Kurikulum Merdeka: Telaah Potensi dan Tantangan Implementatif dalam Mewujudkan Pendidikan Fleksibel di Indonesia
Abstract
This study aims to examine the potential and challenges in the implementation of the Independent Curriculum in Indonesia. The curriculum is designed to provide students with greater flexibility in choosing their learning paths based on their interests and abilities. By emphasizing a student-centered and flexible approach, it seeks to enhance the quality of learning and character development. However, its implementation faces several challenges, such as teacher readiness, limited infrastructure, and unequal access to education. This research employs a descriptive qualitative method by analyzing literature from various academic sources. The findings indicate that although the Independent Curriculum offers significant potential, its success depends on strong support from multiple stakeholders to achieve a more inclusive and adaptive education system.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada peserta didik dalam memilih jalur pembelajaran sesuai dengan minat dan kemampuannya. Dengan pendekatan yang fleksibel dan berpusat pada siswa, kurikulum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Namun, pelaksanaannya dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kesiapan pendidik, keterbatasan infrastruktur, dan ketimpangan akses pendidikan. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memiliki banyak potensi positif, implementasinya memerlukan dukungan yang kuat dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azis, M., & Setiawan, T. (2023). Pembelajaran inklusif dengan menggunakan teknologi dalam kelas virtual. Jurnal Pendidikan Inklusi, 4(4), 155–167.
Biantoro, A., & Setiawan, B. (2021). Pendidikan inklusif: Sebuah pendekatan integratif. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 11(1), 89–98.
Fatimah, S., Abdurrahmansyah, & Badarudin, K. (2023). Peran pengguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan di era industri 4.0. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 16.
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice. Teachers College Press.
Haris, A. S., & Fauziah, L. (2023). Ketimpangan pendidikan dan peran infrastruktur dalam implementasi Kurikulum Merdeka di daerah terpencil. Jurnal Studi Pendidikan, 20(4), 213–225.
Haryanto, H., & Kurniawan, I. (2021). Pengembangan penilaian berbasis portofolio dalam pembelajaran pendidikan seni di SMA. Jurnal Seni dan Pendidikan, 9(2), 45–59.
Hidayat, S., & Ningsih, R. (2021). Implementasi pembelajaran fleksibel melalui platform digital pada pendidikan menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(1), 45–59.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan implementasi. Jakarta: Kemdikbudristek.
Mansur, M. (2019). Kearifan budaya lokal sebagai fondasi pendidikan inklusif di Indonesia. Jurnal Pendidikan Khas, 9(1), 33–46.
Miftahudin, M. (2020). Pengembangan penilaian berbasis proyek dalam pembelajaran pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 43–56.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen pembelajaran: Strategi dan implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulkan, L. M. (2024). Analisis implementasi kurikulum: Faktor tantangan dan solusi strategis di lingkungan pendidikan. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 118.
Novianti, F., & Yuliana, E. (2019). Implementasi penilaian otentik dalam pembelajaran di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(4), 55–67.
Prasetya, A., & Fitria, I. (2020). Pengaruh pembelajaran fleksibel terhadap prestasi belajar siswa di era digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(3), 90–105.
Prayitno, E. (2022). Fleksibilitas Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran berbasis kompetensi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(3), 145–160.
Sari, A. F., & Haryanto, T. (2023). Mengoptimalkan pembelajaran abad 21 melalui Kurikulum Merdeka: Kesempatan dan tantangan. Jurnal Pendidikan Abad 21, 9(1), 74–85.
Setiawan, E., & Yuliana, E. (2020). Integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 77–89.
Slamet, H. (2022). Penerapan Kurikulum Merdeka dalam konteks pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 13(3), 99–111.
Sukmadinata, N. S. (2022). Perencanaan dan pengembangan pendidikan: Perspektif Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wahyudi, W. (2022). Kurikulum Merdeka: Peluang dan tantangan dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional, 15(1), 98–110.
Yuliana, D., & Fitri, F. (2023). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 11(2), 103–112.
Zainuddin, M., & Akmal, M. (2023). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 17(2), 45–58.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1530
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








