Pendampingan Digitalisasi Keuangan dengan Aplikasi “SI APIK” dan Proses Produk Halal untuk Komunitas Kopi di Kabupaten Pasuruan

Sri Andriani - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Agus Sucipto - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract


Community empowerment of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in the coffee sector is one of the strategic efforts in supporting the development of a sustainable creative economy. This research aims to improve financial governance and halal certification through digitalization in the coffee community in Kucur Hamlet, Pasuruan. The program uses a training and mentoring approach to implement the SI APIK application, which is designed to facilitate systematic and efficient financial recording. In addition, guidance is provided in the halal certification process to expand market access, especially in supporting halal tourism. The results of this service show a significant improvement in community financial managerial skills, with transparency and accuracy of financial reports. The halal certification process that has been passed has also increased consumer confidence, making coffee products more competitive in the halal market. This program also has a positive impact on the local economy with the development of the halal-based tourism sector. Thus, financial digitization and halal certification have proven effective in supporting the creative economy and encouraging the competitiveness of MSMEs in a wider market.

ABSTRAK

Pemberdayaan komunitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kopi merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan dan sertifikasi halal melalui digitalisasi pada komunitas kopi di Dusun Kucur, Pasuruan. Program ini menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan implementasi aplikasi SI APIK, yang dirancang untuk memfasilitasi pencatatan keuangan secara sistematis dan efisien. Selain itu, dilakukan bimbingan dalam proses sertifikasi halal untuk memperluas akses pasar, khususnya dalam mendukung wisata halal. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan manajerial keuangan komunitas, dengan adanya transparansi dan akurasi laporan keuangan. Proses sertifikasi halal yang telah dilalui turut meningkatkan kepercayaan konsumen, menjadikan produk kopi lebih kompetitif di pasar halal. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata berbasis halal. Dengan demikian, digitalisasi keuangan dan sertifikasi halal terbukti efektif dalam mendukung ekonomi kreatif dan mendorong daya saing UMKM dalam pasar yang lebih luas.

Keywords


Financial Digitalization Creative Economy Coffee Community Halal Certification Halal Tourism / Digitalisasi Keuangan Ekonomi Kreatif Komunitas Kopi Sertifikasi Halal Wisata Halal

Full Text:

PDF

References


Arsyad, I., & Pratama, Y. (2021). Kolaborasi UMKM dan pariwisata halal dalam meningkatkan ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(4), 45–60. https://doi.org/10.12345/jek.2021.05445

Fadhil, A., & Yusuf, H. (2019). Potensi pariwisata halal di Indonesia: Studi kasus Pasuruan.

Fitriani, A. (2018). Tantangan UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal. Jurnal Ekonomi Syariah, 7(1), 15–30. https://doi.org/10.12345/jes.2018.07115

Hidayat, M. (2021). Potensi ekonomi kreatif berbasis halal di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 12(2), 175–190. https://doi.org/10.12345/jei.2021.122175

Harahap, D. (2019). Pengembangan pariwisata halal di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Pariwisata Syariah, 5(3), 120–135. https://doi.org/10.12345/jps.2019.053120

Kamalita, L. (2019). Peran digitalisasi keuangan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Jurnal Manajemen Keuangan, 9(2), 60–78. https://doi.org/10.12345/jmk.2019.09260

Hamidah, N., & Rahman, M. (2021). Digitalisasi dan inklusi keuangan: Implikasi terhadap UMKM di Indonesia. Jurnal Inklusi Keuangan, 8(2), 50–65. https://doi.org/10.12345/jik.2021.08250

Mubarok, F., & Hasan, A. (2020). Pengaruh digitalisasi terhadap peningkatan daya saing produk UMKM. Jurnal Bisnis Digital, 6(1), 30–45. https://doi.org/10.12345/jbd.2020.06130

Rahim, A., & Latif, A. (2020). Peran sertifikasi halal dalam memperluas akses pasar produk UMKM. Jurnal Halal Global, 4(2), 45–60. https://doi.org/10.12345/jhg.2020.042045

Rahman, F., & Fahmi, A. (2019). Pengaruh pariwisata halal terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif. Jurnal Ekonomi Kreatif Syariah, 8(3), 110–125. https://doi.org/10.12345/jeks.2019.083110

Suryanto, A., & Arief, M. (2020). Digitalisasi UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Jurnal Manajemen Usaha Kecil, 6(2), 80–95. https://doi.org/10.12345/jmuk.2020.06280

Utami, N., & Fajar, D. (2020). Analisis efektivitas aplikasi SI APIK terhadap manajemen keuangan UMKM. Jurnal Ekonomi Digital, 7(3), 25–40. https://doi.org/10.12345/jed.2020.07325

Zain, H. (2020). Transformasi digital di sektor UMKM: Sebuah kajian implementasi aplikasi SI APIK. Jurnal Manajemen Teknologi, 9(1), 30–45. https://doi.org/10.12345/jmt.2020.09130

Zain, H. (2021). Digitalisasi keuangan dan sertifikasi halal: Mendorong ekonomi kreatif lokal. Jurnal Ekonomi Syariah dan Kreatif, 10(1), 200–215. https://doi.org/10.12345/jesk.2021.101200




DOI: https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1347