Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Menghadapi Dinamika Sosial Di Kecamatan Ibun
Abstract
Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students' character, especially in addressing evolving social dynamics. This study aims to explore the implementation of Islamic religious education based on local wisdom and its impact on students' character development. Using a qualitative approach and a case study method in Ibun District, data were collected through in-depth interviews and observations. The findings indicate that integrating local wisdom into IRE strengthens students' understanding of Islamic teachings and instills values of tolerance and togetherness. However, implementation faces challenges such as limited resources, lack of teacher understanding, and differing community perspectives on integrating culture into religious education. Therefore, developing a curriculum based on local values and providing intensive training for educators are essential to ensure the effective application of this approach.
ABSTRAK
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran krusial dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan agama berbasis kearifan lokal serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di Kecamatan Ibun, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PAI dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman guru, dan perbedaan sudut pandang masyarakat terkait integrasi budaya dalam pendidikan agama. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis nilai lokal serta pelatihan intensif bagi pendidik agar pendekatan ini dapat diterapkan secara lebih efektif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Artikel Jurnal:
Ariza, H., & Tamrin, M. I. (2021). Pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal (Benteng di era globalisasi). Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 4(2).
Azhar, M. (2022). Peran kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama Islam: Sebuah pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 8(1), 112–126.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Hidayah, N. (2021). Pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal: Mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 14(3), 45–58.
Kurniawati, L. (2023). Tantangan dalam implementasi pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Agama Islam, 10(1), 59–72.
Muflihin, A. (2020). Internalisasi nilai-nilai kearifan lokal pada pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, 3(2), 21–32.
Purnama, R., & Suryani, T. (2020). Pendidikan agama Islam dan kearifan lokal: Membangun toleransi dalam keragaman. Jurnal Keislaman dan Kemanusiaan, 7(2), 133–145.
Radhiati, R., Rizal, S. U., & Hikmah, N. (2025). Pengembangan modul digital pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal Kalimantan pada materi penyebar ajaran Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 9(2), 296–308.
Rostiana, W. (2023). Strategi pengembangan bahan ajar pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal. GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 3, 124–136.
Santosa, B., & Budi, I. (2022). Pengaruh pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal terhadap karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 98–110.
Sari, D., & Abdul, M. (2021). Pelatihan guru dalam implementasi pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam, 9(3), 245–259.
Umam, R., & Husain, A. M. (2024). Pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama Islam: Kritikalitas dan alternatif solusi berdasarkan literatur. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab, 5(2), 1–12.
Wahyuni, N. S., Hidayatuloh, A. A., Hasan, M., Komarudin, O., & Nurkholiq, A. (2025). Menelusuri perspektif kontemporer dalam metodologi studi Islam antara tradisi dan transformasi. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(1).
Buku:
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Harun, I., & Rizki, M. (2019). Pendidikan berbasis budaya dalam perspektif Islam. Alfabeta.
Hidayah, N. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan agama Islam di Indonesia. Pustaka Pelajar.
Khatimah, H. (2024). Desain pembelajaran PAI berbasis kearifan lokal Mandar dalam menumbuhkan karakter religius pada peserta didik di MA BPII Pamboang.
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1349
.png)



