PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI
Abstract
The purpose of this research is to know and analyze: (1) Interpersonal Communication (2) Organizational Communication; (3) performance; (4) the influence of Interpersonal Communication and Organizational Communication, both simultaneously and partially on the performance of employees at the Prestige Learning Guidance and Consultation Institute.The research method used in this research is a descriptive survey and an explanatory survey. The unit of analysis in this research is the employees of the Prestige Learning Guidance and Consultation Institute with a population of 30 people. The type of investigation is causality, and the time horizon in this study is cross-sectional. Based on the results of the research and discussion, it was found that Interpersonal Communication is well formed, Organizational Communication is rated quite high, employee performance at the Prestige Learning Guidance and Consultation Institute is rated quite high. Interpersonal communication and organizational communication simultaneously influence employee performance, but partially, interpersonal communication has a more dominant influence than organizational communication.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Komunikasi Interpersonal (2) Komunikasi Organisasi; (3) kinerja; (4) pengaruh Komunikasi Interpersonal dan Komunikasi Organisasi, baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kinerja pegawai di Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Prestise. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif dan survey eksplanatori, unit analisis dalam penelitian ini adalah para pegawai Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Prestise dengan populasi sebanyak 30 orang. Tipe investigasinya adalah causalitas, serta time horizon dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka diperoleh bahwa Komunikasi Interpersonal terbentuk dengan baik, Komunikasi Organisasi ini dinilai cukup tinggi, kinerja pegawai di Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Prestise dinilai cukup tinggi. Komunikasi Interpersonal dan komunikasi organisasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai, namun secara parsial Komunikasi Interpersonal memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada komunikasi organisasi.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, A. H., Raja Mohamed Fauzy, R. M., & Juhary Haji Ali. (2011). The development of human resources practitioner competency model perceived by Malaysian human resources practitioners and consultants: A structural equation modeling (SEM) approach. International Journal of Business and Management, 6(11).
Al Rasyid, H. (1998). Analisis jalur sebagai sarana statistik dalam analisis kausal. LP3-UNPAD.
Anastasia, A., & Urbina, S. (1998). Tes psikologi (Edisi Bahasa Indonesia). PT Prehalindo.
Aritonang, K. T. (2005). Kompensasi kerja, disiplin kerja guru dan kinerja guru SMP Kristen BPK PENABUR Jakarta. Jurnal Pendidikan Penabur, (4), 1-12.
Bachrudin, A., & Tobing, H. L. (2003). Analisis data untuk penelitian survey dengan menggunakan LISREL 8 dilengkapi contoh kasus. Jurusan Statistika, FMIPA UNPAD.
Badudu, J. S. (2003). Kamus kata-kata serapan asing dalam bahasa Indonesia. Kompas.
Boyatzis, R. E. (2008). Competencies in the 21st century. Journal of Management Development, 27(1), 5-12.
Carrell, M. R., Elbert, N. F., & Hatfield, R. D. (2005). Human resource management: Global strategies for managing a diverse workforce. Prentice Hall.
Cushway, B. (2002). Human resource management (Manajemen sumber daya manusia). (Alih bahasa: P. T. Rahadjeng). PT Elex Media Komputindo.
Dali, N., Armanu, Setiawan, M., & Solimun. (2013). Professionalism and locus of control influence on job satisfaction moderated by spirituality at work and its impact on performance auditor. International Journal of Business and Management Invention, 2(10), 1-11.
Danim, S. (2002). Inovasi pendidikan dalam upaya peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan. CV Pustaka Setia.
Davies, A., & Quinlivan, G. (2006). A panel data analysis of the impact of trade on human development. Journal of Socioeconomics.
Dessler, G. (2002). Human resource management (8th ed.). Pearson Education Asia.
Disdik Provinsi Jabar. (n.d.). Retrieved from http://disdik.jabarprov.go.id
Femi, O. (2009). Kembangkan kecerdikan anak dengan teknik biosmat. PT Elex Media Komputindo.
Gibson, J. L. (2003). Organization. McGraw-Hill.
Hair, J. F., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W. C. (2006). Multivariate data analysis (5th ed.). Prentice Hall.
