholesterol levels in 2,827,950 Koreans: A nationwide population-based study. PLoS One, 12(5), e0176615. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0176615
Sari, C. W. M., & Yamin, A. (2018). Edukasi berbasis masyarakat untuk deteksi dini diabetes melitus tipe 2. Media Karya Kesehatan, 1(1), 29–38. https://doi.org/10.24198/mkk.v1i1.17127
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i4.1473



