MODEL SIMULASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI UNTUK INDUSTRI TAHU DI KABUPATEN PURWAKARTA MENGGUNAKAN SISTEM DINAMIS (Studi Kasus: Pabrik Tahu “X”)

Dedy Oetomo - Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta
Rizky Ramdhani - Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta
Angga Febrian - Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta
Akhsani Amalia - Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta

Abstract


Tofu factory “X” is a tofu factory located in Purwakarta Regency, West Java. Purchasing soybeans in large quantities is very risky, because the price of soybeans is very fluctuating. The impact received is when purchasing the price of soybeans purchased when the price is high but when making production at a later date the price of soybeans is falling. This will greatly affect the price of tofu later, because the price sold does not match the market price. The dynamic system model for the availability of soybeans at the “X” tofu factory is in the first scenario the existing model of soybean inventory at the “X” tofu factory. Then the second scenario run is to increase the safety stock by 0.05 or 5%. As for the third scenario used is to use lot size using sack units, in each sack containing 50 kg. Based on the results of the scenarios that have been run, the best scenario that has been simulated in this dynamic system has been chosen. The conditions that occur in this first scenario are models that match the existing. In this first scenario can provide a profit of Rp. 491,898,600.00. Compared to the second scenario of Rp. 467,765,400.00 and the third scenario of Rp. 480,605,800.00.

ABSTRAK

Pabrik tahu “X” merupakan pabrik tahu yang terletak di daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pembelian kedelai dalam jumlah banyak sangat beresiko, karena harga dari kacang kedelai ini sangat fluktuaktif. dampak yang diterima adalah ketika melakukan pembelian harga kedelai yang dibeli saat sedang harga tinggi namun ketika melakukan produksi dikemudian hari harga kedelai sedang turun. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap harga tahu nantinya, karena harga dijual tidak sesuai dengan harga dipasar. Model sistem dinamis untuk ketersediaan kacang kedelai pada pabrik tahu “X” adalah pada skenario pertama model eksisting persediaan kacang kedelai di pabrik tahu “X”. Kemudian skenario kedua dijalankan adalah dengan menambah safety stock sebesar 0,05 atau 5%. Sedangkan untuk skenario ketiga digunakan adalah menggunakan lot size menggunakan satuan karung, dalam setiap karung berisikan 50 kg. Berdasarkan hasil skenario yang telah dijalankan, telah terpilih skenario terbaik yang telah disimulasikan pada sistem dinamis ini adalah skenario pertama. Kondisi yang terjadi dalam skenario pertama ini adalah model yang sesuai dengan eksisting. Pada skenario pertama ini dapat memberikan keuntungan sebesar Rp. 491.898.600,00. Dibandingkan dengan skenario kedua sebesar Rp. 467.765.400,00. dan skenario ketiga sebesar Rp. 480.605.800,00.


Keywords


Dynamic System, Inventory, Vensim, Soybeans, Tofu Factory / Sistem Dinamis, persediaan Vensim, Kedelai, Pabrik Tahu

Full Text:

PDF

References


Arif (2017) membahas topik tentang pemodelan sistem dalam bukunya Pemodelan Sistem yang diterbitkan oleh Deepublish di Sleman.

Azhar, Kamal, Subhan, Yaman, dan Iqbal (2022) dalam artikel mereka yang diterbitkan dalam Proceeding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe volume 6, nomor 1, halaman 133 hingga 137, menjelaskan implementasi perangkat lunak Unity Pro XL Mode Standar pada mini plant kontrol level dan tekanan berbasis SCADA.

Chamorro-Atalaya, Arce-Santillan, Diaz-Leyva, dan Diaz-Choque (2021) menerbitkan penelitian tentang supervisi dan kontrol oleh SCADA pada sistem kebakaran otomatis dalam Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science, volume 21, nomor 1, halaman 92 hingga 100.

Ginting (2007) membahas sistem produksi dalam bukunya Sistem Produksi yang diterbitkan oleh Graha Ilmu di Yogyakarta.