Hamalik, O. (2006). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Hamzah, B. Uno, Lamatenggo, N., & Koni, S. (2010). Desain pembelajaran. MQS Publishing.
Hamzah, B. Uno. (2009). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.
Handoko, H. T. (2004). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE.
Hasibuan, J. J., & Moedjiono. (2006). Proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Hudson, M., & Radu, D. (2011). The role of employer attitudes and behavior. JRF Programme Paper: Poverty and Ethnicity.
Imron, A., Burhanuddin, H., & Maisyaroh. (2003). Manajemen pendidikan. Universitas Negeri Malang.
Islamy, M. I. (2000). Prinsip-prinsip perumusan kebijakan negara. Sinar Grafika.
Jamil, B., & Raja, N. S. (2011). Impact of compensation, performance evaluation and promotion practices on government employees' performance versus private employees' performance. Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business, 3(8), 1-20.
Jöreskog, K. G., & Sörbom, D. (2001). LISREL 8: User's reference guide. Scientific Software International, Inc.
June, S., & Mahmood, R. (2011). The relationship between role ambiguity, competency and person-job fit with the job performance of employees in the service sector SMEs in Malaysia. Business Management Dynamics, 1(2), 79-98.
Kadarisman, M. (2011). The effect of professionalism and competence on the performance of the Regional Representatives Council. Journal of Administrative Science & Organization, 18(1), 53-62.
Keban, Y. T. (2008). Enam dimensi strategis administrasi publik: Konsep, teori, dan isu (2nd ed.). Penerbit Gaya Media.
Kemendikbud. (2012). Pembinaan dan pengembangan profesi guru: Buku 2, Pedoman pelaksanaan penilaian kinerja guru. Kemendikbud.
Mangkuprawira, S. (2001). Manajemen sumber daya manusia strategik. Ghalia Indonesia.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2006). Manajemen sumber daya manusia (10th ed.). Salemba Empat.
Mathis, C., & Jackson, J. H. (2001). Human resource management: Global strategy for managing a diverse workforce (5th ed.). Prentice Hall.
McEvoy, G. M., Hayton, J. C., Warnick, A. P., Mumford, T. V., Hanks, S. H., & Blahna, M. J. (2005). A competency-based model for developing human resources professionals. Journal of Management Education, 29(3), 383-402.
Minner, J. B., & Crane, D. P. (1995). Human resource management: The strategic perspective. Harper Collins.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi guru profesional. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2007). Menjadi guru profesional (Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2009). Menjadi guru profesional. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Uji kompetensi dan penilaian kinerja guru. PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2003). Metode penelitian (4th ed.). Ghalia Indonesia.
Nurdin, S. (2005). Guru profesional dan implementasi kurikulum. Quantum Teaching.
Paula, C., Doyle, W., & Young, J. (2011). Trends, roles, and competencies in human resources management practice: A perspective from practitioners in Halifax, Canada. Proceedings of ASBBS.
Permadi, D., & Arifin, D. (2010). The smiling teacher: Perubahan motivasi dan sikap dalam mengajar. CV Nuansa Aulia.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 Tahun 2007. Tentang standar proses untuk satuan pendidikan menengah.
Qamariah, I., & Fadli. (2011). Pengaruh perencanaan dan kompetensi karyawan terhadap kinerja karyawan pada PT. Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung. Jurnal Ekonom, 14(2), 1-10.
Ramadhanty, R. W. (2013). The effect of experience, autonomy, professionalism, and role ambiguity on job performance auditor in registered public accountant DIY. Jurnal Nominal, 2(2), 1-12.
Rhee, K. S. (2008). The beat and rhythm of competency development over two years. Journal of Management Development, 27(1), 5-12.
Kuncoro, E. A., & Ridwan. (2008). Analisis jalur (Path Analysis) (2nd ed.). Alfabeta.
Roelofsen, P. (2002). The impact of office environments on employee performance: The design of the workplace as a strategy for productivity enhancement. Journal of Facilities Management, 1(3), 247-264.
Rymesova, L. K. (2007). Attitude to work and organization as a part of a competency model. Agric. Econ. – Czech, 53(6), 271-275.
Sagala, H. S. (2009). Kemampuan profesional guru dan tenaga kependidikan. Alfabeta.
