Pentingnya Pendidikan Karakter dan Perlindungan Diri Bagi Siswa SD Negeri 1 Caluk Dalam Menghadapi Dampak Negatif Teknologi dan Media Sosial

Saipul Nasution - Universitas Darussalam Gontor
Ali Muhsin - Universitas Darussalam Gontor
Muhammad Arrazi - Universitas Darussalam Gontor
Muhammad Nurcahyo - Universitas Darussalam Gontor
Andi Wela - Universitas Darussalam Gontor

Abstract


Character education and self-protection play a crucial role in helping students of SD cope with the negative impacts arising from technological advancements and social media. This article aims to analyze the influence of character education and self-protection on the students of SD, in facing the uncontrolled negative effects of technology and social media. Study employs a qualitative research method with a document study approach to explore and understand the values and meanings within groups and individuals, which are considered to be constructed from human social issues. Data collection is conducted through literature studies and analyzed using qualitative analysis methods, including data management and organization, reading and noting new ideas, explaining and classifying codes into themes, as well as developing and evaluating interpretations. Results of this study indicate that character education provides a strong moral foundation, instilling values such as responsibility, honesty, and empathy, which are essential in shaping students' personalities. Meanwhile, self-protection equips students with practical skills essential for avoiding various digital risks, such as cyberbullying, misuse of personal data, and technology addiction. With a good understanding of both aspects, students can navigate online challenges more wisely and safely

ABSTRAK

Pendidikan karakter dan perlindungan diri memiliki peran yang sangat vital dalam membantu siswa SD menghadapi dampak negatif yang muncul akibat perkembangan teknologi dan media sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pendidikan karakter dan perlindungan diri bagi siswa SD dalam menghadapi dampak negative teknologi dan media sosial yang tidak terkontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dokumen untuk mengungkap nilai-nilai sosial dalam lingkungan pendidikan dasar. Sebanyak 49 siswa SD Negeri 1 Caluk menjadi sumber utama dalam menggali data yang relevan. Pengambilan data dilakukan dengan Studi Pustaka dan dianalisis dengan metode analisis kualitatif yang meliputi Pengelolaan data dan mengorganisasikannya, membaca dan mencatat ide-ide baru, menjelaskan serta mengklasifikasikan kode kedalam tema, dan mengembangkan serta menilai interpretasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa  Pendidikan karakter memberikan dasar moral yang kuat, mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kejujuran, dan empati, yang sangat penting dalam membentuk kepribadian siswa. Sementara itu, perlindungan diri memberikan keterampilan praktis yang esensial untuk menghindari berbagai risiko digital, seperti perundungan daring, penyalahgunaan data pribadi, dan kecanduan teknologi. Dengan pemahaman yang baik tentang kedua hal ini, siswa dapat mengelola tantangan yang dihadapi di dunia maya dengan lebih bijaksana dan aman.

Keywords


Negative Impact of Technology, Social Media Character Education Self Protection / Dampak Negatif Teknologi, Media Sosial Pendidikan Karakter Perlindungan Diri

Full Text:

PDF

References


Journal Artikel

Widianto, E. (2015). Peran orangtua dalam meningkatkan pendidikan karakter anak usia dini dalam keluarga. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 2(1).

Fitri, S. (2017). Dampak positif dan negatif sosial media terhadap perubahan sosial anak. Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan.

Wulandari, Y., & Kristiawan, M. (2017). Strategi sekolah dalam penguatan pendidikan karakter bagi siswa dengan memaksimalkan peran orang tua. JMKSP, 2(2).

Cahyono, A. S. (2018). Dampak media sosial terhadap permasalahan sosial anak. PUBLICIANA, 11(1).

Ainiyah, N. (2018). Remaja millenial dan media sosial: Media sosial sebagai media informasi pendidikan bagi remaja millenial. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2).

Halawati, F. (2020). Pengaruh pendidikan karakter terhadap perilaku siswa. EHDJ, 5(2).

Nurfazrina, S. A., Muslihin, H. Y., & Sumardi, S. (2020). Analisis kemampuan empati anak usia 5-6 tahun (literature review). Jurnal PAUD Agapedia.

Azhari, D. S., et al. (2023). Penelitian mixed method research untuk disertasi. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2).

Sefianti, A. V., Hawa, A., & Blagov, A. (2023). Strategi menjaga kesehatan mata anak SD di era digital. JANACITTA, 6(2).

Juanda, N., Az-Zahra, N., & Chanifudin. (2023). Upaya dalam menanamkan pendidikan karakter pada peserta didik di era digital. Journal of Media, Sciences and Education, 2(4).

Sanger, A. H. F., & Kasingku, J. D. (2023). Pengaruh pendidikan karakter terhadap moralitas remaja di era digital. PENDAS: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2).

Deliyati, A., et al. (2023). Pentingnya peranan pendidikan karakter dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi. Jurnal Ummat, 3.

Alfikri, A. W. (2023). Peran pendidikan karakter generasi Z dalam menghadapi tantangan di era Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 6(1).

Syafuddin, K., et al. (2023). Peningkatan literasi keamanan digital dan perlindungan data pribadi bagi siswa di SMPN 154 Jakarta. EJIMCS, 1(3).

Asbari, M. (2024). Madrasah Diniyyah Takmiliyah: Pilar pendidikan karakter di Indonesia. JISMAB, 1(2).

Marlina, E., et al. (2024). Strategi efektif menanamkan nilai kejujuran pada generasi muda melalui pendidikan karakter. Ainara Journal, 5(3).

Fitrianingsih, F., & Noviani, D. (2024). Membangun zona aman di sekolah: Strategi pencegahan cyberbullying melalui literasi digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(10).

Nuroniah, E., et al. (2024). Pendampingan orangtua dalam pemanfaatan teknologi oleh anak di rumah: Konteks anak-anak TK Darul Ilmi. Journal ANCIQA, 1(1).

Nawawi, M. L., et al. (2024). Pendidikan karakter remaja menurut Syaikh Musthafa Al-Ghalayaini dalam kitab Izhatun Nasyi’in. TEACHER: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 4(2).

Nugraha, M. A., et al. (2024). Strategi penguatan pendidikan karakter era digitalisasi di sekolah. MASAGI, 2(2).

Hahuri, H. D., et al. (2025). Sosialisasi dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial ekonomi anak usia sekolah dasar. I-COM, 5(1).

Website

detikNews. (2014, April 22). Perketat penggunaan media sosial bagi anak bawah umur! detikNews. https://news.detik.com/berita/d-2557663/perketat-penggunaan-media-sosial-bagi-anak-bawah-umur

BerauPost. (2024, Januari 29). Tarakan geger!! Anak di bawah umur terlibat prostitusi online. BerauPost. https://beraupost.jawapos.com/kaltara%C2%A0/2445440851/tarakan-geger-anak-di-bawah-umur-terlibat-prostitusi-online




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i4.1469