IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN INDUSTRI DI WAY KANAN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH
Abstract
This study analyzes the effectiveness of environmental regulatory enforcement and reconstructs policies for controlling pollution from the tapioca industry in Kampung Negeri Baru Urban Village, Way Kanan Regency. The study employs an empirical qualitative method using purposive sampling involving ten key informants. The findings reveal a significant gap between the normative provisions of Article 8(c) of Way Kanan Regional Regulation No. 5 of 2024 and the conditions observed in the field. Technical supervision remains reactive, occurring only once or twice a year, wastewater treatment facilities (IPAL) remain inadequate, and the handling of residents’ complaints regarding water pollution and unpleasant odors is relatively slow, taking approximately 14–21 days. From the perspective of Siyasah Tanfidziyah, local executive oversight, particularly the hisbah function, has not been optimal in preventing environmental harm (dar’u al-maf?sid), as administrative sanctions are limited to written warnings that provide insufficient deterrence (zajr). This study proposes a maslahah mursalah-based policy reconstruction through the establishment of an integrated supervisory team, the enforcement of firm and coercive sanctions, and the provision of environmentally friendly technological assistance, such as waste-to-biogas conversion. This integrative model aims to realize ecological justice, industrial sustainability, and the protection of human life (?if? al-nafs) and the environment (?if? al-b?’ah).
ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis efektivitas penegakan regulasi lingkungan dan merekonstruksi kebijakan pengendalian pencemaran industri tapioka di Kelurahan Kampung Negeri Baru, Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan adalah kualitatif empiris dengan purposive sampling terhadap sepuluh informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara norma Pasal 8 huruf c Perda Way Kanan No. 5 Tahun 2024 dan fakta lapangan. Pengawasan teknis masih reaktif (1–2 kali setahun), sarana IPAL belum memadai, serta penanganan aduan warga terkait pencemaran air dan bau tergolong lambat (14-21 hari). Ditinjau dari Siyasah Tanfidziyah, pengawasan eksekutif lokal (fungsi ?isbah) belum optimal dalam mencegah kerusakan (dar’u al-maf?sid), sebab sanksi administratif sebatas teguran tertulis yang kurang memberikan efek jera (zajr). Penelitian ini merumuskan rekonstruksi kebijakan berbasis maslahah mursalah melalui pembentukan tim pengawas terpadu, penegakan sanksi koersif yang tegas, dan pendampingan teknologi ramah lingkungan seperti konversi limbah menjadi biogas. Model integratif ini bertujuan mewujudkan keadilan ekologis, keberlanjutan industri, serta jaminan perlindungan bagi jiwa (?if? al-nafs) dan lingkungan (?if? al-b?'ah).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggraini, S., Ramdani, R., & Rizki, M. F. (2023). Implementasi kebijakan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 tentang pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3) di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(10), 583–594.
Delta, R., Nadriana, L., Handayani, H., Faryando, A. A., & Gunawan, R. (2023). Implementasi sanksi terhadap perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan hidup. Audi Et AP: Jurnal Penelitian Hukum, 2(2), 118–127. https://doi.org/10.24967/jaeap.v2i02.2380
Fardiansyah, A. I., & Fikri, A. (2026). Integrating sustainable environmental law and maqasid al-shari’ah: A preventive legal framework for disaster governance in disaster-prone regions. Wise Pendidikan Indonesia, 1(1), 30–47.
Fauzie, H. R. (2022). Peran pemerintah dalam implementasi kebijakan lingkungan di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Politik Indonesia (Indonesian Journal of Politics), 8(2), 122–132. https://doi.org/10.20473/jpi.v8i2.39942
Fitrya, N. (2024). Implementasi kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam menanggulangi tingkat pencemaran Sungai Siak di Pesisir Kota Pekanbaru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Isrofiyani, N. (2026). Implementasi kebijakan pengendalian pencemaran lingkungan hidup pada industri kilang sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti (Studi kasus pada Kilang Sagu Harapan) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Kadang, B. K. M., Jayu, M. E. P., Patiroi, A. N., Naufal, A., & Kamaruddin, M. I. (2026). Peran pajak sebagai instrumen pengendalian pencemaran lingkungan masyarakat. Journal of Citizenship, 5(2), 723–729.
Khalik, N. N., Mu’in, F., & Rahmah, N. (2024). Kebijakan mitigasi bencana geologi dalam perspektif siyasah tanfidziyyah: Studi implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 11 Tahun 2014 di Desa Sido Asri. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 10(3), 67–68.
Maimun, M., & Hakim, D. A. (2023). Siy?sah syar’iyyah and its application to constitutional issues in Indonesia. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 3(1), 111–130.
