PENGEMBANGAN GAME SAINS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SAINS ANAK USIA DINI
Abstract
This study aims to develop a game in the form of an animated game that is appropriate for improving early childhood science learning readiness, this game can help children to learn science with a fun method (play) and in accordance with the characteristics and stages of early childhood development. This research is a development research (Development Research) using the model developed by Borg and Gall. There are 3 stages used in this research from 10 stages proposed by Borg and Gall. These stages include: (1) research and information collecting, (2) planning, and (3) develop preliminary form of product. Feasibility assessment was conducted by 1 material expert, and 1 media expert. Small group trials and field tests were conducted on group B children at TK Kartika Kediri, in small group trials of 5 children and in field trials of 30 children. The results of this study both from the results of expert validation and small group trials and field tests, obtained the results that this media is feasible as one of the science learning media for Early Childhood.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah permainan dalam bentuk Game animasi yang tepat untuk meningkatkan kesiapan belajar sains anak usia dini, Permainan ini dapat membantu anak untuk belajar sains dengan metode yang menyenangkan (bermain) dan sesuai dengan karakteristik serta tahapan perkembangan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research) dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Ada 3 tahapan yang dipakai dalam penelitian ini dari 10 tahap yang diajukan oleh Borg and Gall. Tahapan tersebut antara lain: (1) research and information collecting, (2) planning, dan (3) develop preliminary form of product. Penilaian kelayakan dilakukan oleh 1 ahli materi dilakukan, dan 1 orang ahli media. Uji coba kelompok kecil dan uji lapangan dilakukan terhadap anak kelompok B di TK Kartika Kediri, pada uji coba kelompok kecil sebanyak 5 anak dan pada uji coba lapangan sebanyak 30 anak. Hasil penelitian ini baik dari hasil validasi ahli maupun uji coba kelompok kecil dan uji lapangan, diperoleh hasil bahwa media ini layak sebagai salah satu media pembelajaran sains untuk Anak Usia Dini.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aisyah, E. N., Iriyanto, T., Astuti, W., & Yafie, E. (2019). Pengembangan Alat Permainan Ritatoon Tentang Binatang Peliharaan Sebagai Media Stimulasi Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini. JKTP. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 2(3), 174–180.
Anggraini, V., & Priyanto, A. (2019). Peningkatan Kemampuan Pengenalan Sejarah Budaya Minangkabau Melalui Lagu Kreasi Minangkabau bagi Anak Usia Dini. Kaganga. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 2(1), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kaganga.v2i1.703.
Dhieni, N., et al. (2009). Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.
Dwiyanti, L., Khan, R. I., & Kurniawati, E. (2018). Development of Smart Adventure Games to Improve the Readiness of the Initial Ability of Reading, and Writing (CALIS) on Early Childhood. Jurnal Obsesi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 149–154. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.91.
Fithri, D. L., & Setiawan, D. A. (2017). Analisa dan Perancangan Game Edukasi Sebagai Motivasi Belajar untuk Anak Usia Dini. Jurnal Simetris, 8(1), 225–230.
Hasmalena, Rukiyah, & Mahyumi. (2018). Pengaruh Penggunaan Multimedia Terhadap Pemahaman Konsep Pada Mata Kuliah Pengembangan Kognitif dan Kreatifitas Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 85–93.
Lestariningrum, A. (2018). The Effects of Traditional Game ‘Congklak’ and Self-Confidence Towards Logical Mathematical Intelligence Of 5-6 Years Children. Jurnal Indria, 3(1), 13–22.
Mufarizuddin. (2017). Peningkatan Kecerdasaan Logika Matematika Anak Melalui Bermain Kartu Angka Kelompok B di TK Pembina Bangkinang Kota. Jurnal Obsesi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 62–71. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.32.
Muloke, I. C., Ismanto, A. Y., & Bataha, Y. (2017). Pengaruh Alat Permainan Edukatif (Puzzle) Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Linawan Kecamatan Pinolosian Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Jurnal Keperawatan, 5(1), 1–6.
Mulyana, E. H., Nurzaman, I., & Fauziyah, N. A. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Usia Dini Mengenal Warna. Jurnal PAUD Agapedia, 1(1), 76–91.
Naimah, J., Winarni, D. S., & Widiyawati, Y. (2019). Pengembangan Game Edukasi Science Adventure untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 7(2), 91–100. https://doi.org/10.24815/jpsi.v7i2.14462.
Prahesti, I., Taulany, H., & Fauziah, S. (2017). Media Compact Disk Interaktif Berbudaya Sehat untuk Meningkatkan Kosa Kata Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 377-386.
Somadayo, S. (2011). Strategi dan Teknik Pembelajaran Membaca. Yogtakarta: Graha Ilmu.
Sutikno, S. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Prosfect.
Suryaningsih, N. M. A., & Rimpiati, N. L. (2018). Implementation of Game-Based Thematic Science Approach in Developing Early Childhood Cognitive Capabilities. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 194–201. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.90.
Trisniawati, R. A., & Rhosyida, N. (2018). Implementasi Pembelajaran Origamasains Matematika dan Sains Sejak Dini. Jurnal Ilmiah Visi PGTK PAUD dan Dikmas, 13(2), 91–99.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v2i3.186
.png)



