ANALISIS SIYASAH TANFIDZIYYAH DALAM IMPLEMENTASI REGULASI PENGENDALIAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
Abstract
This study aims to analyze the controversy surrounding alleged pollution from Hazardous and Toxic Substances (B3) resulting from the mining activities of PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) in Ogan Komering Ulu Regency. The analysis was conducted from the perspectives of Siyasah Tanfidziyyah and positive environmental law using a juridical-empirical method. Data were collected through field interviews with affected communities and activists from the NGO Pemuda Hijau Sumsel. The results of the study indicate a significant gap between formal-administrative aspects and the empirical reality on the ground. Although an inspection by the Environmental Agency (DLH) in October 2025 indicated normal parameters, residents confirmed that pollution from mining sludge sediment in the Lempaung and Wal Rivers continues. Overflow from the Sludge Retention Pond (KPL) during the rainy season triggers a health crisis in the form of skin disease outbreaks and mass fish deaths. Viewed through the lens of Siyasah Tanfidziyyah and Maqashid asy-Syariah, this situation violates the principles of Hifdzun Nafs (preservation of life) and Hifdzul Maal (preservation of property). PT AOC’s current relief assistance scheme is merely curative and temporary, failing to address the root causes of the problem in a preventive and solution-oriented manner. Based on the fiqh principle of Adh-Dhararu Yuzalu, local executive authorities are required to maximize their oversight functions and enforce strict sanctions to uphold the public interest. The novelty of this research lies in the integration of positive environmental law and a critical reconstruction of Siyasah Tanfidziyyah to develop a sustainable model for mitigating ecological conflicts at the site level.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis polemik dugaan pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) akibat aktivitas penambangan PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Analisis dilakukan melalui perspektif Siyasah Tanfidziyyah dan hukum lingkungan positif menggunakan metode yuridis-empiris. Data dihimpun melalui wawancara lapangan bersama masyarakat terdampak serta aktivis LSM Pemuda Hijau Sumsel. Hasil penelitian menunjukkan adanya celah (gap) signifikan antara aspek formal-administratif dengan realitas empiris di lapangan. Meskipun pemeriksaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Oktober 2025 menunjukkan parameter normal, warga mengonfirmasi bahwa pencemaran sedimen lumpur sisa tambang di Sungai Lempaung dan Sungai Wal tetap berlanjut. Luapan Kolam Penampungan Lumpur (KPL) saat musim hujan memicu krisis kesehatan berupa wabah penyakit kulit dan kematian massal ikan. Ditinjau dari Siyasah Tanfidziyyah dan Maqashid asy-Syariah, kondisi ini mencederai prinsip Hifdzun Nafs (menjaga jiwa) dan Hifdzul Maal (menjaga harta). Skema dispensasi bantuan dari PT AOC baru bersifat kuratif-sementara dan belum menyentuh akar permasalahan yang preventif-solutif. Berdasarkan kaidah fikih Adh-Dhararu Yuzalu, pemegang otoritas eksekutif daerah dituntut memaksimalkan fungsi pengawasan dan ketegasan sanksi demi menegakkan kemaslahatan publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi hukum lingkungan positif dan rekonstruksi kritis Siyasah Tanfidziyyah untuk menghasilkan model mitigasi konflik ekologis di tingkat tapak secara berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A, Q. (2023). Penelitian kualitatif: Pengertian, ciri-ciri, tujuan, jenis, dan prosedurnya. Gramedia Blog.
Achjar, M. A. R., & Ruhaeni, N. (2020). Pengendalian pencemaran limbah medis berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengelolaan limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan berbasis wilayah dan penegakan hukumnya di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Kota Bandar Lampung. Jurnal Law Studies, 18, 885–891.
Amalia, N. A. I., Rahmawati, Tasiman, B. H. A., & Astuti, Y. (2024). Analisis kualitas dan tingkat pencemaran limbah B3 terlarut di aliran Sungai Cideng. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(1), 215–227. https://doi.org/10.14710/jil.22.1.215-227
Anandari, A. E. (2025). Kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu dalam pengawasan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) (Undergraduate thesis, Universitas Lampung).
Anger, E., Ramos, I., & Leandro, D. (2025). Governance, development, and environment: Pathways to a sustainable future. Sustainable Futures, 10, 100813. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.100813
Anggraini, M. D. F. (2025). Pengolahan limbah cair Pabrik Gula Redjosarie sebagai upaya pengendalian pencemaran lingkungan di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan (Undergraduate thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Biswas, A. (2020). Establishing metropolitan governance and local governance simultaneously: Lesson from India's 74th Constitutional Amendment Act. Journal of Urban Management, 9(3), 316–330. https://doi.org/10.1016/j.jum.2020.06.002
Cahyandari, A. T. S., & Pradana, G. W. (2022). Peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan urusan wajib lingkungan hidup (Studi upaya pengelolaan limbah B3 di Kabupaten Sidoarjo). Publika.
Chaerul, M., & Milenia, D. F. (2024). Evaluasi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di suatu pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU), Kota Palembang. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11, 73–82.
