The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).
If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.
Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.
BibTex Citation Data :
@article{KONTAN3207,
author = {Yati Nurhajati and Ujang Wildan and Shofura Syahidatulhaq and Siti Hanifah and Sopyan Agustin},
title = {Penerapan PSAK 241 pada Akuntansi Agrikultur Bawang Merah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung},
journal = {KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis},
volume = {5},
number = {2},
year = {2026},
keywords = {PSAK 241, Akuntansi Agrikultur, Aset Biologis, Bawang Merah, Nilai Wajar, FVLCTS},
abstract = {ABSTRACTFinancial management in small-scale agricultural businesses—particularly those managed by farmer groups—continues to face challenges due to a limited understanding of the Financial Accounting Standards (SAK) for Agriculture. This issue is particularly evident in the application of accounting treatments regarding the recognition, measurement, presentation, and disclosure of biological assets and agricultural produce. This study aims to analyze the extent to which accounting practices in shallot farming businesses in Cimenyan District, Bandung Regency, align with the provisions of PSAK 241 (Agriculture). The agricultural sector is characterized by continuous biological transformation processes, necessitating accounting treatments that reflect the specific nature of biological assets. A qualitative descriptive approach utilizing a case study method was employed. Data were gathered through in-depth interviews with business operators and an examination of production and financial records used in shallot cultivation. The findings reveal a gap between the farmers' record-keeping practices and the requirements of PSAK 241, specifically regarding the recognition and measurement of biological assets at fair value, as well as the presentation and disclosure of financial information. Current record-keeping focuses on cash transactions and operational costs without adequately accounting for biological transformation processes or changes in the value of biological assets. The study recommends enhancing accounting knowledge and providing guidance to farmer groups—specifically regarding the implementation of PSAK 241—to improve the quality of record-keeping and financial information presentation in small-scale agricultural businesses. ABSTRAKPengelolaan keuangan pada usaha agrikultur skala kecil, khususnya yang dikelola oleh kelompok tani, masih menghadapi berbagai kendala akibat keterbatasan pemahaman mengenai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Agrikultur. Kondisi tersebut terutama terlihat dalam penerapan perlakuan akuntansi yang meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aset biologis serta hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan perlakuan akuntansi agrikultur pada usaha budidaya bawang merah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dengan ketentuan PSAK 241 tentang Agrikultur. Sektor agrikultur memiliki karakteristik khusus berupa proses transformasi biologis yang berlangsung secara berkelanjutan, sehingga memerlukan perlakuan akuntansi yang sesuai dengan karakteristik aset biologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha serta telaah terhadap catatan produksi dan pencatatan keuangan yang digunakan dalam kegiatan budidaya bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara praktik pencatatan yang dilakukan petani dengan ketentuan PSAK 241, terutama dalam pengakuan dan pengukuran aset biologis berdasarkan nilai wajar, serta penyajian dan pengungkapan informasi dalam laporan keuangan. Pencatatan yang dilakukan masih berorientasi pada transaksi kas dan biaya operasional tanpa mempertimbangkan karakteristik transformasi biologis serta perubahan nilai aset biologis secara memadai. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman dan pendampingan akuntansi bagi kelompok tani, khususnya terkait penerapan PSAK 241, guna meningkatkan kualitas pencatatan dan penyajian informasi keuangan pada usaha pertanian skala kecil.},
issn = {2829-2154}, doi = {10.59818/kontan.v5i2.3207},
url = {https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/KONTAN/article/view/3207}
}
Refworks Citation Data :
@article{{KONTAN}{3207}, author = {Nurhajati, Y., Wildan, U., Syahidatulhaq, S., Hanifah, S., Agustin, S.}, title = {Penerapan PSAK 241 pada Akuntansi Agrikultur Bawang Merah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung}, journal = {KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis}, volume = {5}, number = {2}, year = {2026}, doi = {10.59818/kontan.v5i2.3207}, url = {} }Refbacks
- There are currently no refbacks.
Office Address
Jl. Adi Flora Raya, Cluster Magnolia Xiana No 27, Komplek Bumi Adipura, Kec. Gede Bage, Kota Bandung.
Phone: (022) 873 553 70 | Mobile: +62 81 57000 699
Payment Information
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Account Name: CV. Widina Media Utama
Account Number: 110701000573565
.png)