Minhatul Maula, G. (2024). Efektivitas implementasi kebijakan pengendalian pencemaran udara di Indonesia. Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1(2), 145–159. https://doi.org/10.25134/savana.v1i2.223
Mu’in, F., Edi, R. N., & Santoso, R. (2024). A review of maqâshid sharîa on handling the COVID-19 pandemic in Lampung and West Java Province. Al-’Adalah: Jurnal Syariah UIN Raden Intan Lampung, 221–244.
Mu’in, F., Indra, G. L., & Wahyuni, S. (2026). Reconstructing preventive disaster governance in Indonesia: Sustainable environmental law, spatial planning, and maqasid al-shariah. Journal of Ecotheology.
Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Suci, A., Tati, H., Seldon, M. I., Isma, A. R., Puspitaningrum, M. R., Safira, F., Mola, M. S. R., Anif, S. A., & Farid, W. (2024). Metode penelitian kualitatif. General and Specific Research, 4(2). https://adisampublisher.org/index.php/edu/article/view/744/784
Palmisano, F., & Sacchi, A. (2024). Trust in public institutions, inequality, and digital interaction: Empirical evidence from European Union countries. Journal of Macroeconomics, 79, 103582. https://doi.org/10.1016/j.jmacro.2023.103582
Penulis Redaksi. (2025). Limbah pabrik sawit PT Bengkulu Sawit Lestari diduga sebabkan pencemaran Sungai Mertam. Cover Publik.com. https://www.coverpublik.com/limbah-pabrik-sawit-pt-bengkulu-sawit-lestari-diduga-sebabkan-pencemaran-sungai-mertam/
Pragasti, D. T., & Ramdani, R. (2026). Implementasi isi kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Karawang. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 10(1), 19–35.
Pujiati. (2024). Sumber data penelitian: Jenis, bentuk, metode pengumpulan. Deepublish. https://penerbitdeepublish.com/sumber-data-penelitian/
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode pengumpulan data kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 11(1), 1–14.
Rahmah Madaniyah, I., Alya Nurrizqi, A., & Cholidah. (2025). Efektivitas penerapan kebijakan hukum lingkungan dalam pengendalian pencemaran air sungai di Kawasan Ngoro Industrial Park (NIP) Kabupaten Mojokerto. Jurnal Hukum Saraswati, 7(2), 2715–2758. https://doi.org/10.36733/jhshs.v2i2
Rantung, M. I. R., Mantiri, J., Pontoh, M. M., & Polii, E. H. (2023). Implementasi kebijakan pengawasan sungai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa. Academy of Education Journal, 15(1), 1–10.
Rismawati, L., Rusliandy, & Sudarsa, A. S. (2025). Implementasi kebijakan pembuangan air limbah dalam pengendalian pencemaran Sungai Cikeas Kabupaten Bogor. Journal of Golden Generation Multidisciplinary, 851–859.
Rosyidi, M. (2024). Penerapan fiqih siyasah dalam ketatanegaraan Indonesia. Awig Awig: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Hukum, 4(1), 65–76.
Santoso, R., Shulton, H., & Mu’in, F. (2021). Optimalisasi tugas dan fungsi DPRD dalam mewujudkan pemerintahan bersih. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 1(1).
Septiawan, F., Putera, R. E., & Kusdarini. (2024). Implementasi program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup di Sungai Batang Arau oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (AsIAN), 12(1), 27–42.
Setiyana, N., & Hakim, D. A. (2022). Upaya pemerintah desa terhadap kebijakan pembatasan sosial berskala besar di Desa Jatibaru, Lampung Selatan. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 1(2), 94–116.
Sudibya, D. P. S., Afaaf, D. A. A., Satria, L., Prasna, N. U. P., & Kamal, U. (2025). Implementasi kebijakan baku mutu udara sebagai bentuk penanggulanan pemanasan global. Jishum: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(4), 571–598.
Suhendar, A. B., Irawaty, T., & Ristala, H. (2025). Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup dalam mengatasi pencemaran lingkungan di kawasan industri Kota Cimahi. Jurnal Praxis Idealis: Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(1).
Suntana, I., & Priatna, T. (2023). Four obstacles to the quality of constitutional law learning in Indonesia. Heliyon, 9.
Triana, T., & Matondang, M. M. (2025). Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam pengendalian pencemaran limbah cair PT Evergreen di Tanjung Morawa perspektif siyasah dusturiyah. Lex Stricta: Jurnal Ilmu Hukum, 3, 239–254.
Wijayanti, D., Munir, S., & Syalafiyah, N. (2024). Tinjauan hukum siyasah terhadap kebijakan publik dalam penanganan lingkungan hidup. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 9(2).
Yandriani, Y., Sarkowi, M., & Wardono, H. (2023). Analisis implementasi kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Studi pada Dinas Lingkungan Hidup dan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Kabupaten Ogan Komering Ulu). Proceedings Seminar Nasional Keinsinyuran Universitas Lampung.
DOI: https://doi.org/10.59818/jps.v5i2.3311
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)