Cheng, C., & Noh, Y. (2024). Electoral institutions and repression in dictatorships. Electoral Studies, 89, 102791. https://doi.org/10.1016/j.electstud.2024.102791
Dahal, G. (2024). Nepal's experience in implementing the federal government system: Assessment of law-making by the local governments of Kaski district, Nepal. Heliyon, 10(4), e26250. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e26250
Dengen, A. (2025). Perlindungan lingkungan hidup dari kerusakan akibat kegiatan pertambangan batu gunung oleh masyarakat adat di wilayah Kabupaten Toraja Utara (Undergraduate thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Fadjrin, N., Indriasari, D. P., & M. R., A. N. A. (2024). Meningkatkan efektivitas di bidang persampahan, limbah B3, dan peningkatan kapasitas lingkungan hidup. Journal of Career Development, 2(2), 1–7.
Fauzani, M. A., Wahyuningsih, A., & Rahman, D. F. N. (2025). Barriers to local government legal policy in fulfilling social security for vulnerable workers. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 5(1), 13–26. https://doi.org/10.24042/as-siyasi.v5i1.24979
Fazriah, S. (2026). Strategi Dinas Lingkungan Hidup dalam menangani limbah bahan berbahaya dan beracun di Kota Bandar Lampung (Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung).
Febrianti, A., & Mufidah, K. N. (2025). Analisis dampak pencemaran limbah B3 terhadap perairan serta pengelolaannya. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 539–549.
Gnangnon, K., & Chen, P. (2026). From institutions to jobs: How governments' compliance with constitutional rules reshapes sectoral employment in Sub-Saharan Africa. Journal of Government and Economics, 21, 100172. https://doi.org/10.1016/j.jge.2026.100172
Gusdini, N., Mediana, N., & Pratiwi, R. (2023). Uji kinerja insinerator dan alat pengendali pencemaran udara untuk meminimalkan dampak limbah B3. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(1), 1–9.
Hendra, S., Setiadi, R. B., Muttaqien, Z., & Nurmansyah, H. (2026). Analisis kepatuhan baku mutu emisi udara pada fasilitas insinerasi limbah B3 medis melalui trial burning test. Jurnal KaLIBRASI, 9(2), 155–162.
Hidayat, F., & Jawwad, M. A. S. (2023). Evaluasi tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 di ORF Porong PT Pertamina Gas Oeja. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 5(2), 178–188.
Hill, L. (2024). (Dis)continuity and institutional transformation: The decline of Afrikaans at Stellenbosch University. Language & Communication, 98, 12–31. https://doi.org/10.1016/j.langcom.2024.05.002
Howard. (2025). Pengertian sumber data primer dalam penelitian. FanRuan Blog.
Intan, M. M. R. (2023). Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup di Kota Yogyakarta (Undergraduate thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Karinasiwi, A. (2022). Tinjauan fiqh siyasah terhadap peran kepala desa dalam pengendalian pencemaran lingkungan akibat limbah tempe (Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung).
Mangawing, A. R. P., Meilyana, V., & Ponda, G. A. (2023). Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam penegakan hukum dan pengendalian pencemaran lingkungan akibat limbah B3 residu karbit di Kota Balikpapan. Jurnal Lex Suprema, 5, 188–205.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE.
Palmisano, F., & Sacchi, A. (2024). Trust in public institutions, inequality, and digital interaction: Empirical evidence from European Union countries. Journal of Macroeconomics, 79, 103582. https://doi.org/10.1016/j.jmacro.2023.103582
Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–40.
Rauch, M., & Rosch, J. (2026). The logic of public platforms: Structures, functions, and institutional dynamics in a federal context. Government Information Quarterly, 43, 102139. https://doi.org/10.1016/j.giq.2026.102139
Setiyana, N., & Hakim, D. A. (2022). Upaya pemerintah desa terhadap kebijakan pembatasan sosial berskala besar di Desa Jatibaru, Lampung Selatan. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 1(2), 94–116.
Siadari, A. J. C. (2023). Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap pengelolaan limbah penyamakan kulit PT Budi Makmur Jaya Murni sebagai upaya pencegahan pencemaran Sungai Gajah Wong (Undergraduate thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Sulun, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Jurnal Edu Research: Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies, 5(2), 28–33.
Suntana, I., & Priatna, T. (2023). Four obstacles to the quality of constitutional law learning in Indonesia. Heliyon, 9. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023
Uyun, F. N., Siska, F., & Chotidjah, N. (2022). Pengawasan pemerintah daerah terhadap pengelolaan limbah B3 internal rumah sakit. Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2, 52–56.
Wardana, M. A. H., Hidayat, A., Putri, D. H., & Rukmi, D. S. (2025). Perhitungan dan pengelolaan limbah oli bengkel motor tidak resmi di Samarinda Utara. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 7(2), 32–36.
Wijaya, A. F. (2025). Perlindungan lingkungan terhadap pencemaran limbah B3 berjenis oli bekas di Bengkel Octopus Wonosari Gunung Kidul (Undergraduate thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Wöhler, L., Arentsen, M., Bakhanova, E., & Warbroek, B. (2026). An institutional perspective on integrating climate and societal challenges in urban areas. Climate Risk Management, 100829. https://doi.org/10.1016/j.crm.2026.100829
DOI: https://doi.org/10.59818/jps.v5i2.3030
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Public Sphare: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)


