Metode Uslubul Jidal sebagai Strategi Dialogis untuk Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa Madrasah Aliyah
Abstract
The implementation of the uslubul jidal method in Arabic language learning at Madrasah Aliyah faces several problems. Students find it difficult to argue because of their lack of mastery of Arabic vocabulary and structure. Learning is still one-way, with minimal dialogue, and teachers are not well trained in this method. The purpose of this study is to describe the implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in improving students' argumentation skills in Arabic language learning at Madrasah Aliyah. This study uses library research. The data sources in this study are books, scientific journal articles, and research reports related to the uslubul jidal method. The results of the study show that: 1). The concept of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning at Madrasah Aliyah is that the uslubul jidal method emphasizes dialogue and discussion to improve Arabic language comprehension, train students to express their opinions, and respond to other people's views with appropriate language. This method is effective in creating a dynamic and participatory learning atmosphere. 2). The form of implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah is that the implementation of uslubul jidal is carried out through structured discussions and debates, training students to construct arguments and respond to opponents. 3). Challenges and Solutions in implementing the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah are that the main challenges include a lack of proficiency in Arabic and difficulty in constructing arguments. The solutions are intensive vocabulary improvement, argument training, and the use of technology, as well as teacher training to facilitate effective discussions.
ABSTRAK
Implementasi metode uslubul jidal dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah menghadapi beberapa masalah. Siswa kesulitan berargumentasi karena kurangnya penguasaan kosakata dan struktur bahasa Arab. Pembelajaran masih bersifat satu arah, minim dialog, dan guru kurang terlatih dalam metode ini. Tujuan Penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode uslubul jidal sebagai strategi dialogis dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi siswa pada pembelajaran bahasa arab di madrasah aliyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel jurnal ilmiah, dan laporan hasil penelitian yang berkaitan dengan metode uslubul jidal. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Konsep Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Aliyah adalah bahwa metode uslubul jidal menekankan dialog dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman bahasa Arab, melatih siswa mengungkapkan pendapat, dan merespons pandangan orang lain dengan bahasa yang tepat. Metode ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang dinamis dan partisipatif. 2). Bentuk Implementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa implementasi uslubul jidal dilakukan melalui diskusi dan debat terstruktur, melatih siswa menyusun argumen dan merespons lawan. 3). Tantangan dan Solusi dalam mengimplementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa tantangan utama meliputi kurangnya penguasaan bahasa Arab dan kesulitan menyusun argumen. Solusinya adalah peningkatan intensif kosakata, pelatihan argumen, dan pemanfaatan teknologi, serta pelatihan guru untuk memfasilitasi diskusi dengan efektif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Hadidi, M. (2021). Metode pembelajaran bahasa Arab: Pendekatan dialogis dan kritis. Jakarta: Penerbit Pendidikan Nasional.
Annisa, M., & Safii, R. (2023). Analisis kebutuhan belajar bahasa Arab sebagai bahasa asing dalam konteks pendidikan tinggi. Eloquence Journal of Foreign Language, 2(2), 313–328. https://doi.org/10.58194/eloquence.v2i2.861
Atmazaki, A., Ramadhan, S., & Indriyani, V. (2023). Media dialogis-interaktif dalam pembelajaran online: Praktikalitas dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(2), 306–316. https://doi.org/10.23887/jppp.v7i2.59280
Azmi, U. (2022). Planning strategy on additional lessons to improve the quality of Islamic religious education. Journal of Educational Administration, 10(2), 11–16. Retrieved from https://ejournal.inpi.or.id/index.php/ijea/article/view/65
Budiyono, A. (2020). Analisis korelasi kemampuan memahami dengan kemampuan berargumentasi siswa melalui model pembelajaran argument based science inquiry. Phenomenon Jurnal Pendidikan MIPA, 10(1), 36–50. https://doi.org/10.21580/phen.2020.10.1.4539
Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. California: SAGE Publications.
