Sumber Kekuasaan Dalam Negara: Analisis Berdasarkan Teori Konflik Karl Marx
Abstract
This research aims to analyze the source of power in the state based on Karl Marx's conflict theory. The reason for this research is to understand the dynamics of unequal distribution of power and its impact on social inequality. The method used is a literature study, which involves the collection, critical evaluation, and synthesis of various relevant sources of information. The results show that power within the state is unequally distributed among social classes, with the dominant class using various mechanisms to maintain their power. As a result, this inequality triggers significant social conflicts, especially in the economic context. This research confirms the relevance of Marx's conflict theory in understanding the dynamics of power and social inequality and provides useful insights for the development of more equitable social theory and public policy.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber kekuasaan dalam negara berdasarkan teori konflik Karl Marx. Alasan penelitian ini dilakukan adalah untuk memahami dinamika distribusi kekuasaan yang tidak merata dan dampaknya terhadap ketidaksetaraan sosial. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan pengumpulan, evaluasi kritis, dan sintesis berbagai sumber informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dalam negara didistribusikan secara tidak merata di antara kelas-kelas sosial, dengan kelas dominan menggunakan berbagai mekanisme untuk mempertahankan kekuasaan mereka. Dampaknya, ketidaksetaraan ini memicu konflik sosial yang signifikan, terutama dalam konteks ekonomi. Penelitian ini menegaskan relevansi teori konflik Marx dalam memahami dinamika kekuasaan dan ketidaksetaraan sosial, serta memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan teori sosial dan kebijakan publik yang lebih adil.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bahari, Y. (2010). Karl Marx: Sekelumit tentang hidup dan pemikirannya. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 1(1), 375.
Goodman, G. R., & Goodman, D. J. (2003). Teori sosiologi modern. Kencana.
Haryanto, D., & Nugroho, G. E. (2011). Pengantar sosiologi dasar. PT. Prestasi Pustakarya.
Hendriwani, S. (2020). Teori kelas sosial dan Marxisme Karl Marx. Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat, 2(1), 47.
Kambali, M. (2017). Kritik ekonomi Islam terhadap pemikiran Karl Marx tentang sistem kepemilikan dalam sistem sosial masyarakat. Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2).
Mansyur, R. P. C., Anshari, A., & Saguni, S. S. (2022). The phenomenon of capitalism in the novels of People, Projects by Ahmad Tohari: Review of the sociology of literature by Karl Marx. Pinisi Journal of Art, Humanity, and Social Studies, 5(2), 214.
Moeloeng, L. J. (2014). Metodologi penelitian studi literatur: Edisi revisi. Remaja Rosdakarya Offset.
Nendissa, J. E. (2022). Teori konflik sosiologi modern terhadap pembentukan identitas manusia. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 4(3), 69.
Permata, H. (2001). Filsafat dan konsep negara Marxisme. Jurnal Filsafat, 21(3).
Poloma, M. (2010). Sosiologi kontemporer. PT RajaGrafindo Persada.
Raho, B. (2007). Teori sosiologi modern. Prestasi Pustaka Publisher.
Suseno, F. M. (2003). Pemikiran Karl Marx: Riwayat hidup. Gramedia.
Tucker, C. W. (2022). Intergroup conflict resolution in Markum Village and Tupoplyo Village Okbab District, Mountain Bintang District. ENDLESS: International Journal of Future Studies, 5(2), 1–12.
Turner, J. H. (1998). The structure of sociological theory. Wadsworth Publishing Company.
Yuniar, R. A., & V. S. (2021). Social justice in law, society and development: A Marxism perspective of Indonesian case. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(1), 1–15.
DOI: https://doi.org/10.59818/jps.v3i2.810
.png)

