Peningkatan Mutu Lulusan Siswa SMK Negeri 2 Pandeglang Melalui Pembelajaran Teaching Factory

Irwanto Irwanto - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten

Abstract


This research aims to obtain policy recommendations regarding the implementation of learning through teaching factories as an effort to improve the quality of student graduates at SMKN 2 Pandeglang. The type of research used is field study which is descriptive analysis. Data collection was carried out using observation techniques, in-depth interviews and documentation studies. The research location is at SMKN 2 Pandeglang, Pandeglang Regency, Banten Province. The research samples were school principals, productive teachers, and teaching factory managers. The research results show that SMKN 2 Pandeglang does not fully understand the function of the teaching factory, as can be seen from weak planning, implementation of learning, production activities and limited industrial collaboration. In this case, the implementation of the teaching factory in learning at SMKN 2 Pandeglang still has little impact on improving the quality of graduates at the vocational school, so that assistance efforts are needed in the teaching factory in the productive learning process, especially the involvement of the industrial world which needs to be optimized.

ABSTRAK

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kebijakan dalam pelaksanaan pembelajaran melalui teaching factory sebagai upaya peningkatan mutu lulusan siswa di SMKN 2 Pandeglang. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara secara mendalam dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian di SMKN 2 Pandeglang, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Sampel penelitian adalah kepala sekolah, guru produktif, dan pengelola teaching factory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMKN 2 Pandeglang belum sepenuhnya memahami fungsi teaching factory, tampak dari lemahnya perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, kegiatan produksi, dan kerjasama industri terbatas. Dalam hal ini pelaksanaan teaching factory dalam pembelajaran di SMKN 2 Pandeglang masih kurang berdampak terhadap peningkatan mutu lulusan di SMK tersebut, sehingga memerlukan upaya pendampingan dalam teaching factory dalam proses pembelajaran produktif, terutama pelibatan dunia industri yang perlu dioptimalkan.


Keywords


Vocational education Teaching factory Quality graduates Learning / Pendidikan kejuruan teaching factory mutu lulusan pembelajaran

Full Text:

PDF

References


Rayyan, M., Ismail, R., & Amiruddin. (n.d.). Penerapan teaching factory terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran las busur manual (SMAW) jurusan teknik las SMK Negeri 3 Gowa. EPrint, 1.

Wijaya, M. B. R. (2013). Model pengelolaan teaching factory sekolah menengah kejuruan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 30, 125–132.

Akyuwen, J. S., Kempa, R., & Rumfot, S. (2023). Peran kepala sekolah dalam pengembangan teaching factory (TEFA) pada SMK pusat keunggulan yang ada di Kota Ambon dan pembelajaran. Jurnaledukasia.org. Retrieved from http://www.jurnaledukasia.org

Kuntjoro, Y. S. (2022). Pelaksanaan teaching factory berbasis pendekatan CIPP di sekolah menengah kejuruan PIKA Semarang. Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter (JIPK), 7(1), April 2022.

Atmawati, A., Samsudi, S., & Sudana, I. M. (2017). Keefektifan pelaksanaan praktek kerja lapangan berbasis industri pada kompetensi keahlian teknik audio video. Journal of Vocational and Career Education, 2(2).

Stavropoulos, P., Bikas, H., & Mourtzis, D. (2018). Collaborative machine tool design: The teaching factory paradigm. Procedia Manufacturing, 23, 123-128.

Sudira, P. (2018). Praksis ideologi tri hata karana dalam pembudayaan kompetensi pada SMK di Bali (Disertasi, Universitas Negeri Yogyakarta).