Erduran, S., & Kaya, E. (2018). Argumentation in science education: Perspectives from classroom-based research. Springer.
Faiz, M., & Afrita, J. (2024). Tantangan dan strategi pemahaman bahasa Arab untuk pendidikan generasi Z: Analisis dan prospek masa depan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(4), 156–164. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i4.2749
Hasanah, F., Putra, P., & Rusdianto, R. (2022). Identifikasi kemampuan siswa SMP dalam berargumentasi melalui pendekatan pembelajaran science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF), 3(1), 1–9. https://doi.org/10.30872/jlpf.v3i1.974
Kasmiati, K. (2023). Implementasi metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3067–3076. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4483
Kuhn, D. (2019). Critical thinking as discourse. Human Development, 62(3), 146–164. https://doi.org/10.1159/000500171
Mahmudi, I., Manca, D., & Kusuma, A. (2022). Literatur review: Pendidikan bahasa Arab di era digital. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(2), 611–624. https://doi.org/10.54259/mudima.v2i2.396
Mercer, N., & Dawes, L. (2014). The study of talk between teachers and students, from the 1970s until the 2010s. Oxford Review of Education, 40(4), 430–445. https://doi.org/10.1080/03054985.2014.934087
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2023). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Arizona: SAGE Publications.
Muhammad, I., Hidayati, Y., & Andarwulan, T. (2020). Penerapan inovasi budaya game catung untuk meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 4(2). https://doi.org/10.23917/bppp.v4i2.22905
Mustofa, D. (2021). Strategi pembelajaran bahasa Arab: Kemahiran al-kitâbah (Arabic learning strategy: Writing skills). Loghat Arabi: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab, 2(2), 173. https://doi.org/10.36915/la.v2i2.35
Mustopa, A., Sadono, D., & Hapsari, D. (2020). Komunikasi gerakan sosial melalui penyadaran petani dalam konflik agraria. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(1), 80–93. https://doi.org/10.46937/18202028111
Pangestu, E., & Shodiq, M. (2023). Pengembangan metode ATM (amati, tiru, modifikasi) berbantuan media audio visual dalam pembelajaran iml?. Maharat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 5(2), 126–151. https://doi.org/10.18196/mht.v5i2.18172
Rahman, A. (2022). Implementasi strategi dialogis dalam pembelajaran bahasa Arab. Bandung: Pustaka Ilmu.
Rohani, E. (2025). The madrasah head's strategy in developing Radhiatul Adawiyah Mangga Tiga Makassar Madrasah Aliyah. Edusoshum Journal of Islamic Education and Social Humanities, 5(1), 141–149. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v5i1.185
Salehah, Y., & Wahyuni, A. (2023). Implementasi tahfiz al-Qur’an dengan metode talaqqi. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 504–519. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.235
Sartika, D., Wanto, D., & Yanto, M. (2022). The head of madrasa's leadership strategy in improving the quality of education in madrasah aliyah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6), 7437–7444. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4107
Siregar, N. (2023). Tantangan dan solusi dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah. Yogyakarta: Penerbit Cendekia.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tricahyono, D. (2024). Mengajarkan Pancasila secara dialogis pada generasi muda. BTI, 1(1), 29–40. https://doi.org/10.52738/bti.v1i1.3
Ulum, M., & Nuriyah, K. (2023). Implementasi kitab Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran nahwu dan shorrof bagi pemula. Jurnal Educatio FKIP Unma, 9(2), 1126–1132. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5215
Umar, Y. (2018). Analysis of the concept of strategic management and quality of madrasah aliyah. Journal of Islamicate Studies, 1(2). https://doi.org/10.32506/jois.v1i2.494
Wulandari, D., Maison, M., & Kurniawan, D. (2023). Identifikasi pemahaman konsep dan kemampuan berargumentasi peserta didik pada pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(1), 93–99. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i1.817
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.2078
.png)