Sahertian, P. A. (2000). Konsep dasar dan teknik supervisi pendidikan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia. Rineka Cipta.
Sanjaya, W. (2011). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Saud, U. S. (2010). Pengembangan profesi guru. Alfabeta.
Schuler, R. S., & Jackson, S. E. (2009). Manajemen sumber daya manusia: Menghadapi abad ke-21 (Dwi Kartini Yahya, Trans.). Erlangga.
Sedarmayanti. (2009). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. CV Mandar Maju.
Sekaran, U. (2000). Research method for business (3rd ed.). Wiley & Sons.
Sekaran, U. (2003). Research method for business: International edition. Prentice Hall.
SHRM. (2011). What senior HR leaders need to know: Perspective from the United States, Canada, India, the Middle East, and North Africa. Executive Summary.
Sriwidodo, U., & Haryanto, A. B. (2010). Pengaruh kompetensi, motivasi, komunikasi dan kesejahteraan terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan. Jurnal Manajemen Sumberdaya Manusia, 4(1), 47-57.
Suparno, A. S. (2001). Membangun kompetensi belajar. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi: Departemen Pendidikan Nasional.
Suryosubroto, B. (2002). Proses belajar mengajar di sekolah. Rineka Cipta.
Suwadi. (2013). Penguatan calon guru sebagai peneliti di Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pendidikan Agama Islam, 10(1), 1-12.
Sevilla, C. et al. (1998). Pengantar metode penelitian. Universitas Indonesia Press.
Soedijarto. (2007). Menuju pendidikan nasional yang relevan dan bermutu. Balai Pustaka.
Sugiyono. (2004). Statistik untuk penelitian. Alfabeta.
Sugiyono. (2006). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Suharsimi, A. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Rineka Cipta.
Suharsimi, A. (2003). Manajemen pengajaran. Rineka Cipta.
Supranto, J. (2003). Teknik sampling. Rineka Cipta.
Syauta, J. H., et al. (2012). The influence of organizational culture, organizational commitment to job satisfaction and employee performance (study at Municipal Waterworks of Jayapura, Papua Indonesia). International Journal of Business and Management Invention, 1(1), 69-76.
Syaodih, N., Novi, A., & Ahman. (2006). Pengendalian mutu pendidikan sekolah menengah. PT Refika Aditama.
Udiyono, D. S., M.Pd. (2011). Pengaruh kompetensi profesional dan keikutsertaan dalam forum ilmiah serta karya pengembangan profesi terhadap kinerja guru (Studi kasus di Universitas Widya Dharma Klaten). Magistra, 23(76), 1-12.
Ulrich, D. (2007). Human resource champions. Harvard Business School Press.
Umar, H. (2003). Metodologi penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis. PT Gramedia Pustaka.
Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005. Tentang guru dan dosen.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Tentang sistem pendidikan nasional.
United Nations Development Programme (UNDP). (2013). Retrieved from http://hdr.undp.org
Usman, M. U. (2008). Menjadi guru profesional. Remaja Rosdakarya.
Vakola, M., Soderquist, K. E., & Prastacos, G. P. (2007). Competency management in support of organizational change. International Journal of Manpower, 28(3/4), 260-275.
Vos, A. D., De Hauw, S., & Willemse, I. (2011). Competency development in organizations: Building integrative model through a qualitative study. Vlerick Leuven Gent Management School.
Widodo, J. (2008). Analisis kebijakan publik (Konsep, dan aplikasi proses kebijakan publik) (2nd ed.). Bayumedia Publishing.
Wijaya, C. (2000). Kemampuan dasar guru dalam proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Wijayanto. (2008). Structural equation modeling dengan LISREL 8.8. Pasca Sarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi UI.
Yamin, M. (2007). Profesionalisasi guru dan implementasi KTSP. Gaung Persada.
Yusuf, H. T. (2014). Pengaruh kepemimpinan, komunikasi, motivasi kerja, dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan PT. Komatsu Remanufacturing Asia Plant Sudirman di Departemen Produksi Balikpapan. Jurnal Ilmu Ekonomi & Manajemen, 10(1), 49-58.
DOI: https://doi.org/10.59818/kontan.v2i4.598
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)



