Efektivitas My Totseat dalam Meningkatkan Toilet Training Anak Cerebral Palsy di Skh Al-Kautsar

Feni Yanti - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Sistriadini Sidik - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Dedi Mulia - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract


In the learning process, children with cerebral palsy need various facilities such as methods, learning patterns, and media or tools that can facilitate children in learning toilet training. This study aims to improve toilet training skills through the application of the My Totseat tool for children with cerebral palsy. The method used in this study is an experiment (single subject research) with an A-B-A design, which has 3 phases, namely baseline-1 (A1), intervention (B), and baseline-2 (A2). Based on the results of the study and data processing, it is known that the average percentage or mean level of the baseline-1 (A1), intervention (B), and baseline-2 (A2) phases are 33%, 100%, and 88%. Thus, the results of this study can answer the hypothesis that by using my totseat in toilet training skills in squatting toilets, cerebral palsy children in grade VI can improve.

ABSTRAK

Dalam proses pembelajarannya, anak cerebral palsy membutuhkan berbagai fasilitas seperti metode, pola pembelajaran, hingga media ataupun alat yang dapat memudahkan anak dalam melakukan pembelajaran toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan toilet training melalui penerapan alat My Totseat bagi anak cerebral palsy. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen (single subject research) dengan desain A-B-A, yang memiliki 3 fase, yaitu baseline-1 (A1), intervensi (B), dan baseline-2 (A2). Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data  diketahui bahwa, rata-rata persentase atau mean level dari fase baseline-1 (A1), intervensi (B), dan fase baseline-2 (A2), yaitu 33%, 100%, dan 88%. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa, dengan menggunakan my totseat dalam kemampuan toilet training di toilet jongkok anak cerebral palsy kelas VI dapat meningkat.

Keywords


Cerebral palsy, My Totseat, toilet training / Cerebral palsy, My Totseat, pelatihan toilet

Full Text:

PDF

References


Afifah, H. Z. (2017). Peningkatan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan buku pop-up pada anak cerebral palsy kelas IV SLB G Daya Ananda Kalasan. Jurnal Widia Ortodidaktika, 6(8).

Hapsari, R. (2017). Panduan praktis toilet training untuk anak. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Maimunah, S. (2013). Studi eksploratif perilaku koping pada individu dengan cerebral palsy. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(1), 156–171.

Nilasari, F. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik pada anak cerebral palsy. Jakarta: Penerbit Andi.

Nunen, J., et al. (2016). Innovative teaching strategies for the 21st century classroom. London: Routledge.

Nurfadilla, dkk. (2018). Komorbiditas pada penyandang cerebral palsy (CP) di Sekolah Luar Biasa (SLB). Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 7(2), 90–96. http://jurnal.unpad.ac.id/

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet.

Sunanto, J., et al. (2006). Penelitian dengan subjek tunggal. Bandung: UPI Press.

Widati, S. (2007). Anak dengan cerebral palsy. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Wong, D. L., Hockenberry, M., Wilson, D., Winkelstein, M. L., & Schwartz, P. (2009). Buku ajar keperawatan pediatrik (Ed. 6). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Wulandari, R. (2018). Penggunaan alat bantu pembelajaran dalam pendidikan modern. Bandung: Penerbit Cipta Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1362