KORELASI KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL WARNA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK PERTIWI XI MERAUKE
Abstract
This study aims to determine the relationship between coloring activities and the ability to recognize colors of children aged 4-5 years in Pertiwi XI Kindergarten, Merauke Regency. This study uses a type of quantitative research with a correlational approach. The instrument used is a questionnaire / questionnaire. The results of the study were tested to determine the normality of the data using the One Sample Kolmogorov Smirnov test for each variable and obtained a significance value of 0.077 for the coloring activity variable, and 0.2 for the color recognition ability variable. After that, the correlation test was continued and the results obtained from this study were that there was a significant relationship between coloring activities and the ability to recognize children's colors with a very high category (0.000). Based on data analysis, it can be concluded that the relationship between coloring activities and the ability to recognize colors in children aged 4-5 years at Pertiwi XI Merauke Kindergarten is included in a positive correlation and is classified in a very high category.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kegiatan mewarnai dengan kemampuan mengenal warna anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi XI Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian diuji untuk menentukan normalitas data dengan menggunakan uji One Sample Kolmogorov Smirnov untuk setiap varibel dan diperoleh nilai signifikansi 0,077 untuk variabel kegiatan mewarnai, dan 0,2 untuk varibel kemampuan mengenal warna. Setelah itu dilanjutkan uji korelasi dan diperoleh hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan kegiatan mewarnai dengan kemampuan mengenal warna anak dengan kategori sangat tinggi (0,000). Berdasarkan dari analisis data dapat disimpulkan bahwa hubungan kegiatan mewarnai dengan kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 Tahun TK Pertiwi XI Merauke masuk kedalam korelasi positif dan tergolong dalam kategori sangat tinggi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Chamidah. (2018). Pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-6 tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2).
Deki. (2015). Pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-6 tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2).
Dharmawan, J., & Rahayu Setyaningsih, E. (2022). Pengaruh penggunaan teknologi augmented reality live texturing pada pembelajaran mewarnai anak usia dini di PAUD Holistik Integratif El-Fath Sumenep. Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 69–86. https://doi.org/10.24929/alpen.v5i2.98
Fauziddin, & Mufarizuddin. (2018). Perkembangan kognitif bidang auditori pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Jurnal Obsesi, 5, 806.
Harun Rasyid, et al. (2009). Asesmen perkembangan anak usia dini. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Hernia. (2013). Alat permainan edukatif pasak warna untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia dini. Yaa Bunayya, 4(1).
Hidayat. (2017). Upaya meningkatkan kemampuan anak mengenal warna dengan metode menggambar. Jurnal Ilmiah Umum (JIUM), 1(1).
Hanafi, I., & Sumitro, E. A. (2019). Perkembangan kognitif menurut Jean Piaget dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 1–12.
Julita. (2018). Deteksi dini penurunan tajam penglihatan pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 16(2).
Kartika. (2017). Tinjauan ketetapan bentuk, gelap terang, dan warna pada gambar bentuk media akrilik. Jurnal Seni Rupa, 9.
Lestari. (2016). Metode outdoor learning terhadap kemampuan mengenal warna pada anak tunagrahita ringan. Jurnal Pendidikan Khusus, 9(3).
Fatimah, L. E., Yulianingsih, Y., & Syam’iyah. (2020). Kemandirian anak usia dini dengan penggunaan media film animasi “Nussa dan Rara.” Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2, 74–83. https://doi.org/10.37985/murhum.v1i2.10
Mastija, & Widajati, W. (2013). Peningkatan kemampuan peningkatan kegiatan kemampuan kognitif anak melalui penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains pada anak. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Badan Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d). Mewarnai (Def.1). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online. Diakses tanggal 24 Juni 2021, dari https://kbbi.web.id/warna
Nasional PGSD UNIKAMA. (2020). Jurnal Pendidikan Dasar, 4.
Marlianti, N. (2012). Penggunaan metode karyawisata untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak TK Al-Ikhlas Kecamatan Sumedang Utara. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Novita. (2018). Meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal angka dengan metode bermain rangkai pipa pada kelompok A di TK IT Raudlatul Muhsinin Dempel Kidul Semarang tahun ajaran 2017-2018. Journal of SECE (Studies in Early Childhood Education), 1(2).
Pamadhi, & Sukardi, E. S. (2011). Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui metode mewarnai pada kelompok B PAUD Melati Bodas. Jurnal Pendidikan Mutiara, 5(1).Nugraha, A. (2008). Pengembangan pembelajaran sains pada anak usia dini. Bandung: JILSI Foundation.
Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Jakarta: Kencana, Prenadamedia Group.
Rahayu, A. (2022). Penggunaan media bahan alam untuk meningkatkan kemampuan mengenal simbol angka 1-10 anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi Gembosan Boyolali. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–11.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v2i6.394
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








