UPAYA MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK MELALUI PRODUK BERBAHAN DASAR DAUN KELOR DI SMP NEGERI 4 TANJUNGPINANG
Abstract
Land has become an important factor in human survival, because all the needs of human life come from land. Land also serves as a place for human activities around the world. The land is used for various activities ranging from agriculture, settlement, industry, economy, mining and so on. This type of research is School Action Research (PTS). In this pts there are 4 stages of activities, namely: planning, action, observation (observation), and reflection (reflecting) Based on the results of research, in increasing the entrepreneurship of students through activities to increase abilities both in the design of the product to be made and the implementation of the design that has been made. The measurement of achievement is measured by a description of the product design and implementation of the types of products that have been designed. It can be seen from. students' ability to design and implement from the designs that have been made.
ABSTRAK
Lahan telah menjadi faktor penting dalam kelangsungan hidup manusia, karena segala kebutuhan hidup manusia bersumber dari lahan.Lahan juga berfungsi sebagai tempat beraktivitasnya manusia di seluruh dunia. Lahan dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan mulai dari pertanian, pemukiman, industri, ekonomi, pertambangan dan sebaginya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Pada PTS ini terdapat 4 tahap kegiatan yaitu: perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observasi), dan Refleksi (reflecting) Berdasarkan hasil peneltian maka dalam meningkatkan kewirausahaan peserta didik melalui kegiatan peningkatan kemampuan baik dalam perancangan produk yang akan dibuat maupun pelaksanaan dari perancangan yang sudah dibuat. Pengukuran ketercapaian tersebut diukur dengan uraian perancangan produk dan pelaksanaan dari jenis-jenis prodyk yang sudah dirancang. Hal itu bisa dilihat dari kemampuan siswa dalam merancang dan melaksanakan dari rancangan yang sudah dibuat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adrianto, S. (2011). Pengaruh keterampilan teknis, keterampilan sosial, keterampilan konseptual, dan keterampilan manajerial terhadap kinerja kepala sekolah dasar negeri di wilayah Jakarta Pusat. Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(1), 289-297.
Ardi, V. T., Astuti, E. S., & Sulistyo, M. W. (2017). Pengaruh self-efficacy terhadap employee engagement dan kinerja karyawan (Studi pada karyawan PT Telekomunikasi Indonesia Regional V, Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis, 52(1), 163-172.
Arikunto, S. (2012). Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Bahri, S., & Zamzam, F. (2015). Model penelitian kuantitatif berbasis SEM-AMOS. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Nawawi, H., & Hadari, M. M. (1995). Instrumen penelitian bidang sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Hasbullah. (2010). Otonomi pendidikan. Jakarta: PT Rajawali Pers.
Hurlock, E. B. (1993). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2015). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Wiriaatmadja, R. (2009). Metode penelitian tindakan kelas: Untuk meningkatkan kinerja guru dan dosen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Sanjaya, W. (2009). Penelitian tindakan kelas. Bandung: Kencana Prenadamedia Group.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v3i1.440
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