Suralaga, F. (2021). Psikologi pendidikan: Implikasi dalam pembelajaran. Repository UIN JKT. Retrieved from https://repository.uinjkt.ac.id

Islami, F., Witono, A. H., & Hakim, M. (2021). Implementasi pengembangan manajemen pembelajaran berbasis teaching factory di SMK Negeri 4 Mataram. JPAP (Jurnal Praktisi). Retrieved from https://jurnalpasca.unram.ac.id

Masbahah, Kustono, D., & Patmanthara, S. (2014). Efektivitas sistem pembelajaran blok di sekolah menengah kejuruan kota Surabaya. Jurnal Teknik Mesin, 1, 57–70. Retrieved from http://journal.um.ac.id

Masngut, C. H. A. (2022). Manajemen pendidikan kewirausahaan berbasis teaching factory pada sekolah usaha perikanan menengah Waiheru Ambon. Retrieved from https://ojs3.unpatti.ac.id

Akyuwen, J. S., Kempa, R., & Rumfot, S. (2023). Peran kepala sekolah dalam pengembangan teaching factory (TEFA) pada SMK pusat keunggulan yang ada di Kota Ambon. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 1145–1154. https://doi.org/10.2721/1150

Simanjuntak, H., Endaryono, M. M. B. T., & Sinaga, D. (2022). Mutu pendidikan untuk jenjang sekolah dasar. Google Books. Retrieved from https://books.google.com

Zuslia, V., Prihandari, H., & Triana, B. M. (2022). Analisis teaching factory terhadap motivasi belajar mahasiswa tingkat akhir. NECTAR: Jurnal. Retrieved from https://jom.untidar.ac.id

Nugroho, A. S., Suryanti, S., & Wiryanto, W. (2022). Peningkatan kualitas guru, sebanding dengan peningkatan pendidikan? Jurnal Basicedu. Retrieved from https://www.neliti.com/publications

Sawitri, C. P., & Apriyanto, N. (2022). Pengaruh teaching factory dan sarana prasarana terhadap hasil belajar siswa kelas XI TKRO sub kompetensi sistem pengapian konvensional di SMK Harapan. Jurnal of Vocational Education. Retrieved from https://e-journal.ivet.ac.id

Watini, K., & MT, M. (2024). Design thinking for education merancang teaching factory berbasis kondisi sekolah. Google Books. Retrieved from https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=XUnoEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA6

Muharam, C. S., Kusnendi, N., Fauzi, M. I., Yoseptry, R., & Wasliman, E. D. (2024). Efektivitas model pembelajaran teaching factory (TEFA) dalam meningkatkan kualitas lulusan pada SMK Negeri Pertanian Pembangunan Cianjur. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 11(4), 1839–1853. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v11i4.1304

Krisdayati, F., & Hariyati, N. (2020). Evaluasi supervisi akademik dalam pembelajaran berbasis teaching factory pada program keahlian perbankan di SMK Negeri 1 Jombang. Inspirasi Manajemen Pendidikan. Retrieved from https://garuda.kemdikbud.go.id

Sudira, P. (2018). Metodologi pembelajaran vokasional abad XXI inovasi, teori, dan praksis. Yogyakarta: UNY Press.

Shagira, R. Y., Sutopo, Y., & Syamwil, R. (2021). The performance of the production unit program Ibu Kartini Semarang vocational high school. Journal of Vocational and Career Education, 6(1).

Hadlock, H., et al. (2008). From practice to entrepreneurship: Rethinking the learning factory approach. Proceedings of the 2008 IAJC IJME International Conference, ISBN 978-1-60643-379-9.

Abdul, H. (2013). Teaching factory sebagai pengembangan sistem pendidikan di sekolah menengah kejuruan. Kiat Bisnis, 5(3).

Patonah. (2012). Manajemen pembelajaran teaching factory di program studi pariwisata. SMK Negeri 6 Yogyakarta. UNY.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Jakarta: Alfabet.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v4i6.990

Citation Format:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Alamat Kantor

Komplek Purimelia Asri Blok C 3 No 17 Desa Bojong Emas Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung.

Telpon (022) 873 553 70, HP 081 57000 699

Pembayaran

Rekening Bank Republik Indonesia (BRI) an CV. WIdina Media Utama, 110701000573565.

Sinta Google Scholar