PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DI ERA SOCIETY 5.0
Abstract
The rapid development of technology in the Society 5.0 era has significantly transformed students’ learning patterns while presenting distinct challenges for Islamic Religious Education (IRE). This study aims to analyze the urgency and strategies for developing the IRE curriculum to ensure its continued relevance to technological advancements without neglecting religious values and character development. This study employs a literature review method by collecting, examining, and analyzing various reputable secondary literature sources related to the IRE curriculum and the Society 5.0 era. The findings indicate that developing the IRE curriculum in the Society 5.0 era requires integrating digital technologies, such as social media and artificial intelligence (AI), with the reinforcement of moral values, honesty, and responsibility. Furthermore, IRE materials need to be contextualized to students’ everyday lives and supported by a transformation of teachers’ roles into facilitators and character mentors in the digital world.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi yang pesat di era Society 5.0 membawa perubahan signifikan dalam pola belajar peserta didik sekaligus memberikan tantangan tersendiri bagi Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi serta strategi pengembangan kurikulum PAI agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan dan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (literature review), dengan mengumpulkan, menelaah, serta menganalisis berbagai sumber literatur sekunder bereputasi terkait kurikulum PAI dan era Society 5.0. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI di era Society 5.0 mensyaratkan adanya integrasi antara pemanfaatan teknologi digital (seperti media sosial dan kecerdasan buatan/AI) dengan penguatan nilai-nilai akhlak, kejujuran, dan tanggung jawab. Selain itu, materi PAI perlu dikontekstualisasikan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik dan didukung oleh transformasi peran guru sebagai fasilitator serta pembimbing karakter di dunia digital.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ernawati, E., Ramli, A., & Hasan, M. T. A.-Z. (2023). Implementasi PAI dalam membentuk karakter peserta didik di era Society. Borneo Journal of Islamic Education, 3(1), 31–41.
Fitrotunnisa, A., Suwara, J., Wulandari, M., & Musafa’, M. N. (2025). Relevansi kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam menjawab tantangan era Society 5.0. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 3(1), 67–82.
Khoirin, D., & Hamami, T. (2021). Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam 2013 integratif dalam menghadapi era Society 5.0. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 83–94.
Mashita, S., Susanti, E., & Cahyadi, A. (2026). Integrasi teknologi, spiritualitas, dan humanisme dalam desain Pendidikan Agama Islam di era Society 5.0. Jurnal Basicedu, 10(2), 681–693.
Yaqin, N., Sutarjo, & Sholeh, S. (2022). Role model guru sebagai asas pendidikan karakter siswa di era Society 5.0. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman, 9(1), 69–79.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v6i5.3320
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
.png)








