Efektivitas Media Count On! dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Angka pada Anak dengan Hambatan Intelektual di SLB Negeri Tanjungpandan
Abstract
This research is motivated by grade VI elementary school students who have intellectual disabilities at SLB Negeri Tanjungpandan who have difficulty in understanding the concept of numbers 1-10. This study aims to test the effectiveness of using the count on! media in improving the understanding of the concept of numbers in children with moderate intellectual disabilities at SLB Negeri Tanjungpandan. The research method used is experimental research with a one group pre-test post-test design. The sample used in this study was 3 children with intellectual disabilities. The results of the study were seen from the difference in the results of the pre-test and post-test phases which showed an increase in both the number concept indicator and the number symbol indicator. The results obtained showed an increase in the score of understanding the concept of numbers in the pre-test and post-test phases, namely from 54 to 78. Based on the results of the Wilconox test, it showed that the research hypothesis was accepted, which means that the Count On! media is effective in improving the understanding of the concept of numbers in children with intellectual disabilities.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik kelas VI sekolah dasar yang memiliki hambatan intelektual di SLB Negeri Tanjungpandan yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep angka 1-10. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan media count on! dalam meningkatkan pemahaman konsep angka pada anak dengan hambatan intelektual sedang di SLB Negeri Tanjungpandan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 3 anak dengan hambatan intelektual. Hasil penelitian yang dihasilkan dilihat dari perbedaan nilai hasil dari fase pre-test dan fase post-test yang menunjukan peningkatan baik pada indikator konsep angka maupun indikator simbol angka. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman konsep angka pada fase pre-test dan posttest yaitu dari adalah 54 menjadi 78. Berdasarkan hasil pengujian Wilconox menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima yang artinya bahwa media Count On! efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep angka pada anak dengan hambatan intelektual.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abadi, R. F., Asmiati, N., & Septiani, E. D. (2021). Keterampilan bimbingan merawat diri pada anak dengan hambatan intelektual usia 12 tahun di Kp. Binuang Randu, Kec. Binuang, Kab. Serang-Banten. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 6(1), 10–16. https://jurnal.untirta.ac.id/
Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Astuti, W. (2017). Pengaruh penggunaan smartphone terhadap keefektifan komunikasi antar pribadi mahasiswa jurusan Dakwah dan Komunikasi STAIN Parepare. Parepare: STAIN Parepare. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/492
Delphie, B. (2006). Penyebab kelainan keterbelakangan mental. Bandung: Rizqi Press.
Kustawan, D. (2012). Pendidikan inklusif dan upaya implementasinya. Jakarta: PT Luxima Metro Media.
Longman. (1987). Dictionary of contemporary English. Suffolk: Richard Clay Ltd.
Masruroh, S. H. (2022). Pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di MTs Bustanul Ulum Panti Jember tahun pelajaran 2021/2022. Jember: Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq. http://digilib.uinkhas.ac.id/
Maulidiyah, F. N. (2020). Media pembelajaran multimedia interaktif untuk anak tunagrahita ringan. Jurnal Pendidikan, 29(2), 93–100. https://journal.univetbantara.ac.id/
Meilinia, A. (2022). Penggunaan media kotak suka-suka dalam peningkatan pengetahuan pembelajaran tematik dengan tema makhluk hidup pada siswa tunagrahita SMPLB kelas VIII di SKh Bina Citra Anak. Serang: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Meimulyani, Y., & Caryoto. (2013). Media pembelajaran adaptif bagi anak berkebutuhan khusus. Jakarta: PT Luxima Metro Media.
Melodyana, P. A. (2019). Peningkatan kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun dengan permainan ular tangga di PAUD Dahlia tahun ajaran 2018/2019. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/
Ramadanti, K. (2020). Peningkatan kemampuan mengenal angka melalui permainan Uno Batang pada murid tunarungu berat kelas III di SLB Pelita Mandiri Makassar. Makassar: Universitas Negeri Makassar. http://eprints.unm.ac.id/
Rohmawati, L. (2022). Efektivitas penggunaan media pembelajaran Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran daring mahasiswa saat pandemi COVID-19. Sinau: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 8(1), 29–35. https://jurnal.padhaku.ac.id/
Roswantika, L. (2015). Penerapan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca anak usia 5–6 tahun. Serang: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. https://eprints.untirta.ac.id/
Sari, D. R., Zainuddin, M., & Akbar, S. (2020). Kemampuan berhitung pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(11), 1535–1539. http://journal.um.ac.id/
Setiawan, I. (2022). Media pembelajaran yang menarik dan interaktif di masa pandemi COVID-19. Empowerment Journal, 2(1), 21–25. https://journal.aiska-university.ac.id/
Suparman. (2015). Peningkatan kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan melalui media permainan kartu. EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 142–148. https://ppjp.ulm.ac.id/
Tim Penyusun Kamus Bahasa Indonesia. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi keempat). Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Wahyuni. (2020). Peningkatan kemampuan mengenal angka melalui media papan flanel angka pada anak kelompok A di TK Mentari Bulogading Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar. https://digilibadmin.unismuh.ac.id/
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1443
.png)



