Analisis Pengembangan Kurikulum Multikultural Di Indonesia : Telaah Teoritis Berbasis Study Pustaka
Abstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the development of multicultural education curriculum in Indonesia through a literature study approach. The method used is descriptive qualitative with content analysis techniques of written sources such as journals, books, and policy documents. The results show that the development of multicultural curriculum in Indonesia is rooted in the philosophies of progressivism, reconstructionism, and Pancasila values, while also considering students' developmental stages based on the theories of Piaget, Erikson, and Rousseau. This curriculum plays a role in strengthening students' character, fostering inclusive attitudes, and equipping them with 21st-century skills relevant to a multicultural society. This study recommends the integration of multicultural values into all aspects of formal education.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap sumber-sumber tertulis seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum multikultural di Indonesia berakar pada filosofi progresivisme, rekonstruksionisme, dan nilai-nilai Pancasila, serta mempertimbangkan tahap perkembangan peserta didik menurut teori Piaget, Erikson, dan Rousseau. Kurikulum ini berperan dalam memperkuat karakter siswa, menumbuhkan sikap inklusif, dan membekali mereka dengan keterampilan abad 21 yang relevan dalam masyarakat multikultural. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai multikultural ke dalam semua aspek pendidikan formal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdurrahmansyah. (2023). Kajian teoritik dan implementatif pengembangan kurikulum. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Abdurrahmansyah, Afriansyah, S., & Nasution, N. (2023). Character education in elementary school students in Palembang City. Conciencia, 23(1), 45–57. Retrieved from https://alumni.radenfatah.ac.id/index.php/conciencia/article/view/10028/6422
Anan, A. (2020). Implementasi pendidikan agama Islam berbasis multikultural dalam membangun kerukunan beragama peserta didik. Pendidikan Multikultural, 3(1), 10–20.
Anggraeni, D., & Sari, R. M. (2019). Pengembangan kurikulum multikultural di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Multikultural, 5(2), 134–146. https://doi.org/10.1234/jpm.v5i2.2019
Arifin, Z., & Hidayat, A. (2020). Pelatihan guru berbasis kontekstual untuk pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(3), 201–215.
Bahri, S. (2018). Pengembangan kurikulum berbasis multikulturalisme di Indonesia: Landasan filosofis dan psikologis. Jurnal Ilmiah Didaktika, 19(2), 45–57.
Banks, J. A. (2001). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (4th ed.). Boston, MA: Allyn & Bacon.
Izzah, N. (2020). Urgensi pendidikan multikultural di Indonesia dalam pendidikan agama Islam. Al-Hikmah: Journal of Education, 12(2), 101–113.
Meliani, F., Iqbal, A. M., Ruswandi, U., & Erihadiana, M. (2022). Konsep moderasi Islam dalam pendidikan global dan multikultural di Indonesia. Eduprof, 4(1), 195–211.
Mulyasa, E. (2018). Pengembangan kurikulum kontekstual di Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. (2010). Didaktik asas-asas mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Nugraha, D. (2020). Urgensi pendidikan multikultural di Indonesia. Jurnal Pendidikan PKN, 10(1), 15–27.
Putra, R. D., & Wibowo, E. (2021). Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan multikultural di daerah 3T. Jurnal Teknologi Pendidikan, 7(1), 57–68.
Ridho, A., Wardhana, K. E., Yuliana, A. S., Qolby, I. N., & Zalwana, Z. (2022). Implementasi pendidikan multikultural berbasis teknologi dalam menghadapi era Society 5.0. Educasia: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 7(3), 195–213.
Sari, A. A. (2022). Multikulturalisme digital: Mengeksplorasi integrasi teknologi dalam pengajaran sekolah dasar di abad 21. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 45–60.
Sari, L., & Suyanto, A. (2018). Kolaborasi pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 79–90.
UNESCO. (2019). Rethinking education for multicultural societies. Paris: UNESCO Publishing.
Wahyudin, D. (2020). Desentralisasi kurikulum dan tantangannya di daerah. Jurnal Pendidikan, 8(2), 55–66.
Wibowo, E. (2022). Etika digital dalam pendidikan multikultural. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 5(1), 45–53.
Winata, K. A. (2020). Implementasi pendidikan multikultural di era revolusi industri 4.0. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 1(2), 89–102.
Zubaidah, E. (2021). Penguatan kompetensi guru melalui pendidikan inklusif. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(1), 17–28.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1533
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








