Studi Tiru dan Pembinaan UMKM di Kuala Lumpur Malaysia Bersama Koperasi Unit Desa Bangun Bonai Lestari
Abstract
This study aims to examine and identify the impact of the study program and coaching conducted by STIE Riau in collaboration with the Bangun Bonai Lestari Village Cooperative Unit in Kuala Lumpur, Malaysia. This program focuses on the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on the coaching model that has been implemented in Kuala Lumpur. This study uses a qualitative approach with interviews and observations as data collection methods. The results of the study indicate that the study program and coaching of MSMEs has succeeded in increasing the capacity of local entrepreneurs in terms of managerial and technology utilization. In addition, this cross-country collaboration also shows the importance of support from cooperatives in optimizing the potential of MSMEs. This study suggests that similar programs be expanded with an emphasis on digital marketing aspects and better financial management.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi dampak dari program studi tiru dan pembinaan yang dilakukan oleh STIE Riau bekerja sama dengan Koperasi Unit Desa Bangun Bonai Lestari di Kuala Lumpur, Malaysia. Program ini difokuskan pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan berbasis pada model pembinaan yang sudah diterapkan di Kuala Lumpur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program studi tiru dan pembinaan UMKM berhasil meningkatkan kapasitas pengusaha lokal dalam hal manajerial dan pemanfaatan teknologi. Selain itu, kerjasama lintas negara ini juga menunjukkan pentingnya dukungan dari koperasi dalam mengoptimalkan potensi UMKM. Penelitian ini menyarankan agar program serupa diperluas dengan penekanan pada aspek pemasaran digital dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Primiana, I. (2009). Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Alfabeta.
Iskandar, I. (2019). Analisis keberhasilan usaha pakan ternak CV. Muda Jaya Mandiri ditinjau dari aspek pemasaran dan kewirausahaan. Eko dan Bisnis: Riau Economic and Business Review, 10(4), 538–545.
Ridwan, M., dkk. (2014). Pembinaan industri kecil dan menengah pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Bontang. Jurnal Administrative Reform, 2(2), 3–4.
Risman, R., Yapentra, A., & Iskandar, I. (2021). Semangat UMKM dibalik pandemi Covid-19 pada objek wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Jurnal Daya Saing, 7(2), 196–202.
Tambunan, T. (2009). Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia. LP3ES.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Riyoko, S., & Lofian, B. (2021). Model pengembangan strategi pemasaran berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan daya saing UMKM di Jepara. E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 21(2), 113–120. https://doi.org/10.29103/e-mabis.v21i2.482
Sholahuddin, M., et al. (2024). Strategi digital marketing untuk peningkatan usaha UMKM binaan PCIM Malaysia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 4147–4161.
Sidin, C., & Indiarti, M. (2020). Pengaruh jumlah usaha mikro kecil menengah dan jumlah tenaga kerja UMKM terhadap sumbangan produk domestik bruto UMKM periode tahun 1997–2016. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 16(2), 189. https://doi.org/10.33370/jmk.v16i2.366
Yolanda, C. (2024). Peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(3), 170–186. https://doi.org/10.36490/jmdb.v2i3.1147
DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1464



