PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN ETOS KERJA SPIRITUAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG DI KABUPATEN BULELENG
Abstract
The purpose of this study was to analyze the effect of work discipline and spiritual work ethic on employee performance at the Public Works and Spatial Planning Office of Buleleng Regency. Data collection required in this study was carried out by means of observation, questionnaires and documentation. This study used a random sampling technique which obtained 73 respondents consisting of seven fields in the agency. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis technique with work discipline and spiritual work ethic as independent variables and employee performance as the dependent variable. After conducting several tests through SPSS 2.5, it was found that the work discipline variable applied contributed positively to employee performance, so that the better the work discipline applied, the employee performance will also increase. The regression coefficient value of spiritual work ethic is 0.836, meaning that if the spiritual work ethic variable increases by 1% assuming the spiritual work ethic variable (X2) and constant (a) are 0 (zero), then employee performance increases by 0.321. This shows that the spiritual work ethic that is carried out contributes positively to the performance of employees of the Public Works and Spatial Planning Office of Buleleng Regency.
ABSTRAK
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Etos Kerja Spiritual terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Buleleng. Pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, kuisioner dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik sampling random yang mana didapatkan responden berjumlah 73 orang yang terdiri dari tujuh bidang di instansi tersebut. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda dengan Disiplin kerja dan etos kerja spiritual sebagai variabel bebas dan kinerja pegawai sebagai variabel terikat. Setelah dilakukan beberapa uji melalui SPSS 2.5, didapatkan hasil bahwa variabel disiplin kerja yang diterapkan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin bagus disiplin kerja yang diterapkan maka kinerja pegawai juga akan semakin meningkat. Nilai koefesien regresi etos kerja spiritual adalah 0.836, artinya jika variabel etos kerja spiritual meningkat sebesar 1% dengan asumsi variabel etos kerja spiritual (X2) dan konstanta (a) adalah 0 (nol), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0.321. Hal tersebut menunjukkan bahwa etos kerja spiritual yang dilakukan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Buleleng.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anita, J., Dkk. (2013). Pengaruh penempatan dan beban kerja terhadap motivasi kerja dan dampaknya pada prestasi kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh. Jurnal Manajemen, 2(1), 67–77.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Boyd, H. W., Dkk. (2000). [Title of the book]. [Publisher].
Candana, D. M. (2018). Pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja dan insentif terhadap kinerja karyawan. YPTK.
Dessler, G. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Indeks.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21 update PLS regresi. Universitas Diponegoro.
Handoko, T. H. (2001). Manajemen personalia dan sumber daya manusia (Edisi II). BPFE Yogyakarta.
Hasibuan, M. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Simamora, H. (1995). Manajemen sumber daya manusia. Bagian Penerbitan STIE YKPN.
Herpradipta, A. (2010). Analisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, komitmen organisasional terhadap kinerja (Studi pada PT. Karyadeka Alam Lestari Semarang). [Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro].
Mangkunegara, A. P. (2012). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Manullang, B. (2005). Dasar-dasar manajemen. UGM University Press.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2006). Human resource management. Salemba Empat.
Rivai, V., & Sagala, E. J. (2014). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan (Edisi 3). PT Rajawali Press.
Sofyan, dalam Nisa, C. (2018). Pengaruh fasilitas kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai PT. Indoking Aneka Agar-Agar Industri Medan. [Skripsi, Universitas Medan Area].
Ranupandojo, H., & Husnan, S. (2002). Manajemen personalia. BPFE.
Siagian, S. P. (2002). Kiat meningkatkan produktivitas kerja (Cetakan pertama). PT. Rineka Cipta.
Sedarmayanti. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Refika Aditama.
Singodimedjo. (2002). Manajemen sumber daya manusia. SMMAS.
Sofyandi, H. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Graha Ilmu.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. CV. Alfabeta.
Sugiyono, dalam Ningsih, L. K. (2014). Membangun good governance dalam mewujudkan organisasi pelayanan publik berbasis kinerja. [Tesis, Universitas Pendidikan Nasional].
Wirawan. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia: Teori aplikasi dan penelitian. Salemba Empat.
DOI: https://doi.org/10.59818/kontan.v1i3.238
.png)


