PENGARUH BIMBINGAN KONSELING TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN, POTENSI DAN KEPRIBADIAN SISWA

Iis Salsabila - Universitas Islam Nusantara
Deden Badrusalam - Universitas Islam Nusantara
Tatang Basir - Universitas Islam Nusantara
Yayan Yayan - Universitas Islam Nusantara

Abstract


This research aims to explore and improve and strengthen the potential that exists in students so that it becomes an essential personality, so that later it can become a life goal that can trigger enthusiasm in seeking and improving knowledge. Guidance and counseling is an interpersonal approach to students who have problems in terms of discipline. Enforcement of discipline against students does not always have to be by means of sanctions that refer to an act of violence. It must always be remembered that, an educational institution is not a legal institution that always sells sanctions against its residents. An educational institution must always strive to cure all forms of social behavioral deviations by optimizing the quality of the interpersonal relationship between the counselor and the problematic counselee/client, so that step by step, the counselee/client can realize his mistakes and can correct them.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan meningkatkan serta mengukuhkan potensi yang ada pada diri siswa sehingga menjadi sebuah kepribadian yang hakiki, sehingga nantinya dapat menjadi sebuah tujuan hidup yang dapat memicu semangat dalam mencari dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Bimbingan dan konseling merupakan penanganan secara pendekatan interpersonal terhadap siswa yang bermasalah dalam hal kedisiplinan. Penegakan kedisiplinan terhadap siswa tidak harus selalu dengan cara pemberian sanksi yang mengacu terhadap suatu tindakan kekerasan. Hal yang harus selalu diingat bahwa, sebuah lembaga pendidikan bukanlah sebuah lembaga hukum yang senantiasa mengobral sanksi terhadap penghuninya. Sebuah lembaga pendidikan harus senantiasa berupaya melakukan penyembuhan segala bentuk penyimpangan prilaku social dengan mengoptimalkan kualitas hubungan interpersonal antara konselor dengan konseli/klien yang bermasalah, sehingga setahap demi setahap, konseli/klien dapat menyadari kesalahannya serta dapat memperbaikinya.


Keywords


Guidance and Counseling, Potential and Personality Development, Interpersonal Approach. / Bimbingan konseling, kecerdasan, potensi dan kepribadian

Full Text:

PDF

References


Abdurahman, M. (2002). Menggagas format pendidikan non-dikotomik (Humanisme religius sebagai paradigma pendidikan Islam). Yogyakarta: Gama Media.

Annas, S. (2010). Bimbingan dan konseling. Bandung: CV Pustaka Setia.

Arintoko. (2011). Wawancara konseling di sekolah. Yogyakarta: Andi Press.

Corey, G. (2005). Teori dan praktek konseling dan psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.

Djumhar, I., & Surya, M. (1975). Bimbingan dan penyuluhan di sekolah (Guidance & Counseling). Bandung: CV Ilmu.

Suteja, J. (2007). Tesis, Pendidikan seks bagi remaja dalam tinjauan psikologi pendidikan Islam. Cirebon.

Prayitno, & Erman, A. (1995). Dasar-dasar bimbingan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Shertzer, B., & Stone, S. C. (1976). Fundamentals of guidance. Boston: HMC.

Willis, S. S. (2009). Konseling individual: Teori & praktek. Bandung: Alfabeta.

Winkel, W. S. (1989). Bimbingan dan konseling di sekolah menengah. Jakarta: Grasindo.

Winkel, W. S. (2005). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Gramedia.

UU RI No. 20 Tahun 2003. (2003). Tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta.

Sudrajat, A. (n.d.). Landasan bimbingan dan konseling. Retrieved from http://www.psb-psma.org

Pengertian bimbingan dan konseling Islam. Retrieved from http://www.perkuliahan.com

Bimbingan dan konseling Islam. Retrieved from http://arf88.blogspot.com

Pendidikan anak. (2006, April 20). Retrieved from http://www.branda.blogsome.com




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v2i2.230