ANALISIS PERAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR RAMAH ANAK: STUDI KASUS SD LABSCHOOL UNNES

Alifia Adikasari - SD Labschool UNNES, Semarang

Abstract


This study aims to analyze the role of teachers in implementing inclusive learning in child-friendly elementary schools. This research is a qualitative descriptive study using a case study design. The data in this study are qualitative data obtained through observations, interviews, questionnaires, documentation, and field notes. The technique for checking the validity of the data in this study uses triangulation. The triangulation carried out in this study includes source triangulation and technical triangulation. The results of the study show that teachers have an important role in realizing inclusive education by implementing child-friendly principles. This role includes the ability to recognize Children with Special Needs (ABK), conduct initial assessments, prepare administration and Individual Education Programs (PPI), and understand appropriate learning strategies. Teachers also need to know assistive technology, collaborate with professionals, and involve parents in the educational process of Children with Special Needs (ABK).

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran inklusif di sekolah dasar ramah anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan desain studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Triangulasi yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil penelitian guru memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif dengan menerapkan prinsip ramah anak. Peran tersebut mencakup kemampuan mengenali Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), melakukan asesmen awal, menyusun administrasi dan Program Pendidikan Individual (PPI), serta memahami strategi pembelajaran yang sesuai. Guru juga perlu mengetahui teknologi asistif, bekerja sama dengan tenaga profesional, dan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Keywords


Inclusive Learning Children with Special Needs Child-Friendly Education The Role of Teachers / Pembelajaran Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus Pendidikan Ramah Anak Peran Guru

Full Text:

PDF

References


Azzahra, K. C. M. (2024). Analisis perkembangan implementasi pendidikan inklusi di Indonesia. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(2), 86–92.

Baiq, A. S. (2019). Implementasi pendidikan inklusi berbasis pengembangan diri di Sekolah Alam Jogja Green School. Jurnal PGMI, 11(2), 117–132.

Desiningrum, D. R. (2017). Psikologi anak berkebutuhan khusus.

Farida, P. A. (2025). Peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif pada pendidikan multikultural. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2(2), 344–347.

Florian, L., & Spratt, J. (2025). Teachers’ agency in implementing inclusive education: A multi-country study. International Journal of Inclusive Education.

Khairuddin. (2020). Pendidikan inklusif di lembaga pendidikan. Jurnal Tazkiya, 9(1).

Munawir. (2024). Peran pendidikan Islam dalam meningkatkan kesadaran tentang pendidikan inklusif. Jurnal Basicedu, 8(2), 1140–1148.

Muhammad, F. F. (2024). Mutu pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 2(2), 9–15.

Siti, N. (2025). Peran guru dalam mewujudkan pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus di pendidikan anak usia dini. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(2), 25–37.

Vaas, A., & Kukkonen, T. (2022). Collaborative teacher learning communities and inclusive pedagogies in primary education. European Journal of Educational Research, 11(3), 1005–1020.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1971