Hayatul dan Noveri (2017) melakukan analisa dan evaluasi penggunaan SCADA pada keandalan sistem distribusi PT. PLN (Persero) Area Pembagi Distribusi Riau dan Kepulauan Riau dalam Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau, volume 4, nomor 1, halaman 1 hingga 8.

Nugraha, Opipah, Hamidi, dan Effendi (2020) menjelaskan implementasi sistem SCADA pada proses koagulasi water treatment plant berbasis Raspberry Pi dalam prosiding SENTER 2019: Seminar Nasional Teknik Elektro 2019, halaman 592 hingga 600.

Pasila, Ananda, dan Rahardja (2004) membahas sistem automasi proses produksi minuman dengan sistem SCADA menggunakan PLC dalam Jurnal Teknik Elektro, volume 4, nomor 1, halaman 18 hingga 25.

Prahasta (2018) menjelaskan tentang systems thinking dan pemodelan sistem dinamis dalam bukunya Systems Thinking & Pemodelan Sistem Dinamis yang diterbitkan oleh Informatika di Bandung.

Pujotomo (2016) membahas implementasi sistem SCADA untuk pengendalian jaringan distribusi 20 KV dalam Jurnal Kajian Teknik Elektro, volume 1, nomor 1, halaman 51 hingga 66.

Purnomo, Subayri, dan Kuswardhani (2015) membahas model sistem dinamik ketersediaan singkong bagi industri tape di Kabupaten Jember dalam Agroteknologi.

Putra dan Nugroho (2016) melakukan peramalan produksi kedelai menggunakan pendekatan sistem dinamis yang diterbitkan dalam Jurnal Sistem Informasi Dan Bisnis Cerdas (SIBC) volume 9, halaman 57 hingga 70.

Rabidin, Faridh, dan Pranowo (2021) membahas implementasi sistem SCADA untuk monitoring dan controlling serta koordinasi kerja sistem proteksi pada gardi induk 1,5 breaker menggunakan Ethernet shield berbasis Arduino Mega 2560 dengan tampilan HMI dalam Jurnal Sains & Teknologi, volume 5, nomor 2, halaman 21 hingga 27.

Rahmawati (2011) melakukan simulasi aplikasi supervisory and data acquisition (SCADA) pada pengaturan level air dengan WINLOG dalam Journal Trunojoyo, volume 4, nomor 2, halaman 157 hingga 161.

Sasongko (2019) membahas penilaian risiko keamanan informasi pada infrastruktur krisis sistem SCADA area pengatur beban XXX berdasarkan panduan NIST SP 800-82 dalam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, volume 4, nomor 4, halaman 131 hingga 145.

Satrio dan Suryani (2012) menerapkan model sistem dinamik untuk pemeliharaan operasional aset unit transmisi dan visualisasi luaran model dengan menggunakan dashboard dalam studi kasus PT. PLN (Persero) App Semarang yang diterbitkan dalam Jurnal Teknik ITS, volume 6.

Steven et al. (2022) menjelaskan implementasi PLC-VSD dan SCADA pada sistem pengisian air otomatis dalam ELECTRICES: Jurnal Otomasi dan Energi Terbarukan, volume 4, nomor 2, halaman 43 hingga 49.

Supriyanto, Suryatini, Martawireja, dan Rudiansyah (2022) membahas implementasi kontroler PID dengan metode tuning Ziegler-Nichols dan Cohen-Coon pada sistem SCADA kendali level air dalam Jurnal Teknologi Terapan, volume 8, nomor 2, halaman 149 hingga 157.

Suryani, Hendrawan, dan Rahmawati (2020) membahas model dan simulasi sistem dinamik dalam bukunya Model Dan Simulasi Sistem Dinamik yang diterbitkan oleh Deepublish di Sleman.

Thoullah dan Itqan (2019) melakukan asesmen kerentanan keamanan informasi sistem SCADA dengan metode OCTAVE Allegro dalam Jurnal Ilmiah Indonesia, volume 5, nomor 2, halaman 181.




DOI: https://doi.org/10.59818/kontan.v3i2.408