Efektivitas Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Self-Disclosure Siswa SMAK Sint Carolus Kupang
Abstract
This study aims to test the effectiveness of group guidance services in improving self-disclosure of grade XI students of SMAK Sint Carolus Penfui Kupang. The research design used a one-group pre-test and post-test with 10 respondents. The instrument was a valid and reliable questionnaire (0.932). The results of the paired t-test showed a Sig. (2-tailed) value = 0.000 < 0.05, indicating a significant increase in student self-disclosure. Thus, group guidance services are proven to be effective as a psychopedagogical intervention.
ABSTRAC
Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan self-disclosure siswa kelas XI SMAK Sint Carolus Penfui Kupang. Desain penelitian menggunakan one-group pre-test and post-test dengan 10 responden. Instrumen berupa angket valid dan reliabel (0,932). Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, menandakan peningkatan signifikan pada self-disclosure siswa. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok terbukti efektif sebagai intervensi psikopedagogik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardi, I. I., & Zarian. (2013). Konsep dasar self-disclosure dan pentingnya bagi mahasiswa bimbingan dan konseling. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 13(1), 110–117.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (4th ed.). Pustaka Belajar.
Fijriani, & Amaliawati, R. (2017). Layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 24. https://doi.org/10.26539/116
Hartanti, J. (2022). Bimbingan kelompok (L. N. Riandika, Ed.). UD Duta Sablon Rt.
Hasanah, I., Sa’idah, I., Fakhriyani, D. V., & Aisa, A. (2022). Bimbingan kelompok teori dan praktik. Redaksi Duta Media.
Heliyanty, D. (2022). Peningkatkan hubungan sosial antar teman sebaya melalui layanan bimbingan kelompok. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 14, 7–10.
Maryam, E. W. (2018). Buku ajar psikologi sosial (S. B. Sartika, Ed.; 1st ed.). Sidoarjo: UMSIDA Press.
Masril, S., & Santosa, B. (2022). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap self-disclosure remaja di Kp. Pisang Jorong IV Koto Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 15806–15814.
Muliani, V., & Sano, A. (2024). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains, 4(3), 651–658. https://doi.org/10.58578/masaliq.v4i3.3000
Prayitno, & Amti, E. (2009). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Rakhmawati, Y. (2019). Komunikasi antarpribadi (N. Suryandi, Ed.). Surabaya: CV. Putra Media Nusantara (PMN).
Septiani, D., Azzahra, P. N., Wulandari, S. N., & Manuardi, A. R. (2019). Self-disclosure dalam komunikasi interpersonal: Kesetiaan, cinta, dan kasih sayang. Fokus, 2(6), 265–271.
Setianingsih, E. S. (2015). Keterbukaan diri siswa (self-disclosure). Empati: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 46–64.
Suhertina. (2014). Dasar-dasar bimbingan dan konseling (D. H. Ichsan, Ed.; 1st ed.). Pekanbaru: CV. Mutiara Pesisir Sumatra.
Wijoyo, H. (2020). Manajemen pendidikan karakter (1st ed.). Banyumas: CV. Pena Persada Redaksi.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1588
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








